280
Kalau bisa segera diwujudkan, kenapa masih harus berlama-lama di rumah mertua?

Di Indonesia, pernikahan pada usia belasan hingga dua puluhan tahun bukanlah hal yang aneh lagi. Namun di usia yang semuda itu, hanya sedikit pasangan yang bisa mandiri secara finansial dan membangun rumah tangganya tanpa campur tangan orang tuanya. Kalau misalnya kamu akan menikah tetapi berencana numpang tinggal dulu di rumah mertua, 5 pertimbangan ini bisa membuatmu lebih rajin lagi meningkatkan penghasilan agar bisa punya rumah sendiri.

1. Pemilik rumah/keluarga punya aturan masing-masing

photo credit: pixabay.com

Setiap rumah atau keluarga pasti punya aturan atau kebiasaan masing-masing. Kebiasaan itu sudah pasti sangat berbeda kalau background keluargamu yang bekerja dengan orang lain dengan keluarga pasanganmu yang pengusaha. Mungkin kamu yang sudah terbiasa lembur di depan laptop dan bangunnya siang perlu berusaha beradaptasi dengan keluarganya yang terbiasa bangun pagi untuk mulai mempersiapkan usahanya dan tidur lebih awal untuk bangun pagi keesokan harinya lagi.

2. Harus bisa bersikap, apalagi kalau rumah itu ramai penghuni

Tidak sulit bagi kamu yang terbuka dan cenderung sanguin untuk beradaptasi dengan keluarganya. Nah, berbeda cerita kalau kamu orangnya introvert dan melankolis. Kamu akan sulit mengunggapkan apa yang kamu pikirkan karena banyak pertimbangan (takut menyinggung, takut tidak direspon, dan lain-lain) dan akhirnya kamu jarang berkomunikasi dengan penghuni rumah.

3. Kalau di rumah mertua tidak bisa berkreasi masak apalagi kalau selera masakanmu berbeda

photo credit: pexels.com

Perempuan zaman now tidak banyak yang bisa memasak dengan varian menu yang banyak apalagi yang terlalu rumit kecuali sudah menekuni itu dari lama. Dengan kesibukan meniti karir dan ingin segalanya praktis termasuk memasak membuat jam terbang di dapur tidaknya tinggi. Jadi, bagi RulaWoman yang tidak masak hal ini cukup menjadi kendala apalagi kalau harus menyiapkan hidangan untuk banyak orang atau keluarganya.

4. Punya rumah sendiri adalah kesempatan untuk belajar lebih mandiri mengurusi perihal rumah (masalah finansial dan kekompakan mengurus rumah)

Ketika kamu tinggal bersama mertua, yang mengurus masalah keuangan rumah pastinya pemilik rumah. Belajar lebih awal mengurus rumah membuat kamu lebih mandiri, bertanggung jawab, dalam mampu mengelola kebutuhan rumah dengan baik nantinya. Dan misalnya kamu ikut berkontribusi membayar, apakah cukup ikhlas untuk membayar pengeluaran yang di luar penggunaanmu sendiri?

5.Bisa fokus dengan apa yang kamu dan pasangan butuhkan sekarang dan ke depannya kalau sudah punya anak nanti

photo credit: pexels.com

Ketika sudah memiliki rumah sendiri kamu akan lebih bisa mengatur mau bagaimana kehidupanmu dan pasangan kini dan nanti. Tidak perlu mengalami banyak masalah kalau memang kamu tidak terlalu klop dengan kluarganya atau merasa tidak enak karena tidak bisa masak, tidak bisa punya banyak waktu bersama mereka karena kamu sering pulang malam dan pergi pagi.

RulaWoman, apabila kamu memang belum bisa punya rumah sendiri begitu sudah menikah, tidak harus dipaksakan kamu harus pindah ke kontrakan juga. Kalau memang harus stay beberapa lama di rumah mertua, usahakan yang terbaik, pasti ada ilmu yang bisa kamu peroleh walaupun harus memperkuat hati menghadapi segala perbedaan yang ada.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Pertimbangan untuk Segera Punya Rumah Sendiri Dibandingkan dengan Tinggal di Rumah Mertua". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jane Melissa | @janemelissa

Interested with food, traveling, design, comedy-romance, and my "Y"

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar