91
Sering merasa nggak bahagia? Atau kamu merasa apapun yang kamu lakukan hasilnya nggak sesuai harapan? Jangan-jangan kamu sendiri yang menjadi penyebabnya, RulaWoman.

Sadar atau tidak, kamu sering mengkelaskan kebahagiaan dengan sesuatu atau seseorang yang kamu miliki. "Aku akan lebih bahagia kalau aku memiliki seseorang yang mencintai aku apa adanya," atau "Kalau aku memiliki pekerjaan dengan gaji 9 digit, pasti aku akan lebih bahagia," atau bahkan mungkin,"Kalau aku bisa traveling terus menerus, pasti aku bahagia."

Kalimat-kalimat di atas adalah sebagian angan dari kebanyakan orang. Apakah kamu salah satunya, RulaWoman? Wajar kok dan sangat boleh kalau kamu mengangankan hal-hal seperti itu. Namun kamu tahukah kamu apa yang membedakan kamu dari orang-orang yang sepertinya merasa bahagia? Jangan-jangan tanpa sadar justru kamulah yang merusak kebahagiaan kamu sendiri.

Nah RulaWoman, sebelum kamu bisa berbahagia seperti yang kamu inginkan, cek dahulu apakah kamu sering melakukan 7 tanda ini, yang justru membuat kamu merusak kebahagiaan kamu sendiri.

1. Kata-kata yang kamu keluarkan dari mulut kamu sangat tidak berguna

Ya, tidak berguna. Alias komen-komen negatif. Entah kenapa dalam hal melihat sesuatu, kamu akan selalu sukses melihat dari sisi buruknya duluan, sebelum bisa melihat baiknya. Dengan kata lain, nyinyir dan ghibah adalah bagian dari hidup kamu. Kalau kamu akan merasa bahagia ketika ada laki-laki yang mencintai kamu apa adanya, laki-laki seperti apakah yang akan tahan dengan sikap nyinyir dan ghibahmu?

Laki-laki akan melihat kamu layaknya drama queen yang patut dihindari. Karena jelas, hubungan kamu dengannya akan kamu jadikan konsumsi publik terus menerus, sehingga masyarakat sosial media akan membantu kamu untuk men-judgenya dan membenarkan tindakan kamu. Kalau kamu mencari kebahagiaan dengan cara seperti ini, nggak heran kamu masih sendiri, RulaWoman. Dan ini adalah tanda pertama, kalau tanpa sadar kamulah yang merusak kebahagiaan kamu sendiri.

photo credit: dreamstime.com

2. Kamu meluangkan waktu lebih banyak untuk sosial media daripada bekerja

Berita-berita gossip terkini adalah sarapan pagi kamu, dan nyanyian sebelum tidur yang harus kamu lakukan setiap hari. Kamu percaya dan berpikir kalau dengan cara ini kamu akan terus update dengan berita-berita terkini, dan kamu nggak akan kehabisan bahan omongan.

Padahal, kamu jadinya lupa. Sudah berapa banyakkah pekerjaan yang bisa kamu selesaikan hari ini? Update berita memang penting, RulaWoman. Namun kalau berita yang mengisi hari kamu tidak bisa menambah nominal gaji kamu, maka artinya kamu menggali berita yang salah. Apalagi kalau ternyata kamu menghabiskan banyak sekali waktu untuk bersosial media dan bukan bekerja. Kalau kamu terus seperti ini, bagaimana kamu bisa mendapatkan gaji 10 digit?

Tanpa bisa bijak memilah berita di sosial media, bukankah artinya kamu justru malah bisa ikut emosi membaca berita dan akhirnya malah tanpa sadar kamu merusak kebahagiaan kamu sendiri?

3. Kamu terlalu mendengarkan apa kata teman kamu yang suka mengecilkan kamu

Setiap orang pasti punya, seorang teman yang selalu menganggap kamu berlebiha, lebay dan lain-lain. Intinya, apapun usaha yang kamu lakukan untuk menjadi lebih baik, pasti dicibir olehnya. Mulai dari kata-kata,"Ngapain soh elu begitu, kayak yang ahli aja," atau "Ngapain ikut lomba lari segala, kayak yang bakal menang aja." RulaWoman, sadar atau tidak, ini adalah salah satu bentuk kekerasan verbal loh. Dan iya, ini bentuk pembully-an yang kamu nggak sadari.

Dengan kamu bertahan pada pertemanan nggak sehat seperti ini, maka jangan heran kalau kamu nggak bahagia. Dan kalau kamu membiarkan malah tetap berteman dengan seseorang seperti ini, sama saja kamu membiarkannya mengambil kebahagiaan kamu.

Have a courage to walk away from a relationship that doesn't suits you. Ingat, RulaWoman, kamu berhak untuk bahagia juga.
photo credit: youqueen.com

4. Kamu suka menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi padamu

RulaWoman, apakah kamu seseorang yang suka beralasan? "Gara-gara si Ini nih makanya jadi begini." Atau "Gara-gara si Anu nih makanya semua jadi berantakan." Menyalahkan seseorang itu gampang, RulaWoman. Bahkan nggak akan ada habisnya. Namun bukan berarti kamu tidak bisa melakukan apa-apa. Dengan menyalahkan orang lain, kamu pasti nggak sadar kamu kamu malah hanya akan memupuk emosi. Kata-kata yang keluar dari mulut kamu tanpa sadar atau sadar, akan menyakiti orang lain.

Coba lakukan hal ini, daripada menyalahkan orang lain, berpikirlah seperti MacGyver. Cari solusi atas apa yang bisa kamu lakukan, untuk mengoreksi hal buruk yang sudah terjadi. Selain kamu akan lebih baik karena menyalurkan energi kamu ke hal yang positif, sikap kamu yang malah mencari solusi dan bukannya memperkeruh masalah akan dilihat sebagai sikap kepemimpinan. Kamu akan terlihat lebih bijak dalam menanggapi situasi nggak nyaman, dan ini plus point loh di mata teman-teman kamu.

5. Kamu percaya, kalau kamu akan bahagia apabila kamu memiliki pasangan

Tidak ada seorangpun yang bertanggungjawab atas kebahagiaan kamu, selain diri kamu sendiri. Kalau kamu percaya kamu akan bahagia ketika memiliki pasangan, maka kamu nggak akan pernah bahagia. Apapun yang pasangan kamu lakukan untuk kamu pasti nggak akan pernah cukup. Karena kamu berharap, ia akan terus terusan membuat kamu bahagia.

Kamu menjadi haus akan kebahagiaan itu, dan selalu jatuh dalam hubungan yang salah. Perhatian sedikit dari orang lain sudah kamu anggap kebahagiaan. Bahkan yang terburuk adalah, kamu sampai rela menjadi orang ketiga, hanya demi kata-kata manis yang kamu percaya bisa membuat kamu bahagia.

photo credit: 123rf.com

Pasangan yang bahagia itu berasal dari 2 orang yang bahagia. Kalau kamu sendiri tidak bahagia dengan kehidupan kamu, bagaimana mungkin kamu bisa berbahagia dengan orang lain, dan membahagiakan orang lain. Apalagi dengan menyakiti sesama perempuan dengan menjadi orang ketiga.

RulaWoman, jadikanlah diri kamu berharga dengan menghargai diri kamu dan menolak berhubungan dengan seseorang yang hanya bisa membuat kamu menangis. Untuk apa bertahan dalam hubungan yang nggak membuat kamu bahagia dan kemudian percaya kalau kamu akan bahagia?

6. Kamu mengawali hari kamu dengan keluhan

Memang nggak selalunya kamu bisa menset diri kamu untuk harus selalu bahagia. Namun sama halnya dengan keluhan. Apakah kamu dengan sengaja selalu harus memulai hari kamu dengan keluhan? Atau setidaknya kamu memiliki sesuatu yang memang kamu tunggu untuk merajut pagi?

Memulai hari dengan semangat adalah baik, RulaWoman. Caranya juga nggak sulit kok. Kamu hanya membuat daftar tentang hal-hal yang kamu sukai dan kamu bersyukur hari ini. Ganti satu keluhan kamu dengan 2-3 hal yang kamu syukuri. Fokus dengan mengulang-ulang dikepala kamu tentang hal-hal baik yang walaupun sederhana, tapi ternyata bisa kamu nikmati. Lakukan ini selama seminggu, sebulan kalu perlu, dan kamu akan melihat bagaimana perubahan pola pikirmu bisa membantumu jadi seseorang yang lebih bahagia.

7. Kamu terlalu memikirkan status kamu yang masih jomblo

Mungkin kamu sudah jomblo kelamaan, sehingga kamu merasa penting banget akan status jomblo atau tidak. Saking pentingnya bagi kamu untuk memiliki pasangan, tanpa sadar kamu malah mulai mengejar laki-laki yang sebenarnya tidak setara dengan kamu, hanya karena ia merespon kamu. Akibatnya bisa dipastikan kamu akan berada dalam hubungan yang salah, dan tentunya hubungan yang salah hanya akan membuat kamu tidak bahagia.

Cinta itu layak untuk ditunggu, RulaWoman. Semakin kamu tidak memikirkannya, semakin dekat cinta itu akan datang untukmu. Yang penting cintailah diri kamu sendiri terlebih dahulu, karena dengan begitu kamu juga akan menarik perhatian seseorang yang juga akan bahagia bersamamu, bukannya malah membuat hidup kamu sengsara.

photo credit: exgirlfriendrecovery.com

Bukankah kamu sendiri juga enggan bersama seseorang yang penuh drama dan hidup kesusahan yang nggak berkesudahan? Biarlah drama itu hanya ada di sinetron yang bisa kamu tonton, bukan kamu alami. Tapi yang jelas, jangan juga justru kamu yang menghindari kebahagiaan itu datang kepadamu, dengan masih berpikir seperti 7 hal di atas ini ya RulaWoman.

BACA JUGA


Jomblo Enggak Selalu Ngenes. Ini 4 Manfaat Kesehatan yang Akan Kamu Dapatkan Jika Kamu adalah Seorang Jomblo

Jomblo Enggak Selalu Ngenes. Ini 4 Manfaat Kesehatan yang Akan Kamu Dapatkan Jika Kamu adalah Seorang Jomblo

Selama ini kamu mungkin tidak menyadari bahwa menjadi lajang atau single atau jomblo ternyata juga bisa membawa pengaruh baik bagi kesehatan ...

Read more..



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "7 Tanda Bahwa Kamu Telah Merusak Kebahagiaanmu Sendiri. Awas, Jangan Sampai Terjadi!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Maharani Adinata | @RaniAdinata

A genuine Scorpio with the love of music, books, chocolate cake and a cup of tea.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar