18.7K
Gemas karena seorang cowok kelihatan perhatian, tapi tidak kunjung menembak? Jangan-jangan dia hanya bersikap baik dan kita yang terlanjur GR. Yuk, simak 7 tanda bahwa si gebetan is just that kind of nice guy.

Seorang sahabat, sebut saja Puput namanya, akhir-akhir ini sangat sering mengecek handphone-nya. Saat kuliah – okay, bukan hanya karena dosennya membosankan –, saat sedang nongkrong bersama kami, bahkan saat menyetir mobil. Tapi sepertinya, tidak ada yang terjadi. Maksudnya, dia tidak menerima telepon atau mengetik pesan. Meski kepo, saya menahan diri untuk bertanya kepadanya. Sampai suatu waktu, dia bercerita dengan frustrasi.

“Kok si X engga pernah menghubungi aku lagi ya..”

Oh, usut punya usut, Puput 'merasa' sedang dekat dengan seorang cowok, yang menurut Puput sangat perhatian kepadanya. Setelah beberapa minggu, si dia tidak kunjung 'menembak'. Nah, daripada galau, yuk kita bahas tentang contoh-contoh perlakuan cowok yang tidak dapat dikategorikan sebagai PHP.


1. Dia Sopan dan Santun

Di antara sekian banyak lelaki, si dia membukakan pintu untuk kita, membantu menyeberang jalan, membawakan barang-barang berat kita, memberikan kita tempat duduk saat di kereta atau bis; girls, ini bukan modus. Hampir kesemuanya adalah standar perilaku gentleman. Sorry to say, bahkan teman saya yang gay juga melakukannya kok. Menurutnya, hal itu sudah harus dilakukan by default oleh setiap lelaki.

2. Dia Membelikan Oleh-oleh

Kalau kita berada di lingkaran pergaulan yang cukup dekat dengan si cowok, dan kita sering ngobrol dengannya menjelang kepergiannya ke suatu tempat; besar kemungkinan dia akan membelikan kita oleh-oleh. Jangan ge-er dulu, apalagi kalau dia membeli oleh-oleh untuk banyak orang. Kita baru boleh merasa spesial kalau memang oleh-olehnya berbeda dengan yang lain, harganya mahal, atau sesuai dengan kesukaan kita.

3. Dia Memulai Percakapan

Lagi sendirian di kantin, dia datang dan memilih untuk duduk dengan kita? Well, mungkin memang sedang tidak ada temannya yang lain. Selama topik obrolannya sangat umum, anggap aja kalau memang dia cuma sedang lewat dan engga sengaja mampir. Selain itu, bisa jadi dia memang orang yang supel dan nice; atau malah.....dia sedang mencoba untuk meminta tolong kepadamu. Siap-siap saja kalau besok dia minta dibantu untuk tugas paper-nya.

4. Dia Meminta Tolong Kepadamu

Nah, bener kan, dia telepon untuk nanya buku apa yang harus di-review? Jangan merasa spesial deh, semua orang di kelas tahu kalau kamu pemegang IP tertinggi se-angkatan, anak emas dosen pula. Kamu cuma terlanjur sudah suka duluan, jadi meski hampir semua cowok di kelas melakukan hal yang sama, kamu hanya merasa GR kepada cowok satu ini.

5. Dia Mengantarkanmu Pulang

Oke, kamu tetap meminjamkan buku ke dia. Tapi karena ini sudah akhir minggu sedangkan tugas dikumpul hari Senin, kalian janjian ketemu di suatu tempat. Dia melihatmu datang dengan naik angkutan umum, jadi dia menawarkan untuk mengantarkanmu pulang. Belum tentu itu artinya dia benar-benar memperhatikanmu. Dia hanya mengungkapkan rasa terima kasihnya. Lain ceritanya, kalau kemudian besoknya dia bela-belain ngembaliin buku ke rumahmu dalam keadaan hujan badai. Mungkiiiiin, pinjam buku itu cuma modus untuk dekat denganmu.

6. Dia Menawarkan Bantuan

Sekarang ceritanya dibalik. Laptopmu ngadat dan kamu tahu dia punya kemampuan mengutak-atik laptop, surely you come to him for help, right? Tadinya kamu hanya berpikir, daripada mengeluarkan duit, lebih baik dibantu teman dulu. Ternyata dia menyelesaikannya dengan sangat baik, bahkan menjelaskan kerusakan laptopmu secara detil. Belum tentu juga dia modus ke kamu, hal itu dia lakukan supaya kamu engga ngerepotin dia lagi, hehe.

7. Dia Memuji Kamu

Secara garis besar, cowok memang jarang memuji orang lain. Tapi kalau dia sesekali memujimu, apalagi setelah kamu memenangkan kompetisi tingkat nasional – sesuatu yang bersifat besar dan semua orang tahu – belum tentu dia tertarik kepadamu. Dia hanya mencoba bersikap baik. Kecuali, kalau dia memuji penampilanmu dengan sangat spesifik, misalnya “Wah, tema outfit kamu hari ini boho chic ya? Keren banget”, kamu patut waspada. Kalau si dia tidak bekerja di dunia fashion, bisa jadi.....dia feminin.

Saya sepakat bahwa hari gini, cowok yang berkelakuan baik dan menunjukkan bahwa dia tidak malu untuk menghargai perempuan sudah jarang ditemukan. Makanya, begitu 'kesenggol' cowok baik, kita langsung berpikir dia menyukai kita. Hati-hati dengan hati, deh. Selama dia belum benar-benar menembak, ada baiknya kita menerima segala perlakuannya dengan biasa saja. Daripada kecewa sendiri?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "7 Tanda Dia Bukan Cowok PHP (Tapi Kamu yang Kegeeran)". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Primadita Rahma | @primaditarahma

Currently juggling between writing thesis and posting my thoughts on http://theprimadita.blogspot.co.id. Lately enjoying zumba and cold-pressed juice. Obsessed with the Crown Prince of Dubai.

Bagaimana menurutmu?