2.2K
Books are uniquely portable magic – Stephen King

Buku barangkali bukan benda yang asing bagi manusia. Sebab, buku telah ada jauh sebelum tablet, ponsel, laptop, dan berbagai gadget lain yang kini marak di mana-mana. Bahkan sejak masa jauh sebelum masehi, buku adalah sumber informasi yang sudah cukup tua. Saking tuanya, jaman dahulu buku ditulis dalam bentuk kertas perkamen yang mudah hancur oleh air loh, RulaWoman.

Menurut Wikipedia, buku awalnya lahir di Mesir pada tahun 2400 SM. Kala itu orang mesir menciptakan kertas papirus yang merupakan cikal bakal bentuk buku pertama. Ada pula versi lain yang mengatakan bahwa buku bahkan sudah ada semenjak zaman Buddha. Dan seiring perkembangan zaman, buku pun semakin berkembang menjadi bentuk-bentuk berbeda; pocket book, e-book atau buku digital juga bisa kamu jumpai dengan mudah dan lebih praktis dibawa ke mana-mana.

Tapi, apakah kamu tahu fakta-fakta kecil lainnya tentang buku, RulaWoman? Sebenarnya dalam sejarahnya, banyak fakta unik mengenai buku yang mungkin jarang diketahui orang.

Beberapa di antaranya adalah yang berikut ini!


1. Ada buku yang disampul dengan kulit manusia

Pada zaman dulu, ternyata buku pernah disampul dengan kulit manusia, lho, RulaWoman! Diperkirakan hal ini terjadi pada abad 16 hingga 17. Biasanya penyampulan ini menggunakan kulit narapidana yang telah dieksekusi dan sampai sekarang masih ada buku-buku kuno semacam ini yang tersimpan dengan baik, salah satunya di perpustakaan Harvard.

2. ‘Bintang Toedjoeh’ adalah novel pertama di Indonesia

Novel pertama di Indonesia berjudul Bintang Toedjoeh karya Lie Kim Hok yang terbit sekitar tahun 1886. Buku ini terbit kurang lebih tiga puluh tahun sebelum roman Balai Pustaka yang paling terkenal; Sitti Nurbaya. Penulisnya adalah salah satu penulis berkebangsaan Tionghoa, dan bukan satu-satunya penulis saat itu. Dalam perkembangannya, sastra melayu-tionghoa ditulis oleh banyak orang yang umumnya dibaca untuk kalangan sendiri.

3. ‘Genji Monogatari’ adalah novel pertama di dunia

Sedangkan novel pertama di dunia ditulis oleh Murasaki Shikibu, seorang perempuan asal negeri sakura. Novel yang ditulisnya berjudul Genji Monogatari telah diterjemahkan ke berbagai bahasa salah satunya bahasa Indonesia dengan judul Hikayat Genji. Penulisnya cukup misterius dan tidak banyak informasi yang diketahui tentangnya.

4. Pemahaman kita akan lebih tinggi ketika membaca buku cetak

Walau buku digital memberikan kemudahan penyimpanan dan lebih praktis dibawa ke mana-mana saat bepergian, tapi buku fisik masih banyak diminati. Konon, ketika membaca buku fisik atau buku versi cetak, kita akan lebih memahami isinya dengan mendalam ketimbang ketika membaca e-book atau buku dalam bentuk digital, RulaWoman!

5. Membaca buku memberikan banyak manfaat

Hal ini mungkin sudah berkali-kali diulas, bahwa rajin membaca buku bisa memberikan banyak manfaat, salah satunya adalah manfaat kesehatan. Manfaat yang paling sederhana adalah menghindarkan seseorang dari stress dan membuat pikiran jadi lebih santai.

6. Indonesia punya Balai Pustaka yang dibentuk dengan tujuan mengembangkan bahasa-bahasa daerah

Di Indonesia, kita punya Balai Pustaka sebagai salah satu penerbit milik negara yang konsisten menerbitkan buku-buku karya penulis angkatan lama. Balai Pustaka didirikan pada tahun 1908 dan bertujuan untuk mengembangkan bahasa-bahasa daerah yang ada; misalnya Sunda, Jawa, Melayu, dan sebagainya.

7. Ada buku yang bisa ditanam

Jika ada buku yang sampulnya terbuat dari kulit manusia, di Argentina juga ada buku yang tak kalah unik! Buku ini bisa ditanam setelah selesai dibaca. Isinya pun sebenarnya tidak jauh dari masalah lingkungan, tujuannya adalah mengajari anak-anak agar lebih menghargai lingkungan dan juga makhluk hidup. Buku ini berjudul ‘Mi Papa Estuvo en la Selva’ atau dalam bahasa Indonesia berarti ‘Ayahku di Hutan’. Kertasnya merupakan kertas bebas asam dan tinta yang digunakan untuk mencetak buku adalah tinta ramah lingkungan. Tentu ada biji tanaman yang diselipkan di dalam buku agar bisa tumbuh setelah ditanam juga. Wah, menarik banget ya untuk mengajari anak-anak!

8. Buku bisa diolah menjadi banyak benda baru

Gambar: Etsy user retrograndma

Kamu punya buku tua yang mungkin sudah tak ingin kamu koleksi lagi? Atau ada buku yang sudah selesai dibaca tapi tak ingin disimpan di rak? Diolah lagi aja! Salah satunya menjadi box serbaguna. Hal ini memang akan merusak buku, tapi bisa pula mengubahnya menjadi benda baru yang tak kalah cantik! Buat kamu yang nggak tega merusak bukumu, sebaiknya jangan mencoba dulu. Hihi. Tapi jika kamu tertarik, ada banyak sekali tips atau petunjuk tersebar di internet yang akan memudahkanmu membuat karya-karya seperti ini!

9. Buku bisa jadi investasi jangka panjang

Mungkin kamu tidak pernah memikirkan hal sejauh ini. Tapi buku yang mungkin masih banyak dijumpai hari ini, berpotensi menjadi buku langka di kemudian hari. Mungkin bukan tiga atau lima tahun lagi, mungkin malah nanti ketika anak cucumu sudah tumbuh besar. Dan kamu nggak akan menyesal sudah menyimpan buku-buku menarik yang telah kamu baca. Selain bisa untuk koleksi, anak cucumu juga berkesempatan untuk membacanya sendiri!


Nah, itulah beberapa fakta unik mengenai buku, RulaWoman. Ternyata buku bukan hanya bacaan biasa, ya! Tapi banyak juga hal yang bisa kamu lakukan dengan buku. Jadi, apakah ide kamu setelah membaca buku hari ini?

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "9 Rahasia Menarik Tentang Buku yang Kamu Belum Tahu. Apa Sajakah Itu?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Mput | @petronelaputri

a weird woman who love an adventure more than the flowers bouquet // sometime blogging // enjoy her random life

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar