840
Perilaku pasif agresif memang sulit diterka. Ia marah dan kecewa, tapi tak berusaha mengutarakannya secara jujur dan cenderung “main belakang”, lalu tidak bersikap gentle saat dikonfrontasi. Punya atasan dengan tipe seperti ini RulaWoman? Jangan buru-buru resign dulu!
photo credit: Lifestyle

Orang dengan tipe pasif agresif merupakan orang yang tidak bisa menghadapi konflik dengan baik. Mereka cenderung “menutupi” apa yang dia rasakan dan menyangkal kesalahannya dengan berbagai alasan yang menurutnya masuk akal. Jika atasanmu merupakan tipe ini, berikut 5 cara jitu menghadapinya.

1. Kenali perilaku pasif agresif

photo credit: Natural Knowledge

Orang dengan perilaku pasif agresif punya sifat buruk yang tersembunyi dan saat dikonfrontasi, ia berkelit dengan sejuta alasan. Adapun perilaku ini bisa dikenali lewat berbagai hal yang dilakukan, seperti respon yang sarkastik, setuju secara verbal tapi nol dalam pelakasanaannya, bertindak sebagai korban, sulit memberi waktu untuk orang lain, dan menghindari konfrontasi langsung.

2. Pastikan kamu merasa secure dengan diri kamu

photo credit: Verywell

Atasan kamu mungkin bersifat manipulatif pada hasil kerjamu. Bersikaplah tenang dan jangan terpancing emosi. Berusahalah memahami dari cara pandang atasan kamu dan pastikan juga kalau kamu memang sedang tidak mengada-ada.

3. Tunjukkan respon positif

Orang pasif agresif menghadapi konflik dengan sikap seolah-olah tidak peduli. Daripada membalas dengan respon yang sama, ungkapkan emosi kamu dengan jujur. Ketika usaha kamu tak mendapat tanggapan, arahkan percakapan ke hal-hal bermanfaat.

Ketika kamu bersikap positif, kamu akan fokus pada solusi. Dan saat kamu marah, kamu akan melihat masalah.

4. Kendalikan diri kamu

photo credit: Hooked Sober

Kendalikan diri. Kamu akan terlihat lebih dewasa ketika kamu mampu menahan diri untuk tidak menunjukkan kemarahan secara impulsif. Untuk sementara, alihkan dulu perhatian kamu ke hal-hal yang bisa memnbuat kamu tenang. Lalu tentukan tindakan apa yang akan kamu lakukan berdasarkan logika, bukan hanya menuruti perasaan.

5. Ungkapkan masalah kamu secara jelas

Orang pasif agresif cenderung memutar balikkan fakta ketika kamu mengutarakan hal-hal yang berisfat umum atau ambigu. Jadi pastikan kamu paham dengan masalah apa yang sebenarnya terjadi. Dan pastikan ada bukti, sehingga atasan kamu sulit berkelit.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Atasan Kamu Tipe Pasif Agresif? Berikut 5 Cara Bijak Menghadapinya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar