1.7K
Kamu sering mengecek ponsel pasangamu, atau memantau kegiatan sehari-hari mereka? Awas, bisa jadi itu adalah sebagian tanda bahwa kamu mulai posesif dan menjadi seorang stalker!

Kamu kerap penasaran dengan aktivitas pasanganmu atau seseorang di dunia maya, RulaWoman? Rasa penasaran itu kemudian membuatmu tergoda untuk mengintip akun media sosial mereka secara berkala? Atau kamu selalu ingin tahu di mana mereka berada sekarang, apa yang mereka lakukan, dengan siapa mereka bepergian, dan semacamnya? Awas, bisa jadi itu pertanda bahwa kamu mulai posesif atau bahkan menjadi seorang stalker, lho!

Stalker itu apa, sih?

Secara umum sebenarnya stalker itu adalah penguntit, atau orang yang selalu ingin tahu tentang kehidupan seseorang. Semenjak dunia maya menjadi semakin ramai, kehidupan seseorang semakin mudah dipantau lewat media sosial pribadinya, dan ini secara tidak langsung juga menjadi hal yang menguntungkan bagi para stalker, sebab mereka tak perlu repot-repot lagi jika ingin tahu banyak mengenai kehidupanmu, RulaWoman! Karena mereka tinggal memantau media sosialmu, misalnya Facebook, Twitter, terlebih path. Mereka bisa jadi siapa saja; mungkin stalker tersebut adalah teman Facebook-mu, atau mungkin mereka hanyalah orang asing yang merupakan penggemar rahasiamu, barangkali?

Mengapa stalking bisa berdampak negatif?

Nah, dalam sebuah hubungan kamu dan semua orang sebenarnya berpotensi menjadi stalker jika tidak mampu membendung rasa penasaranmu terhadap aktivitas dan sikap pasangan, RulaWoman. Penasaran itu wajar, tapi jangan sampai kamu berubah annoying dan menguntit ke mana pun mereka pergi, apa pun yang mereka lakukan dalam kesehariannya. Semua orang butuh me time masing-masing, kan? Bisa jadi hari itu pasanganmu memang sedang ingin hangout dengan sahabat-sahabatnya. Meski kalian menjalin hubungan serius, tak berarti seluruh waktunya adalah milikmu. Sesekali seseorang pun perlu bersosialisasi dengan dunia luar!

Stalking atau menguntit pasangan bisa berdampak negatif sebab akan membuat kamu tampak sangat posesif di mata mereka. Bukan tidak mungkin, pasanganmu malah risih dan akhirnya menjauhimu pelan-pelan, RulaWoman.

Terus, gimana sih tandanya jika saya sudah menjadi posesif/stalker?

Photo credit: amazonaws.

1. Kamu rutin mengecek akun media sosial pasanganmu

Diam-diam, kamu sering menguntitnya via media sosial pribadinya. Kamu rajin mengecek akun-akunnya untuk mengetahui postingan terbaru. Kira-kira apa yang sedang ia pikirkan sekarang? Atau mungkin ada tautan ke postingan blog yang baru dibuatnya?

2. Kamu tahu ke mana pun si dia pergi dan apa pun yang ia lakukan meski ia belum menceritakannya secara langsung

Ini yang lebih ekstrem lagi, RulaWoman! Kamu kelamaan bisa tahu ke mana pun ia pergi dan apa yang ia lakukan meski ia tak memberitahukannya padamu. Bukan karena kamu cenayang, tapi saking seringnya kamu mengecek postingan terbaru si dia, Bahkan ketika ia sedang offline dan tidak memposting apa pun di media sosialnya sendiri, kamu tetap bisa tahu segalanya sebab kamu juga menjelajahi akun media sosial teman-temannya!

3. Kesal ketika ada media sosialnya yang di-protect

Seseorang kadang juga mengunci akun media sosialnya, terutama untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Nah, kamu akan merasa kesal sendiri jika mendapati salah satu akun media sosialnya terkunci dan ternyata kamu tak berteman dengannya di media sosial tersebut. Bagimu, seluruh akun kalian harus terus saling berhubungan, agar kamu bisa lebih leluasa memantau si dia!

4. Hapal dan mengenal seluruh teman-temannya

Kelihatannya sederhana, kamu mungkin hanya ingin berkenalan dan menjadi teman bagi teman-teman pasanganmu. Tapi jika kelamaan kamu hapal seluruh temannya bahkan yang tak pernah mengenalmu secara langsung, bisa jadi itu adalah indikasi bahwa kamu mulai posesif, RulaWoman. Kamu menghapalkan siapa saja yang bergaul dengan pasanganmu, dan sejauh apa hubungan mereka.

5. Merasa cemburu pada sahabat, teman mainnya, atau pada perempuan yang ngobrol dengannya.

Masih kelanjutan poin nomor 4, bahkan kadang kamu juga merasa cemburu berat pada sahabat, teman main, atau teman perempuannya. Kamu tidak suka melihat pasanganmu berkomunikasi dengan teman-temannya. Hal semacam ini sebenarnya berbahaya dan sudah berlebihan, lho, RulaWoman. Sebab rasa cemburumu bisa menghalangi pertemanan pasanganmu dengan orang lain.

Photo credit: ell.h-cdn

6. Memantau pesan singkat serta chat di ponsel pasangan

Kamu kurang percaya pada pengakuan pasanganmu mengenai suatu hal, dan membuatmu ingin sekali mengecek langsung isi ponselnya; baik pesan singkat, chat, hingga pesan elektronik yang mungkin saja isinya agak mencurigakan! Kegiatan memantau isi ponsel ini sering dilakukan banyak orang terhadap pasangan mereka, padahal ini adalah kegiatan yang melanggar privasi seseorang. Seharusnya, seseorang punya hak untuk menyimpan sendiri percakapan mereka dengan teman-teman, keluarga, dan dunia luar, bahkan dari mata pasangannya sendiri. Menjadi pasangan seseorang, bukan berarti kamu berhak menguasai seluruh kehidupannya, kan, girls?

7. Sering kali curiga pada apa pun yang dilakukannya

Kamu lebih sering curiga pada segala hal yang pasanganmu lakukan. Setiap kali ia berkata sedang berada di suatu tempat, ada sedikit rasa tidak percaya dan rasa khawatir bahwa si dia sedang berbohong. Padahal, bisa jadi itu hanya prasangka pribadimu saja. Wah...

8. Kamu meninggalkan kegiatan yang lebih penting hanya untuk pergi dan memantau pasanganmu hari itu

Ini juga sudah memasuki tahap yang mengkhawatirkan, RulaWoman. Jika kamu mengorbankan hal-hal penting dalam hidupmu hanya untuk pergi dan memantau si dia, itu tandanya kamu sudah berlebihan dan mulai posesif padanya.

9. Berusaha berubah menjadi seseorang yang menurutmu sempurna agar ia tetap menyukaimu

Semakin hari kamu merasa bahwa kamu harus berubah menjadi seseorang yang sempurna di matanya, agar ia tetap menyukaimu dan tidak berpaling kepada orang lain. Kamu selalu ingin menjadi yang utama di mata pasanganmu. Padahal, sebenarnya kamu hanya perlu be yourself untuk bisa dicintai seseorang. Menjadi sosok yang sama sekali berbeda hanya akan menyiksa dirimu sendiri, kan?

Photo credit: movin925.

Yap, itulah beberapa poin yang menandakan bahwa kamu mulai menjelma menjadi stalker dan pasangan yang posesif, RulaWoman. Bagaimana pun, seseorang butuh waktu dengan kehidupannya sendiri dan yang perlu kamu lakukan kadang hanya memberikan pengertian, kok. Hihi.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Awas RulaWoman, Tanpa Sadar Inilah 9 Tanda Kalau Kamu Ternyata adalah Stalker atau Posesif!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Mput | @petronelaputri

a weird woman who love an adventure more than the flowers bouquet // sometime blogging // enjoy her random life

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar