1.2K
Putus nggak selalunya berakhir dengan baik. Sering malah alasan putusnya justru berimbas pada kekesalan dan amarah pada mantan akibat tindakannya yang menyakitkan hati. Jujur rasa ingin balas dendam itu ada, namun apa kamu yakin kamu benar-benar mau membalas dendam?
Holding on to anger is like grasping a hot coal, with the intent of throwing it at someone else; you are the one who gets burned. ~ Buddha

Setelah sekian waktu, cinta, perasaan, usaha dan semua tenaga yang sudah kamu curahkan untuk kekasih kamu, ternyata status yang kamu sandang saat ini hanyalah mantannya. Seolah segala jasa dan tindakan baik kamu dihempaskan begitu saja tanpa arti. Padahal, nggak sedikit hal-hal luar biasa yang sudah kamu lakukan untuknya atas nama cinta.

Tak ayal, pertengkaran-pertengkatan malah terjadi, amarah meletup dan bahkan kamu berakhir dengan status putus yang nggak baik-baik. Masih ada sisa amarah dan kesal yang tersisa di hati kamu. Dan setelah kamu puas menangis, akhirnya rasa kesal dan amarah yang mendominasi. Apalagi setelah kamu tahu, ternyata sang mantan sudah punya kekasih baru.

photo credit: dirtyandthirty.com

Emosi? Pasti! Namun sebelum kamu memutuskan untuk balas dendam pada mantan, pikirkan dahulu 9 hal ini ya RulaWoman.

1. Kamu yakin mau melewati masa-masa nangis darah lagi?

Berapa lamakah selama kamu berpacaran waktu yang kamu habiskan untuk menangis, RulaWoman? Apa kamu yakin itulah hal yang layak untuk terjadi padamu? Apa kamu percaya kalau kamu nggak layak untuk bahagia?

Memang ada masanya kamu diperlakukan dengan sangat baik olehnya sehingga kamupun memutuskan untuk menerimanya jadi kekasih kamu. Namun itu hanya terjadi di awal-awal kamu pacaran, bukan? Bagaimana dengan sekarang? Apa layak memang kamu dibuat menangis terus olehnya sementara kebahagiaan yang kamu rasakan hanya memiliki porsi kecil?

Lihatlah akun-akun instagram aktor atau artis favorit kamu, RulaWoman. Atau menontonlah film romantis. Bukankah hal seperti itu yang kamu inginkan kamu diperlakukan? Lalu kenapa malah bertahan dihubungan yang tidak membahagiakan kamu? Jadi buat apa balas dendam? Toh sekarang kamu malah sudah terbebas darinya.

2. Kamu yakin mau diperlakukan seenaknya lagi olehnya?

Laki-laki yang tidak mencintai kamu akan memperlakukan kamu dengan asal dan sembarangan RulaWoman. Ada kecenderungan kasar dan marah-marah terus, sehingga apapun yang kamu lakukan pasti salah di matanya. Mungkin memang ada sesuatu yang memancing, mungkin ada tindakan kamu yang membuatnya seperti itu. Apa iya, RulaWoman?

Pasangan kamu seharusnya menjadi sahabat kamu dan pelindung kamu. Bukan malah menjadi seseorang yang sering menyakiti kamu. Bayangkan orangtua kamu yang melihat anaknya diperlakukan buruk seperti ini. Atau sahabat-sahabat kamu yang menjadi kesal karena perlakukan pasangan kamu pada kamu. Yakin kamu mau terus diperlakukan seperti ini?

Bagaimana dengan kamu sendiri? Apa kamu akan tega kalau melihat sahabat kamu diperlakukan buruk oleh pasangannya seperti mantan kamu memperlakukan kamu? Membalas dendam pada mantan hanya akan membuat kamu diperlakukan buruk lagi, RulaWoman.

photo credit: acounciousrethink.com

3. Laki-laki nggak akan berubah, RulaWoman. Apa yang membuat kamu berpikir kalau ia akan berubah untuk kamu?

Kamu nggak bisa merubah seseorang. Seseorang hanya akan berubah kalau ia ingin berubah. Dan perubahan itu datang dari dirinya sendiri, dari dalam hatinya. Bukan dari luar apalagi dari orang lain. Kalau ia terpaksa berubah karena kamu, atau ada hal-hal yang membuatnya terpaksa berubah, bisa dipastikan hal ini terjadi nggak akan lama, dan pastinya dia nggak bahagia.

Apakah kamu ingin bersama seseorang yang nggak bahagia kala bersama kamu? Sebuah hubungan yang bahagia berasal dari dua orang yang bahagia, RulaWoman. Jadi kalau salah satunya saja nggak bahagia, pastinya hubungan ini adalah hubungan yang nggak sehat untuk kedua belah pihak. Apalagi kalau kamu memaksanya untuk berubah.

Kalau kamu ingin diterima apa adanya, dicintai dengan segala kelebihan dan kekurangan kamu, maka kamu jangan pernah berharap seseorang akan berubah untuk kamu. Dan percayalah, kamu juga nggak akan bahagia kalau kamu bersama seseorang yang tidak bisa mencintai kamu apa adanya. Jadi kenapa dendam itu masih ada?

4. Yang rugi siapa?

Coba pikirkan baik-baik RulaWoman. Siapa yang paling rugi? Kamu hanya kehilangan seorang laki-laki yang tidak mencintai kamu, tidak bisa menghargai kamu, nggak mengerti kamu, hanya bisa memarahi kamu, dan tidak bisa membuat kamu menjadi seseorang yang lebih baik. Dan ditambah lagi bonus, ia hanya bisa membuat kamu menangis. Kamu yakin mau menghabiskan sisa hidup kamu dengan laki-laki yang hanya ingin membuat kamu menangis?

Sementara dia, dia hanya kehilangan seseorang yang mencintainya dengan tulus dan mau melakukan apapun untuknya. Disini sebenarnya balas dendam kamu yang sempurna. Karena kamu tahu, yang rugi dia. Bukan kamu.

5. Pandanglah diri kamu dalam cermin, bukankah kamu layak untuk diperlakukan sebagai seorang Putri?

Bukan masalah seorang laki-laki yang ganteng, tajir dan terkenal. Namun memang selayaknyalah seorang perempuan itu diperlakukan dengan baik. Dalam hidup kamu sebenarnya nggak butuh siapa-siapa, RulaWoman. Tapi akan sangat menyenangkan kalau kamu memiliki pendamping yang memang bisa melihat kamu dan memperlakukan kamu layaknya seorang Putri. Bayangkan hal-hal yang sudah pernah kamu lakukan untuk seseorang karena kamu mencintainya.

Umpamakan diri kamulah yang dicintai oleh seseorang. Dengan segala hal yang kamu akan dengan senang hati lakukan untuknya, bukankah sangat menyenangkan dan membahagiakan kalau kamu memiliki seseorang yang juga akan memperlakukan hal sama seperti itu? Know your worth, RulaWoman. Sadarlah kalau kamu berharga. Balas dendam hanya akan membuat nilai kamu rendah, dan terbawa ke levelnya.

photo credit: getrealphilipines.com

6. Apakah kamu yakin ini bukan hanya ego kamu yang bicara?

Rasa kalah karena kamu yang diputuskan memang wajar ada. Atau kekesalan itu timbul karena setelah semua usaha yang kamu lakukan, semua hadiah, waktu, cinta dan perasaan yang kamu curahkan, eh ternyata putus. Dan lebih sebalnya lagi ia sudah memiliki kekasih baru sebelum diri kamu memiliki penggantinya.

Kalau kamu kesal karena hal di atas, ini artinya ego kamu yang terluka, RulaWoman. Nggak ada yang menyuruh kamu melakukan apapun yang sudah kamu lakukan untuknya. Kalau misalnya kamu memang cinta, kamu nggak akan mengharap ia akan melakukan hal yang sama untukmu. Dan rasa kesal itu ada karena ego.

Ego nggak akan membawa kamu ke mana-mama, RulaWoman. Ego hanya akan menyakiti kamu lebih dalam oleh hal yang sebenarnya nggak penting. Dan kalau kamu melihat hal ini nantinya, kamu akan menyesal karena sudah mengutamakan ego daripada pikiran sehat,

7. Kalau kamu masih cinta padanya, kenapa kamu ingin balas dendam?

Kalau kamu mencintai seseorang, hal terbaik yang bisa kamu lakukan padanya adalah melepaskannya. Karena ketika ia kembali, maka ia akan menjadi milikmu selamanya. Pernah dengar pepatah itu, RulaWoman?

Cinta itu adalah suatu perasaan yang tulus, yang seringkali tidak mengharapkan apa-apa. Nggak egois, nggak memaksa, dan hanya berharap pada kebahagiaan pasangannya tanpa pamrih. Makanya, kamu sering banget mengutamakan kepentingannya di atas kepentingan kamu, atas nama cinta.

Tapi ketika cinta itu berubah menjadi dendam, ini bukan kamu banget, RulaWoman. Seorang laki-laki nggak pernah akan merasa rugi untuk kehilangan kamu, sampaaaaii...dia kena batunya. Percayalah karma itu ada, RulaWoman. Dan biarkan segala sesuatunya terjadi sesuai dengan karmanya masing-masing. Sementara itu, kamu percantik diri kamu saja dahulu.

photo credit: gentlemenhood.com

8. Kenapa kamu mau membuang waktu kamu untuk seseorang yang tidak bisa menghargai kamu?

Kamu nggak akan pernah bisa memaksa seseorang untuk menjadi atau mengikuti pemahaman kamu sesuai dengan yang kamu inginkan. Seorang laki-laki yang menghargai kamu nggak akan membuat kamu repot berusaha, ia sudah melakukannya untukmu bahkan sering tanpa kamu minta. Sementara setelah apa yang sudah kamu lakukan untuknya kamu malah direndahkan? Kamu yakin inilah laki-laki yang pantas untuk kamu?

Hargailah diri kamu dengan berani meninggalkan hubungan yang tidak lagi bisa membahagiakan kamu, RulaWoman. Kamu layak untuk dihargai, Dan kamu bisa memulainya dengan menghargai diri kamu sendiri, dengan berkata tidak untuk hubungan yang tidak membuat kamu bahagia. Dan balas dendam hanya akan membenarkan dirinya kalau kamu nggak layak dijadikan kekasih apalagi pendamping hidup.

9. Bukankah justru sekarang ini adalah saat yang tepat bagi kamu untuk belajar hal baru, fokus pada karir dan mempercantik diri?

Akuin deh RulaWoman, satu hal tentang diri kamu adalah kamu terlalu fokus pada dirinya sehingga kamu nggak fokus pada diri kamu sendiri. Kamu menjadikannya dunia kamu seluruhnya sampai kamu lupa untuk memperhatikan orang yang paling penting dalam hidup kamu yaitu diri kamu sendiri. Aura cantik kamu hilang karena kamu sering menangis. Dan tambah buruk lagi karena rasa ingin membalas dendam kamu padanya membuat kamu nggak bisa merasakan kebahagiaan.

Cantik dimulai dari rasa bahagia di hati, RulaWoman. Bukankah kebetulan malah dengan status kamu yang sekarang kamu malah mencari kebisaan baru yang bermanfaat? Belajar menghias cupcakes dengan bunga-bunga cantik yang terlihat mahal itu misalnya, atau belajar tutorial makeup di youtube yang selalu membuat kamu penasaran itu, akan berbonus cantik loh RulaWoman. Daripada buang waktu untuk membalas dendam, bukankah baiknya buang waktu untuk mempercantik diri dan memperkaya ilmu?

Lagipula, dengan putusnya kamu dengan seseorang, artinya tugasnya membuat kamu menjadi seseorang yang lebih baik sudah selesai. Dan bagaimana mungkin seseorang akan jatuh hati padamu kalau kamu nggak tahu caranya tersenyum dan malah berkutat dalam sedih? Siapa tahu laki-laki yang berikutnya akan jatuh cinta pada senyum manismu.

So, chin up, angkat kepalamu dan percantiklah diri. Siapa tahu kamu malah bertemu dengan laki-laki yang jauh lebih ganteng di car free day hari Minggu pagi ini.

Ada alasannya mantan adalah mantan, RulaWoman. Dan percaya deh, balas dendam terbesar yang bisa kamu lakukan pada mantan adalah dengan memberikannya pada perempuan lain yang membutuhkan.

Sementara kamu, kamu hanya butuh seseorang yang memperlakukan kamu layaknya seorang Ratu. Artinya apa? Hanya seorang Raja loh yang berhak mendapatkan seorang Ratu seperti kamu.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Balas Dendam Sama Mantan? Yakin? Inilah 9 Hal Yang Harus Kamu Pikirkan Sebelum Membalas Dendam Pada Mantan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Maharani Adinata | @RaniAdinata

A genuine Scorpio with the love of music, books, chocolate cake and a cup of tea.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar