1K
Health is not everything. But without health, everything is nothing.
photo credit:ShowBiz

Dunia entertainment baru saja berduka. Salah satu aktris senior, Yana Zein meninggal dunia akibat kanker payudara stadium 4 yang dideritanya. Bukan hanya duka yang ditinggalkan, tapi harta benda yang selama ini dikumpulkan dengan susah payah habis tak bersisa, bahkan kedua anaknya terpaksa harus putus sekolah. Ibarat payung sebelum hujan, perlindungan sakit kritis perlu dimiliki karena resiko sakit datang tanpa permisi. RulaWoman, berikut alasan mengapa kamu perlu memiliki perlindungan sakit kritis.

1. Resiko bisa menimpa siapa saja, tak kenal waktu dan usia, serta datang secara mendadak

Menurut penelitian American Cancer Society, kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah kanker paru-paru.

Kanker menjadi penyakit yang banyak ditemui akhir-akhir ini, penyebabnya pun beragam. Dari gaya hidup yang kurang sehat, faktor genetik, hingga stres berkepanjangan. Tentu resiko tersebut bisa menimpa siapa saja, tak kenal waktu dan usia, serta biasanya datang mendadak.

2. Saat resiko itu terjadi, yang diperlukan oleh si sakit untuk bisa sembuh adalah bebas dari stres

photo credit:idiva

Biaya berobat yang tidak sedikit dan cukup menguras kantong seringkali membuat orang yang sakit merasa stres, lelah, dan akhirnya tak mampu bertahan. Belum lagi jika orang yang sakit adalah tulang punggung keluarga, tentu beban yang dirasakan akan semakin berat.

3. Perlindungan sakit kritis = perlindungan income

photo credit:Cabot Condo

Saat ini sebagian besar perusahaan asuransi jiwa telah menyediakan asuransi tambahan untuk mengcover sakit kritis, dimana uang pertanggungannya dibayarkan secara lump sum. Sebagai contoh Bapak A mengambil proteksi sakit kritis sebesar Rp 500.000.000, maka ketika Bapak A terkena sakit kritis (misal jantung), maka uang sejumlah Rp 500.000.000 akan dibayarkan untuk Bapak A.

Bisa dibayangkan jika tulang punggung keluarga terkena sakit kritis, maka income akan terganggu karena sumber income tidak lagi bisa berpendapatan seperti biasanya. Itulah mengapa perlindungan sakit kritis adalah perlindungan income bagi keluarga.

4. Masih muda dan single perlukah punya perlindungan sakit kritis?

Semakin muda usia seseorang, maka iuran bulanan (premi) yang kamu bayarkan ke perusahaan asuransi akan semakin murah dan perusahaan asuransi hanya akan menerima orang yang sehat. Itulah mengapa kamu perlu memiliki perlindungan sakit kritis, selagi muda, sehat, dan mampu.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat ya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Belajar Dari Kisah Yana Zein, Berikut Alasan Perlunya Kamu Punya Perlindungan Sakit Kritis". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar