6.7K
"Belajar untuk lebih dewasa. Karena banyak hal yang akan Anda hadapi dalam dunia pekerjaan yang menuntut untuk dewasa dan profesional." - Cellini Kamil

Nama Lengkap: Cellini Kamil
Umur: 27 tahun
Lokasi: Jakarta
Posisi Saat Ini/Perusahaan: Associate Lifestyle Editor di ELLE Indonesia (Trinaya Media)
Latar Belakang Pendidikan: Bachelor of Arts (Professional & Creative Writing)

Hi Cellini! Bisa diceritain nggak apa pekerjaan pertama kamu begitu lulus kuliah, dan berapa lama kamu di sana? Apa pelajaran-pelajaran terbesar yang kamu dapatkan di sana? Dan kenapa kamu memilih pekerjaan tersebut?

Halo! Pertama kali bekerja aku sebagai fashion writer & stylist di sebuah majalah remaja, Girlfriend Indonesia, majalah franchise dari Australia. Aku di sana bekerja selama kurang lebih 1,5 tahun dan banyak pelajaran yang aku dapat terutama mengenai fleksibilitas. Terkadang apa yang aku butuhkan selama pengambilan foto untuk produk fashion tidak terpenuhi, oleh karenanya aku harus cari cara bagaimana agar foto tetap bagus dengan barang yang tersedia. Aku memilih pekerjaan ini karena aku suka dengan dunia media dan dunia menulis, jadi pengen ngerasain kerja di majalah.

Masih inget nggak prosesnya gimana dari lulus kuliah sampai kamu bisa mendapatkan pekerjaan tersebut? Any tips for graduating students yang ingin punya karir di dunia tulis menulis atau media?

Sebelumnya, aku pernah bekerja magang di perusahaan yang sama ketika libur kuliah. Setelah selang 1,5 tahun aku kembali ke Indonesia dan mencari kerja, aku menghubungi salah seorang pekerja di sana dan menanyakan apakah ada lowongan dan ternyata ada. Kemudian aku apply dan setelah proses interview aku pun diterima. Jadi mungkin tips aku adalah, start working earlier. Entah itu magang atau part-time, karena semua pengalaman dalam bekerja itu penting.

Setelahnya, kamu kemudian pindah sebagai Associate Lifestyle Editor di ELLE Magazine. Bisa diceritakan nggak apa yang bikin kamu memutuskan untuk pindah?

Sebenarnya ELLE Indonesia ini termasuk dalam perusahaan yang sama dengan majalah Girlfriend. Aku sempat berhenti bekerja sebentar dan ditawarkan kembali pekerjaan dengan role yang berbeda dan brand yang berbeda.

Bagaimana ceritanya kemudian kamu pindah lagi sebagai Web Editor dari ELLE Magazine? Apakah ini memang arah yang pengen kamu tuju?

Sebenarnya dari awal aku memang ditugaskan untuk menjalankan website ELLE yang akhirnya launching setelah 6 bulan aku ada di ELLE Indonesia. Cuma sebelumnya aku banyak membantu di bagian majalah saja.

Boleh di-share nggak apa perbedaannya dari ketiga job yang sudah pernah kamu jalani?

Pekerjaan yang pertama aku lebih ke arah fashion dan beauty secara garis besarnya. Sedangkan di pekerjaan sekarang aku sudah belajar menjadi seorang editor dan mengedit beberapa tulisan writer dan menentukan sendiri apa yang ingin aku tulis.

Share dong a typical day or a typical week buat kamu di posisi kamu sekarang?

My typical day: biasanya datang ke kantor dan melihat kembali website ELLE, melihat apa saja yang aku tulis dan edit kemarin jika masih ada kesalahan pada gambar atau judul. Kemudian aku mulai menentukan lagi artikel apa saja yang akan naik hari ini dan biasanya jika ada liputan acara aku akan pergi keluar. Terkadang juga mewawancarai narasumber yang berhubungan dengan topik lifestyle and beauty.

Apa 5 pelajaran karir yang paling penting yang kamu dapatkan selama beberapa tahun ini bekerja sebagai editor majalah?

1. You don’t always get what you want.

2. Belajar sabar. Karena kita banyak bertemu orang lain yang berbeda sifat dan gaya hidup.

3. Belajar untuk tidak mendengarkan komentar orang lain. Karena di dunia pekerjaan banyak orang yang suka mengomentari cara bekerja kamu atau hal yang berhubungan dengan pekerjaan padahal mereka bukan bos kamu.

4. Belajar untuk lebih dewasa. Karena banyak hal yang akan kamu hadapi dalam dunia pekerjaan yang menuntut untuk dewasa dan profesional.

5. Fleksibel dalam bekerja.

Kepribadian yang seperti apa sih yang harus dimiliki mereka yang pengen berkarir di dunia majalah dan media writing seperti kamu?

Outgoing and friendly, plus bisa basa-basi. Karena kamu akan bertemu dengan banyak orang.

Siapa role model kamu untuk karir dan pekerjaan?

Saya tidak benar-benar punya role model untuk saat ini, tapi saya mengagumi mantan atasan saya yang bekerja mulai dari bawah sebagai writer dan dengan kesabaran dan ketekunannya, sekarang ia sudah menjadi seorang managing editor yang menjadi orang kedua teratas di sebuah media majalah setelah editor in chief.

What advice would you give your 22 year old self, now that you’re older?

Jangan terburu-buru dalam mengambil pekerjaan, dan pilihlah pekerjaan dengan baik.

What is the best career advice that you have ever received so far and from who did you get it?

Jalani dengan kesabaran dan ketekunan, karena nanti kamu akan mendapatkan yang kamu inginkan.


Nah RulaWoman, itulah insight yang bisa kamu dapat apabila bercita-cita menjadi seorang editor majalah fashion. Menarik, ya? Akan tetapi jangan lupa bahwa pekerjaan apa pun harus dirintis dengan usaha dan kerja keras. Tetap semangat, ya ...


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bercita-Cita Jadi Editor Majalah? Simak Cerita Cellini Kamil, Associate Lifestyle Editor di ELLE Indonesia ". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Melita Rahmalia | @melitarahmalia

Curious, loves listening to people's stories, reading, learning, exploring new things and meeting new people. Former content writer and editor with huge passion for humanitarian works. Now Country Coordinator for Charity Right Indonesia.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar