4.3K
Patutkah menikahi lelaki kaya agar bisa bahagia? Ada yang lebih penting: lelaki yang mapan secara finansial.

"Kesetiaan seorang lelaki diuji ketika ia berada di titik puncak, sedangkan kesetiaan seorang perempuan akan diuji ketika kemapanan pasangannya berada di titik lemah."

RulaWoman pernah mendengar kutipan diatas? Jika memungkinkan, tentu kamu akan memilih bersama dengan seseorang yang mapan dan matang secara finansial daripada yang masih ‘kere’. Bepergian kesana kemari dengan mobil jelas lebih menyenangkan daripada berpanas-panasan diatas sepeda motor. Akan tetapi, apakah kita hanya perlu melihat kekayaannya saat ini, sementara ada berbagai hal lain yang lebih penting? Dibawah ini, ada tujuh pertimbangan yang bisa kamu pikirkan sebelum kamu menjalin hubungan yang lebih serius dengan seorang lelaki.


Gaji vs Gaya Hidup

Photo Credit: Eatright

Gaji besar bukan segalanya, jika ternyata kekasihmu menganut prinsip lebih besar pasak daripada tiang. Mungkin ia sering mengajakmu kencan di restoran mewah, atau boros dalam memenuhi kebutuhan pribadinya. Saat teman-temannya mengajaknya traveling keluar negeri, dia langsung mengiyakan. Padahal kamu tahu gajinya tidak sebanyak itu. Kamu perlu lebih berhati-hati terhadap lelaki satu ini. Bisa jadi suatu saat nanti dia harus menempuh jalan yang tidak halal untuk dapat mempertahankan gaya hidupnya. Kamu tentu lebih bahagia kalau hidup sederhana tapi hati tenteram, kan?


Hobi vs Investasi

Photo Credit: grindergohome

Kebanyakan lelaki dianggap lebih boros daripada perempuan dalam mengeluarkan uang untuk hobi. Mengoleksi action figure atau memodifikasi mobil jelas jauh lebih mahal daripada hobi membaca atau memasak. Kadang lelaki tidak dapat mengendalikan diri demi terlihat keren di hadapan teman-temannya. Tak masalah tidak ada tabungan, yang penting gundam terbaru ada di tangan. Jika hal ini terjadi sesekali misalnya saat ulang tahunnya, biarkan saja. Dia berhak untuk sedikit bersenang-senang. Beda ceritanya kalau dia terus-terusan melakukannya, barangkali kamu patut berbincang serius dengannya. Jangan-jangan dia belum memiliki rencana untuk melamarmu, oleh karena itu dia berprinsip ‘hiduplah untuk hari ini’. Sebaliknya, lelaki yang sudah melakukan berbagai investasi menunjukkan bahwa dia tak hanya siap berkomitmen denganmu. Dia juga memikirkan setiap aspek dalam hidupnya dengan baik.


Caranya Mengatur Keuangan: Pelit vs Efektif dan Efisien

Kemeja sobek masih bisa dijahit. Handphone 'jadul' yang penting bisa digunakan berkomunikasi. Makan di tempat murah meriah tapi mengenyangkan. Berkebalikan dengan poin pertama, bisa jadi kamu akan menemui lelaki yang ‘ekstrim’ seperti ini meksipun dia memiliki penghasilan cukup. Kamu harus berhati-hati ya, karena pada dasarnya ada beberapa pengeluaran yang memang patut dilakukan. Jika membeli smartphone yang lebih bagus bisa membantu bisnis lebih lancar, mengapa tidak? Makan di pinggir jalan memang murah harganya, namun bagaimana jika sakit? Hemat tidak berarti hidup sengsara. Oleh karena itu, lakukan manajemen finansial agar kalian tetap bisa hidup enak.


Pemberian Orangtua vs Usaha Sendiri

Photo Credit: Playbuzz

Tidak ada yang salah dengan mengencani lelaki yang memiliki orangtua kaya. Hal ini merupakan rezeki tersendiri yang patut disyukuri. Namun begitu, kamu harus melihat bagaimana cara dia mengapresiasi pemberian orangtuanya. Seorang kenalan saya mendapatkan fasilitas mobil dari orangtuanya. Dia lebih memilih untuk menggunakannya pada keperluan yang urgent, sementara kesehariannya dia justru bike to work. Bagi dia, kebanggaan yang sesungguhnya adalah jika dia bisa membeli mobil dengan uangnya sendiri. Atau bahkan membelikan mobil untuk orangtuanya. Dia pun tidak ‘ongkang-ongkang kaki’ dan bermalas-malasan.


Cara Dia Membahagiakan Kamu: Harta vs Hati

Photo Credit: Latestnews

Bulan ini tas branded. Bulan depan special treatment di salon premium. Bulan berikutnya liburan keluar negeri, lengkap dengan tiket pesawat kelas bisnis. Jika memang si dia super duper kaya, hal ini sih tidak masalah. Meskipun demikian, tanyakan juga kepada hati kecilmu. Benarkah kamu mencintainya, atau hanya menyukai hadiah yang dia berikan kepadamu? Lelaki yang benar-benar menyayangimu justru lebih kreatif dalam mencari cara untuk membuatmu senang. Memasakkan masakan kesukaanmu, menemanimu saat mengerjakan tugas kantor, menghadiri acara keluargamu. Tidak semuanya bisa diukur dengan uang. Justru kamu patut waspada jika dia terlalu loyal padahal kalian belum menikah. Bisa saja dia berharap yang macam-macam darimu.


Pekerjaan Saat Ini vs Rencana Jangka Panjang

Photo Credit: Firstsun

Mungkin saat ini kekasihmu belum memiliki pekerjaan tetap nan mentereng. Namun, lihatlah kegigihannya. Apakah dia terlalu puas, atau terus mencari peluang yang lebih baik? Hal ini juga berlaku untuk kamu yang memiliki kekasih seorang pengusaha? Apakah dia memiliki rencana bisnis yang matang atau proyeksi masa depan? Saya pernah mengencani seorang pengusaha yang berada di ambang kebangkrutan. Bukan keadaan finansialnya yang membuat saya mundur. Sikapnya yang terlalu santai terhadap situasinya sangat mengkhawatirkan bagi saya. Hal ini menjadikan dia tampak malas-malasan, meskipun mungkin dia menyimpan potensi besar.


Diskusi Keuangan Denganmu: Terbuka vs Tertutup

Photo Credit: Staticwhich

Seorang lelaki yang mapan secara finansial dan menginginkan kamu untuk menjadi bagian hidupnya, cenderung lebih terbuka terhadap gaji dan gaya hidupnya. Dia akan memaparkan kepadamu tentang prioritas hidupnya. Sebagai contoh, mungkin dia punya tanggungan menyekolahkan adik-adiknya. Dia ingin mendengar pendapatmu dan mendapat dukungan darimu. Kamu patut berbangga jika dia mulai menceritakan tentang hal ini kepadamu. Berikan masukan secara objektif, siapa tahu hubungan kalian akan segera berlanjut ke jenjang berikutnya.

Bagaimana, RulaWoman? Finansial adalah salah satu hal terpenting dalam pernikahan lho. Semoga tujuh poin diatas membuatmu lebih yakin dalam menentukan langkah bersama pasanganmu, ya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bukan Hanya Besarnya Gaji, Perhatikan 7 Tanda Kemapanan Finansial Pasanganmu yang Menandakan Dia Siap Menikah". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Primadita Rahma | @primaditarahma

Currently juggling between writing thesis and posting my thoughts on http://theprimadita.blogspot.co.id. Lately enjoying zumba and cold-pressed juice. Obsessed with the Crown Prince of Dubai.

Bagaimana menurutmu?