1.7K
Yakin kamu sudah tahu serba-serbi tentang Geisha Jepang?

Bedak putih, lipstik merah, kimono, rambut disanggul. Benar! Mereka adalah perempuan-perempuan tradisional yang bekerja di dunia hiburan yaitu Geisha! Geisha adalah perempuan-perempuan seniman penghibur yang menemani para pelanggan dengan kepiawaian mereka dalam kesenian. Tak hanya cantik dan pintar, profesi mereka ini memiliki banyak fakta yang belum banyak orang ketahui, loh! Yuk, intip!

1. Mereka Bukan Perempuan Tunasusila

photo credit: gaysteti

Inilah kesalahpahaman yang terjadi di seluruh dunia, bahwa Geisha merupakan bentuk dari prostitusi. Hal ini benar-benar keliru! Geisha sama sekali bukanlah wanita yang menemani laki-laki untuk tidur, bahkan ada hukum yang melarang itu. Mereka memanglah wanita penghibur, tapi menghibur dalam seni, musik, tarian, dan sebagainya. Mereka tidak hanya menghibur laki-laki namun juga perempuan.

2. Mereka Ada di Bawah Bisnis Profesional

photo credit: A Swift in Japan

Menjadi Geisha tidaklah mudah. Butuh pelatihan bertahun-tahun dan menjadi Geisha adalah suatu pekerjaan yang menuntut profesionalitas. Mereka memiliki sekolahnya sendiri dan memiliki tahap-tahap yang panjang agar bisa menjadi Geisha profesional. Jadi ya, kayak semacam kalau mau jadi girlband Korea gitu. Bahkan di Jepang Geisha itu bisa dikategorikan sebagai artis dan mereka bahkan punya nama panggung mereka sendiri.

3. Mereka Tinggal di Okiya

photo credit: Agach

Nah, tempat para Geisha tinggal dan berlatih disebut Okiya. Okiya ini merupakan tempat minum teh sebenarnya. Pelanggan bisa makan, minum alkohol, dan melihat pertunjukan dari para Geisha. Okiya dimiliki oleh seorang perempuan yang menghidupi seluruh kebutuhan para calon Geisha ini. Pemiliki Okiya disebut dengan Okaasan yang berarti ibu. Geisha yang sudah profesional membayar beberapa persen pendapatannya untuk Okiya. Jika sudah mapan seorang Geisha boleh tinggal sendiri namun tetap terikat dengan Okiya tersebut.

4. Punya Hirarki dan Kode Etik yang Ketat

photo credit: Hairfluence

Di dalam Okiya mereka memiliki kedudukan masing-masing. Gadis-gadis yang masih berlatih untuk menjadi Geisha disebut Maiko. Mereka dilatih oleh para senior Geisha dalam berbagai hal. Ketika Maiko mencapai sesuatu dan naik tingkat, dia akan diperbolehkan untuk memakai tatanan rambut yang baru. Paling mudah melihat status Maiko dari kerahnya. Tingkat paling awal kerahnya berwarna merah, dan Geisha profesional memiliki kerah putih. Obi atau sabuk kimono mereka pun lebih panjang dibading Geisha.

Dalam kehidupannya mereka dilarang menjalin hubungan dengan pelanggan. Mereka harus memisahkan kehidupan pribadi dengan profesional. Kerahasiaan dan kepercayaan pelanggan adalah nomor satu, apapun yang dilakukan dan dikatakan di tempat mereka tidak akan disebarkan ke luar. Jika seorang Geisha memutuskan untuk menikah, maka mereka harus pensiun dari karirnya.

5. Pintar dalam Banyak Hal

photo credit: Voyagin

Tidak hanya cantik, para Geisha dituntut untuk pintar dalam banyak hal, terutama kesenian. Mereka harus bisa bermain musik, menari, dan sebagainya. Geisha juga harus mahir dalam upacara-upacara tradisional Jepang, terutama minum teh. Tak hanya itu, mereka dituntut untuk bisa bermain dan berbincang-bincang dengan para pelanggan. Semakin pintar dan mahir seorang Geisha, maka semakin mahal bayarannya. Geisha juga harus membaca koran setiap harinya agar wawasannya luas sehingga bisa berbincang dengan pelanggan yang merupakan orang-orang penting.

6. Mulai Pelatihan dari Usia Belia

photo credit: The Japan Times

Mereka berlatih menjadi Geisha sejak kecil. Para ibu yang dulunya Geisha akan melatih anak perempuannya untuk menjadi sepertinya. Dulu pelatihan Geisha bisa mulai dari umur 3 sampai 5 tahun tapi di zaman modern ini biasanya mereka mulai di umur 15 sampai 18. Pelatihan awal para calon Geisha adalah mereka bekerja menjadi pelayan dan melakukan apapun yang Geisha senior minta. Tentu saja, di zaman modern ini pelatihannya tidak sesulit dulu. Setelah lulus dalam tahap ini, mereka akan ada tes dan apabila lulus naik ke tahap selanjutnya. Di tahap ini mereka hanya melihat bagaimana Geisha-Geisha profesional melakukan pekerjaan mereka.

Tahap ketiga adalah di mana mereka bisa disebut sebagai Maiko. Maiko belajar dari para Geisha Senior dalam penyajian teh, bermain musik, menari, dan lain-lain. Hubungan antara Geisha dan seniornya seperti kakak beradik. Di Kyoto pelatihan ini berlangsung hingga 5 tahun, namun di Tokyo hanya memakan waktu 6 bulan.

7. Pakaian Mereka Sangat Tertutup

photo credit: Artforia

Seorang Geisha harus bisa menggunakan kimono, menata rambut, dan memakai makeup. Kimono mereka pun sangat sulit digunakan, bisa sampai 12 lapisan! Obi mereka diikat di belakang, tidak seperti para pekerja prostitusi yang di depan. Hal ini supaya mempersulit mereka ataupun orang yang tidak berpengalaman untuk membukanya. Walaupun pakaian mereka terbilang tertutup, mereka harus tetap bisa menari dengannya. Bagian yang harus terlihat adalah tengkuk leher, sebab bagi orang Jepang bagian ini merupakan yang paling cantik dan sensual dari seorang perempuan.

8. Geisha Awalnya Laki-laki!

photo credit: En Pareja

Dulunya para Geisha bukan perempuan, namun laki-laki! Mereka dulu disebut Taikomochi, yang pekerjaannya sama seperti Geisha yang kita kenal sekarang. Lama kelamaan, para penghibur ini digantikan oleh Geisha. Geisha pun menjadi lebih populer dibanding penghibur laki-laki. Namun hingga sekarang, laki-laki masih membantu para Geisha dalam dunia hiburan.

9. Geisha Modern Banyak Berada di Kyoto

photo credit: 9Elsewhere

Geisha memang sudah tidak sebanyak dulu. Apabila kamu penasaran dan ingin melihat mereka, datanglah ke Kyoto! Di Kyoto kamu bisa melihat kehidupan Geisha dan para Maiko. Bisnis Geisha ini pun ditangani secara profesional di beberapa Okiya yang ada di sana. Okiya nya pun sudah modern dan megah!

BACA JUGA


4 Film Tentang Makanan Ini Bukan Hanya Bikin Lapar tapi Juga Mengajarkan Kamu Cara Memasak Makanan Jepang dan Korea

4 Film Tentang Makanan Ini Bukan Hanya Bikin Lapar tapi Juga Mengajarkan Kamu Cara Memasak Makanan Jepang dan Korea

Selain sebagai penyedap cerita, film Jepang dan Korea juga kerap menyajikan satu film khusus yang bertema makanan

Read more..

Bagaimana, tertarikkah kamu untuk melihat kehidupan Geisha? Mampir saja ke Kyoto, Jepang, dan tengok perempuan-perempuan cantik nan pintar ini!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Cantik, Menawan, dan Juga Pintar! Ini Dia 9 Fakta dari Geisha Jepang yang Mungkin Belum Kamu Ketahui!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Khansa Nadhifa | @khansanadhifa

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar