309
Cobalah mengerti alasan mereka yang hanya menganggapmu sebagai sahabat saja.

Punya sahabat yang berbeda lawan jenis memang menyenangkan. Kamu bisa bertukar pikiran dari dua sudut pandangan yang berbeda. Namun, kadang punya teman yang berbeda lawan jenis juga suka bikin baper. Apalagi kalau kamu sudah menjalin persahabatan sejak kecil karena rumah yang berdekatan. Mungkin perasaanmu ke dia udah lebih dari sekedar sahabat dan menjurus ke rasa sayang terhadap pasangan. Ketika kamu menyadari rasa sayang yang melebihi kata persahabatan tersebut, tapi si dia tetap gak sadar juga dan masih menganggapmu seorang “sahabat”, itu berarti kamu terjebak di friendzone! Eits, jangan kesel dulu loh. Sebab kaum perempuan juga mempertimbangkan banyak hal saat memutuskan untuk meningkatkan status persahabatan menjadi pasangan dan kadang itu tidaklah mudah. So, buat kamu semua para lelaki yang sedang terjebak di friendzone, yuk simak 4 alasan yang paling sering dipertimbangkan oleh sahabat perempuanmu berikut ini.

1. Sudah terlalu nyaman menjadi sahabatmu

photo source: inikpop.com

Kalau yang namanya sudah nyaman, biasanya akan sulit lepas. Begitupun juga dengan dia. Jika dia sudah terlalu nyaman menjadi seorang sahabat bagimu, dia akan sulit untuk bergerak ke tingkat yang lebih tingkat denganmu. Perlu kamu ingat nih, rasanya saat kamu bersahabat dengan dia akan sangat berbeda ketika kamu telah berpacaran dengannya.

2. Dari awal dia memang hanya ingin menjalin persahabatan denganmu

photo source: lovenara.tistory.com

Untuk alasan yang ini, kamu sebagai lelaki harus lebih peka untuk mengetahuinya. Kalau tidak, kamu yang akan kecewa pada akhirnya. Sebab, hampir semua hubungan serius (pacaran) tersebut dimulai dari tahap pertemanan. Tapi ada perempuan yang dari awal berkenalan denganmu itu hanya sekedar menambah relasi dan lingkup pertemanan, namun ada pula yang memang niat awalnya ingin membangun hubungan yang serius untuk jangka panjang. Nah, oleh karena itu, kamu harus pintar-pintar membaca kode-kode dari dia: apakah kamu diberi lampu hijau untuk memasuki status yang lebih tinggi atau hanya sekedar teman saja?

3. Takut canggung jika nanti menjadi pasanganmu

photo source: AsianWiki

Alasan ini berkaitan dengan nomor 1. Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa rasanya saat kamu bersahabat dengannya akan jauh berbeda ketika kamu sudah berpacaran nantinya. Saat berteman, kamu dan dia bebas ngomong apa saja dan bertingkah sebebas mungkin, seperti bertahak saat selesai makan di depannya tanpa perlu merasa malu. Hal-hal semacam itu mungkin saja tidak bisa dia lakukan saat sudah menjadi pacarmu, ya walaupun tetap ada sebagian perempuan yang masih gak jaim di depan pacarnya sih. Jadi, mungkin saja dia masih menganggapmu sahabat hingga sekarang karena tidak ingin merusak rasa nyamannya ngobrol dan berinteraksi denganmu.

4. Tidak ingin merusak hubungan persahabatan yang telah terjalin lama

photo source: loop.co.id

Nah, alasan yang terakhir ini yang paling sering dipertimbangkan oleh kaum perempuan jika kamu ingin menyudahi babak friendzone tersebut. Mereka paling takut jika hubungan serius tersebut gagal. Hal tersebut dapat membuatnya menjauhimu untuk waktu yang cukup lama dan tentunya dapat merusak persahabatan kalian yang telah terjalin lama. Bahkan ada pula yang akan mulai menjauh darimu saat mereka mengetahui perasaanmu yang sesungguhnya.

BACA JUGA


Lelaki, Ini 5 Alasan Mengapa Perempuan Selalu Ingin Kepastian dari Kamu

Lelaki, Ini 5 Alasan Mengapa Perempuan Selalu Ingin Kepastian dari Kamu

Daripada menerka-nerka dan malah salah paham, mendingan cari tahu alasan mereka selalu ingin kepastianmu

Read more..

Well, sebenarnya gak salah kok kalau kamu jujur pada perasaanmu ke dia. Tapi, kamu juga harus tau konsekuensi yang akan kamu dapatkan kemudian ya. Jangan sampai kamu menyesal hanya karena keinginanmu keluar dari friendzone dengannya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Dear Lelaki, Kamu Sering Terjebak dalam Friendzone? 4 Alasan Inilah yang Paling Sering Dipertimbangkan oleh Perempuan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Veronica Gabriella | @veronicagabriella

I was born to be a writer. - Writing is my soul. - I hope you enjoy my writes!

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar