2.4K
Dalam dunia entrepreneurship, kekuatan mental adalah segalanya dan itu tidak bisa dibentuk hanya dalam semalam. Dan menjadi seorang entrepreneur bukan hanya sekedar gaya hidup, tapi merupakan sebuah profesi.

Kesuksesan sebuah bisnis ditentukan oleh banyak hal, branding adalah salah satunya. Pada acara Local Startup Fest yang berlangsung pada tanggal 24-26 Februari 2017 di The Space, Senayan City, Keenan Pearce, Co-Founder dari Makna Creative berbagi tips bagaimana membangun sebuah brand agar bisa bertahan. Berikut ulasannya untukmu, RulaWoman.


Hanya ada dua macam bisnis yang bisa bertahan

Ada dua macam bisnis yang bisa bertahan yaitu bisnis yang bisa memberikan problem solving dan excitement. Analisa ini harus benar-benar matang saat kamu berencana membangun sebuah usaha. Pastikan usahamu termasuk dalam salah satu kategori tersebut. Setelah itu baru bisa membangun brand.


Sebuah brand harus bisa merepresentasikan the spirit of your belief


Brand harus bisa survive, bukan muncul lalu beberapa tahun kemudian hilang. Ide yang disampaikan dalam sebuah brand haruslah terstruktur serta speaks your mind. Contohnya dalam merepresentasikan Makna Creative, Keenan memiliki belief “one stop solution for design”. Di mana dunia graphic designer bukan hanya sebatas membuat logo, tapi juga bisa berkreasi di berbagai media, seperti social media campaign, stage design, serta visualisasi brand.


Audience harus bisa mengerti tanpa harus dijelaskan

Membangun brand perlu adanya personal touch, bukan hanya berdasarkan market audience. Jadi audience bisa mengerti tanpa penjelasan.

Saat awal dibentuk, brand masih “polos”, sang pencetusnya yang harus nurture brand tersebut agar bisa bertumbuh sesuai harapan.

Entrepreneurship itu sebuah profesi, bukan lifestyle

photo credit: IndiaEducation.net


Banyak orang membangun bisnis hanya sekedar ikut trend. Padahal bisnis bukanlah lifestyle, tapi sebuah profesi. Perlu banyak pertimbangan saat merencanakannya, termasuk perkiraan apakah bisnis yang dibangun kelak bisa menjadi sumber penghidupan atau tidak.


Saat selera pasar tidak sejalan, rebranding itu perlu

photo credit: Branding Strategy Insider


Kondisi pasar yang dinamis membuat kegiatan brainstorming wajib dilakukan. Ketika ditemukan fakta bahwa selera pasar tak lagi sejalan, maka perlu rebranding agar bisnis masih bisa tetap berjalan. Pada umumnya rebranding dilakukan karena dua alasan yaitu brand harus selalu relevan dengan selera pasar, serta adanya perubahan visi dari pemilik bisnis.

BACA JUGA


Bermula dari Startup, Kini 5 Anak Muda Ini Masuk Daftar Forbes!

Bermula dari Startup, Kini 5 Anak Muda Ini Masuk Daftar Forbes!

"Create something simple. Let the market pull you in." - Brad Burnham

Read more..

Bagaimana RulaWoman? Ide itu intangible. Semua orang bisa punya ide, yang membedakan adalah keberanian untuk menjalankan ide itu dan tetap konsisten sampai berhasil.


Penulis: Rahajeng Kurniawati


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Di Local Startup Fest 2017, Keenan Pearce Beri Trik Rahasia Branding agar Bisnismu Selalu Berkembang". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


RULA Woman | @rulaid

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar