45.9K
"Silence is not the absense of something but the presence of everything." - Anonymous

Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1939 tengah digelar di Bali. Dalam perayaan ini, umat Hindu mendapat perintah untuk melaksanakan catur brata penyepian dengan mengindahkan empat pantangan yakni amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati geni (tidak menyalakan api), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Di puncak perayaannya, bumi diistirahatkan dan dimurnikan: jalanan lengang, segala kegiatan dihentikan, penerbangan diliburkan, dan penyebrangan dikosongkan. Karena itu, selama sehari udara di Bali terasa bebas dari polusi dan taburan bintang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tak heran jika momen perayaan Nyepi dimanfaatkan para wisatawan untuk bermeditasi dan menenangkan diri. Pengalaman spiritual seperti ini hanya bisa kita nikmati setahun sekali. RulaWoman, seperti apa keindahan Bali saat mengistirahatkan bumi? Intip, yuk!

1. Indahnya melasti untuk membersihkan diri

Photo Credit: euromic
Photo Credit: Star Invasion
Photo Credit: Instagram/Ardhi Suryadhi

Dua hari sebelum catur brata penyepian, masyarakat Hindu melakukan upacara pembersihan diri dan sarana persembahyangan di laut, sungai, dan segara yang disebut dengan melasti. Iring-iringan tersebut tentu menarik perhatianmu tentang makna bersuci.

2. ‘Memberi makan’ makhluk lain dengan mecaru

Photo Credit: Instagram/Ketut Ismayanti

Masyarakat Hindu juga meyakini adanya makhluk lain yang hidup berdampingan dengan umat manusia, yang perlu ‘diberi makan’ agar tidak mengganggu jalannya catur brata penyepian. Oleh sebab itu, di perempatan jalan dan di rumah-rumah warga disediakan nasi lima warna lengkap dengan lauk pauk disertai tetabuhan.

3. Pengerupukan dengan mengarak ogoh-ogoh yang mengagumkan sekaligus mendebarkan

Photo Credit: Andi Sucirta
Photo Credit: keyword-suggestions
Photo Credit: theowidharto

Usai mecaru, masyarakat desa menerangi pekarangan dan menebarkan nasi tawur sambil memukul benda-benda hingga gaduh dan ramai. Di Bali sendiri, pengerupukan dimeriahkan dengan mengarak boneka raksasa yang disebut ogoh-ogoh sebagai perwujudan buta kala (lambang sifat buruk manusia) yang ‘diusir’ dengan cara dibakar di pura desa. Jika kamu ingin menyaksikan pawai ogoh-ogoh paling meriah di Bali, kamu bisa datang ke Buleleng, Denpasar, atau Gianyar.

4. Day of Silence

Photo Credit: Instagram/Gst Ngurah Gede Putra Gunawan
Photo Credit: Instagram/Carey Nataliady
Photo Credit: Instagram/Henry Parsons Died
Photo Credit: Instagram/Galih Mulya Nugraha

Saatnya melaksanakan Nyepi untuk mengistirahatkan bumi. Di antara keheningan yang melingkupi Bali, tersibak keindahan yang hanya bisa dinikmati setahun sekali. Betapa agungnya Tuhan yang mencipta bintang gemerlap, milky way seolah tersenyum di langit yang gelap. Udara segar menyergap, memberi pertanda bahwa bumi yang kita pijaki telah kembali murni dalam senyap.

5. Hari kedua di Tahun Baru Saka, umat Hindu saling memberi maaf pada keluarga dan tetangga

Ngembak Geni - Photo Credit: originalbaliculture
Dharma Santi - Photo Credit: Kabupaten Klungkung
Omed-omedan - Photo Credit: TripCanvas Indonesia

Sehari setelah perayaan Nyepi disebut ngembak geni, yang mana warga melakukan dharma santi yakni saling berkunjung dan bersilaturahmi pada keluarga dan tetangga. Ngembak geni juga dirayakan dengan ritual omed-omedan yakni saling berciuman oleh muda-mudi secara bergantian untuk menolak bala yang telah turun-temurun dijalankan. Meriahnya omed-omedan bisa kamu saksikan di Sesetan, Denpasar.

BACA JUGA


RulaWoman, Inilah 7 Pakaian Adat Terindah di Dunia. Mau Coba Memakainya?

RulaWoman, Inilah 7 Pakaian Adat Terindah di Dunia. Mau Coba Memakainya?

Perkembangan baju semakin modern, tapi bukan berarti melupakan pakaian tradisi yang telah ada sejak dulu

Read more..

Nah, RulaWoman, itu tadi keindahan Bali yang bisa kita intip saat mengistirahatkan bumi. Selamat Hari Raya Nyepi bagi RulaWoman yang merayakan, semoga kedamaian serta kebahagiaan selalu melingkupi kita semua.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Hari Raya Nyepi, Intip Keindahan Bali Saat Mengistirahatkan Bumi". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Puput Palipuring Tyas | @poetsoenarjo

Editor at Zetta Media. Nomadic storyteller based in Bali and East Java. Travel for local food, culture, people, arts, and traditional market.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar