1.5K
Witing tresna jalaran seko kulina - pepatah Jawa. Karena terlalu terbiasa bertemu atau bekerjasama, kamu jadi menaruh hati pada rekan sekantormu. Apakah hubungan ini baik untuk dilanjutkan menjadi lebih serius?

Sebuah pepatah Jawa mengatakan "witing tresna jalaran seko kulina" yang artinya cinta datang karena telah terbiasa. Hal yang kamu hadapi setiap hari, bertemu dengan orang yang sama di tempat yang sama, lima kali dalam sepekan, hingga terkadang menjadi suatu kebiasaan yang membuatmu merasa nyaman. Teman sekantor yang kamu temui lebih sering daripada orang-orang lain di kehidupanmu, membuatmu semakin mengenal dirinya. Apalagi jika kalian sering berinteraksi karena berada dalam divisi yang sama. Atau dia adalah karyawan yang berprestasi sehingga diam-diam kamu mengagumi dirinya. Pucuk dicinta ulam tiba, suatu keadaan mendorong kalian untuk bekerjasama dan kamu pun memiliki kesempatan untuk mendekatinya.

Perlahan-lahan, rasa itu mulai tampak, kamu merasa dia juga menunjukkan perhatian yang lebih kepadamu. Kalian pun berpikir untuk menjalani hubungan asmara. Sebelum kamu memutuskan untuk melangkah maju, ada baiknya kamu mempertimbangkan tujuh hal berikut ini:

(-) MINUS

Dia Sering Membantu Pekerjaan Utamamu

Ketika dia sering membantu pekerjaanmu, mengapa hal tersebut menjadi kekurangan? Tentu saja hal ini akan menjadi hambatan karier, baik bagimu maupun sang kekasih. Fokusnya pada pekerjaannya sendiri akan berkurang karena dia memprioritaskan pekerjaanmu. Mungkin kamu merasa hal ini bukan sebuah masalah yang besar ketika kamu dan si dia terlibat pada proyek yang sama. Akan tetapi, ada bos yang akan melihat kinerja kalian. Jika dia melihat kemampuanmu yang tidak berkembang, dia akan berpikir dua kali untuk memberimu kesempatan yang lebih besar. Selain itu, hal ini juga bisa mengancam karier kekasihmu karena tidak serius dengan pekerjaannya sendiri.

Sulit untuk Membuat Jarak Ketika Sedang Ada Masalah

Photo credit: dailymail.co.uk

Hubungan percintaan tidak selalu mulus dan indah. Kamu pun menyadarinya. Kadang ada hal-hal yang membuat hubungan kalian jadi terasa hambar atau bahkan menimbulkan pertengkaran besar. Saat kalian sedang bertengkar, kalian tidak mungkin diam-diaman jika bos meminta kalian tetap bekerjasama. Padahal hubungan kalian sedang canggung. Pada masa-masa ini, kamu juga akan merasa serba salah. Kamu akan jauh lebih sensitif melihat si dia berkolaborasi dengan rekan kerjanya yang cantik. Kesalahan kecil yang kamu buat pun akan jadi terasa sangat besar karena kalian sedang bertengkar. Kalian sulit untuk memisahkan antara permasalahan kantor dan pribadi.

Masalahmu Bisa Menjadi Masalah Orang Sekantor

Kalaupun tidak ada orang yang tahu tentang hubungan kalian, bisa jadi hal ini tetap akan menjadi masalah. Kamu merasa harus kucing-kucingan dengan rekan kerja yang lain. Apakah kamu pernah menonton film Thailand berjudul 'ATM'? Disitu pemeran utama lelaki dan perempuan yang teman sekantor memutuskan untuk berpacaran, backstreet dari rekan-rekan kerja mereka. Situasi menjadi rumit, bahkan untuk orang-orang di sekitar mereka yang tidak mengetahui bahwa kalian sedang ada masalah dalam percintaan.

Apalagi kalau kalian memutuskan untuk terbuka tentang hubungan kalian. Apapun yang terjadi dengan hubungan kalian, apabila ada satu orang saja yang tahu, dengan cepat kabar itu akan terdengar di seluruh kantor. Sudah siap untuk menjadi 'terkenal', RulaWoman?

Lingkungan Pergaulan Menjadi Sempit

Photo credit: shutterstock.com

Ketika pacarmu tidak bekerja di kantor yang sama denganmu, kamu termotivasi untuk memiliki aktivitas lain diluar kantor, seperti komunitas hobi, menjadi relawan, atau sekadar nongkrong dengan teman lama. Akan tetapi, jika pacarmu teman sekantor, kamu akan menjadi malas untuk bergaul. Waktumu akan habis untuk si dia. Berangkat-pulang pun bisa jadi dengan sang pacar. Tiba-tiba saja, kamu akan merasa tidak memiliki teman-teman lain.

(+) PLUS

Selalu Ada Orang yang Menyemangatimu

sumber: tumblr.com

Kadang kamu menghadapi berbagai tuntutan yang berat dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. Ketika kamu dimarahi bos, berdebat dengan rekan kerja yang menyebalkan, 'disemprot' klien; jika kamu punya kekasih teman sekantor, dia akan langsung menghiburmu. Dia pun memahami pekerjaan dan duniamu sehingga dia akan jadi lebih pengertian atas segala hal yang kamu alami. Dengan demikian, kalian akan relatif lebih jarang bertengkar tentang pekerjaan.

Gampang Membuat Janji untuk Berkencan

Photo credit: exbackin30days

Sementara sahabatmu harus menunggu weekend untuk bisa berkencan, kamu dan kekasih bertemu setiap hari. Jika rindu tiba-tiba datang, kamu tinggal berjalan ke kubikelnya. Kalau kalian ingin makan malam atau nonton film, kalian bisa melakukannya pada hari kerja selama belum lelah. Akhir pekan bisa kalian maksimalkan untuk aktivitas pribadi atau waktu bersama keluarga.

Mudah Akrab dengan Teman-temannya

Photo credit: Chicagoinno

Pernahkah kamu mendengar lelaki yang berkata pada kekasihnya, "kamu pilih aku atau teman-temanmu?" Atau sebaliknya, kamu yang mengatakannya kepada kekasihmu? Hal ini tidak akan terjadi kalau kamu berpacaran dengan teman sekantor. Berhubung kalian satu kantor, otomatis teman-temannya adalah teman-temanmu juga, kan? Akan lebih mudah untuk kalian bepergian ramai-ramai karena semuanya saling mengenal.

Tidak Perlu Sering Kepo Tentangnya

Photo credit: suara.com

Jika kekasihmu berasal dari lingkungan yang tidak sama denganmu, mungkin kamu akan mudah waswas dengan kemungkinan dia berselingkuh. Memata-matai dan terlalu kepo hanya akan membuatnya tidak nyaman dan merasa jengkel kepadamu. Akan tetapi, jika kalian berada di satu tempat kerja dengan teman-temannya yang juga mengenal baik dirimu, kamu bisa ;memata-matainya' sepanjang hari tanpa membuatnya merasa diawasi. Namun, kamu pun juga mengalami hal yang sama lho. Teman-temanmu juga bisa menjadi menjadi 'corong' untuknya atas apa yang kamu lakukan sepanjang hari.

Setelah membaca pertimbangan-pertimbangan di atas, apakah RulaWoman tetap berniat menjadikan rekan kerja sebagai kekasih? Atau berpikir ulang dan menolaknya dengan hati-hati? Semua keputusan ada di tanganmu, RulaWoman. Bagaimanapun kalau kamu memang menyukainya tidak ada salahnya untuk menerimanya. Toh, segala risiko akan kalian hadapi bersama. Bukankah jodoh tidak bisa kita terka akan datang darimana? Jika memang kamu yakin kepadanya segera beri lampu hijau supaya si dia tidak kebingungan, RulaWoman.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ingin Pacaran dengan Rekan Kerja Sekantor? Baca Dulu Plus Minusnya Sebelum Kamu Memutuskan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rosemerry F | @merryfatma

dreamcatcher, booklover, selotraveler, author of #DearSister novel

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar