1.2K
Mandiri dan mapan, seolah menjadi cita-cita mahasiswa yang akan lulus. Tak heran event job fair selalu ramai pengunjung. Mereka berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang fantastis. Meski demikian, benarkah gaji tinggi menjadi jaminan seseorang bisa kaya?

Banyak orang bergaji besar tapi tak kunjung kaya. Fakta tersebut menunjukkan kalau besarnya pendapatan bukan jaminan seseorang bisa hidup dengan makmur. Makmur yang dimaksud di sini adalah 'benar-benar' makmur ya, RulaWoman, bukan sekadar entitlement atau kepura-puraan. Berikut 5 langkah sederhana yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa segera kaya di usia muda.

1. Keinginan memang perlu untuk dipuaskan, tapi 'alarm' kamu tetap harus jalan

Berniat membeli lipstik baru, tapi lipstik lama masih berderet rapi.

Setiap manusia memiliki keinginan dan sudah jadi naluri untuk memenuhi keinginan tersebut agar bisa terlaksana. Namun faktanya keinginan itu tak pernah ada habisnya. Kamu lah yang harus bisa mengendalikan diri.

2. Kalau pengeluaranmu lebih besar dari pengeluaran, sampai kapanpun kamu tidak akan kaya

photo credit: Choose Wisely
Kaya bukan hanya berkecukupan, tapi berlimpah. Bagaimana bisa kaya kalau sisa uang bulanan tak ada?

Besar pasak daripada tiang. Bukan hanya tidak bisa kaya, tapi hidupmu juga tidak akan tenang. Mengapa? Karena saldo kamu akan selalu minus, lebih parah lagi kalau kamu terlibat urusan dengan debt collector.

3. Saat penghasilanmu meningkat, bukan berarti lifestyle kamu juga langsung meningkat

Kesalahan yang banyak dilakukan orang adalah terlalu terburu-buru meng-upgrade lifestyle saat income meningkat. Sayangnya peningkatan cost untuk lifestyle lebih besar dibandingkan dengan peningkatan income itu sendiri. Kalau sudah begitu, jangankan untuk menambah aset atau berinvestasi, alokasi untuk tabungan saja pasti berkurang.

4. Berutang memang terlihat menggoda, tapi jangan lupa utang harus tetap kamu bayar kemudian

photo credit: Focus on the Family
Jika memang terpaksa berutang, berutanglah untuk hal produktif, bukan konsumtif.

Berutang untuk hal konsumtif hanya akan menambah beban keuanganmu di kemudian hari karena ada cicilan alias kewajiban bulanan yang nantinya harus kamu bayar. Padahal kalau sedikit bisa lebih mengendalikan diri, uang untuk membayar cicilan utang bisa kamu alokasikan untuk berinvestasi, RulaWoman. Kalau kamu mau berutang, gunakan utang tersebut untuk hal produktif yang nantinya dapat menghasilkan keuntungan, sehingga aset yang kamu punya bisa membiayai dirinya sendiri. Sebagai contoh kamu bisa berutang untuk membeli rumah, di mana dalam beberapa tahun mendatang rumah tersebut bisa membiayai dirinya sendiri dari hasil sewa.

5. Hidup itu penuh dengan kejutan, jadi kamu harus selalu siap dengan berbagai kemungkinan yang terjadi

Pernah mendengar cerita orang kaya yang hartanya ludes untuk biaya berobat?

Hidup itu dipenuhi ketidakpastian. Untuk itu kamu harus selalu siap sedia dengan dana cadangan, tabungan, dan asuransi kesehatan yang bisa kamu gunakan jika terjadi keadaan darurat. Sisihkan minimal 10% dari penghasilanmu dalam pos dana darurat.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jadi Kaya di Usia Muda? Bisa! Ini 5 Langkah Mudahnya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar