57
Banyak yang beranggapan bahwa asuransi dan dana darurat fungsinya sama. Padahal meski sama-sama digunakan saat tertimpa “musibah”, kamu tetap perlu menyediakan dana darurat meski kamu sudah memiliki asuransi.
photo credit: Penny Bros

Hidup adalah sebuah kejutan dan masa depan tak dapat diterka. Jalan hidup yang tak selalu mulus mendatangkan kemungkinan terjadinya musibah serta kondisi yang tidak menguntungkan. Kenyataanya, kondisi tersebut selalu berkaitan dengan keuangan yang serba mendesak. Dan tindakan yang bisa RulaWoman lakukan adalah dengan mempersiapkan dana darurat. Banyak yang beranggapan bahwa asuransi dan dana darurat fungsinya sama.

Padahal meski sama-sama digunakan saat tertimpa “musibah”, kamu tetap perlu menyediakan dana darurat meski kamu sudah memiliki asuransi. Berikut 9 alasannya, RulaWoman.

1. Dana darurat itu mudah dicairkan, tanpa proses klaim dan bisa sewaktu-waktu saat kamu memerlukannya

photo credit: everydollar

Karena akan digunakan pada saat darurat, maka dana darurat harus punya nilai tetap dan bisa diambil kapanpun kamu memerlukannya. Untuk itu, sebaiknya RulaWoman meletakkan dana darurat pada rekening tabungan yang bisa kamu akses dengan mudah, bukan pada saham, reksadana, atau instrumen investasi lainnya, yang nilainya bersifat fluktuatif.

2. Tidak ada seorangpun yang mau sakit, disinilah kamu perlu dana darurat karena kamu tidak tahu dimana kamu akan sakit

Asuransi kesehatan memang akan meng-cover biaya pengobatan kamu, mulai dari rawat jalan, rawat inap, atau bahkan hingga tindakan khusus seperti operasi. Faktanya, RulaWoman tidak akan pernah tahu dimana kamu akan sakit. Yang menjadi masalah adalah rumah sakit tempat berobat tidak bekerja sama dengan asuransi yang kamu miliki. Dengan demikian, kamu perlu uang cash untuk membayar biaya pengobatan kamu terlebih dahulu, sebelum nantinya akan di-reimburse ke pihak asuransi. Uang cash inilah yang bisa kamu dapatkan dari dana darurat.

3. Bencana alam datang diluar kendali manusia

photo credit: The Weather Channel

Tidak ada seorangpun yang tahu kapan bencana alam akan terjadi. Dan ketika kejadian tersebut menimpa, kerusakan material dan non material mengharuskan seseorang merogoh kocek lebih dalam, dan tentu hal ini di luar budget yang direncanakan.

4. Asuransi memang meng-cover saat kamu sakit, tapi tidak saat kamu kehilangan pekerjaan

Kamu perlu punya asuransi untuk "membiayai" pengeluaran untuk berobat, yang jumlahnya sulit diprediksi, karena bergantung pada sakit yang dialami. Meskipun demikian, asuransi tidak menyediakan "uang cadangan" saat kamu kehilangan mata pencaharian, justru kamu harus tetap membayar biaya hidup, tagihan, dan juga premi asuransi agar manfaatnya bisa kamu dapatkan. Di sinilah kamu perlu dana darurat, ibarat sekoci penyelamat ketika kapal kamu mulai karam.

5. Investasi akan membuat kamu kaya, dan kamu perlu melindunginya dengan dana darurat

Menyimpan uang pada instrumen investasi akan membuat uang kamu beranak-pinak. Agar tujuan investasi kamu tidak terganggu di tengah jalan karena kebutuhan tak terduga, kamu perlu adanya dana darurat. Dengan uang "cadangan" yang kamu miliki, maka RulaWoman tidak perlu menjual aset yang kamu miliki.

6. Tiap orang ingin standard hidupnya naik, bukan sebaliknya

Tiap orang bekerja agar standard hidupnya naik. Dan salah satu kecenderungan manusia adalah menurunkan standard hidup yang sudah ada. Penurunan standard hidup mau tidak mau harus dilakukan saat terjadi kesulitan finansial. Dan ketika kamu punya dana darurat dalam jumlah cukup, kamu tidak perlu menurunkan standard hidup yang ada saat ini.

7. Mayoritas penyakit atau masalah dalam hubungan disebabkan karena masalah finansial

photo credit: Momtastic

Sebagian besar perceraian terjadi karena masalah finansial, demikian juga dengan sakit penyakit. Tingginya biaya pengobatan membuat orang "menyerah" terlebih dulu sebelum mereka sempat berjuang demi kesembuhan. Dengan mendisiplinkan diri menyisihkan uang bulanan untuk dana darurat, maka kamu akan punya cadangan yang "cukup".

8. Asuransi punya limit tertentu yang bisa diklaim dan tidak semua penyakit ditanggung oleh pihak asuransi

Tidak semua penyakit ditanggung oleh asuransi dan ada limit tertentu yang disepakati pada saat kamu membeli produk asuransi. Di sinilah kamu perlu uang dalam jumlah tidak sedikit untuk membiayai kebutuhan "mendesak". Mayoritas orang menyelesaikan permasalahan ini dengan berhutang atau menggalang dana. Kalau kamu punya pilihan, mana alternatif solusi yang kamu ambil, RulaWoman?

9. Sebagai makhluk sosial, tentu kamu akan lebih bahagia saat kamu bisa membantu orang lain keluar dari kesulitan

Sebagai manusia tentu kamu dan saya ingin berguna bagi orang lain. Salah satu caranya adalah membantu mereka keluar dari kesulitan. Apapun kesulitan yang dialami, misal putus sekolah, keterbatasan akses pendidikan, atau permasalahan lain yang berujung pada kesulitan finansial. Dengan dana darurat kamu bisa mengalokasikannya untuk membantu mereka yang terdesak. Dan besaran dana darurat idealnya 6-12 kali jumlah pengeluaran bulanan kamu.

Bagaimana RulaWoman? Apakah kamu sudah siap dengan dana daruratmu?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jangan Anggap Enteng, Inilah 9 Alasan Kenapa Kamu Butuh Menyediakan Dana Darurat Walau Kamu Sudah Memiliki Asuransi". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar