496
Kamu pecinta salmon setidaknya harus mengetahui 4 hal berikut ini.

Semahal-mahalnya ikan salmon, peminatnya selalu ada. Baik itu dalam bentuk irisan tipis seperti pada sushi ataupun dibeli dalam bentuk fillet di pasar dan supermarket. Manfaat ikan salmon terkenal beragam karena ikan ini merupakan protein berkualitas tinggi. Selain itu ikan salmon juga kaya akan vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh.

Setidaknya ada lima manfaat mengonsumsi ikan salmon yang dapat kamu simak di bawah ini RulaWoman.

1. Baik untuk kesehatan jantung

Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk kesehatan jantung. Fungsi asam lemak ini adalah menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah. Selain itu juga baik dalam membantu menurunkan risiko stroke dan gagal jantung serta mengurangi pembekuan darah.

2. Menunjang perkembangan otak

Ikan salmon bermanfaat untuk membantu perkembangan otak anak dan berguna bagi penderita gangguan pemusatan perhatian (ADHD) berkat kandungan asam lemak omega-3 EFA. Mengonsumsi ikan salmon bisa membantu mengurangi gejala gangguan tersebut.

3. Baik untuk menjaga kelembaban kulit dan rambut

Pernah nggak sih kamu merasa rambut dan kulit kamu kering atau kusam ketika menjalani diet rendah lemak? Seringkali diet yang kurang seimbang seperti itu akan mengakibatkan kulit dan rambut kekurangan lemak. Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam salmon membantu memenuhi kebutuhan lemak tubuh sehingga kulit tidak kusan dan rambut tetap sehat berkilau.

4. Berperan dalam Kesehatan Tulang

Kalau kamu selama ini hanya mengenal matahari untuk membantu tubuh mensintesis vitamin D maka kamu juga harus tahu kalau vitamin D dapat diperoleh dari mengonsumsi makanan dan suplemen. Ikan salmon merupakan sumber vitamin D yang sangat dan berperan bagi peningkatan kesehatan tulang.

5. Mengurangi Depresi

Ternyata asam lemak omega-3 dalam ikan salmon juga diprediksi mampu meredakan depresi. Hal ini dapat terjadi jika penderita depresi mengonsumsi ikan salmon bersamaan dengan obat antidepresan yang diresepkan oleh dokter. Ikan salmon juga baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil untuk menurunkan risiko depresi pasca kehamilan.

Ikan salmon memang memiliki banyak manfaatnya ya RulaWoman, akan tetapi kamu harus berhati-hati dalam pengolahan dan proses masaknya. Salah satunya adalah risiko terinfeksi cacing parasit terutama yang gemar memakan ikan salmon mentah. Memasak ikan salmon dengan matang juga belum tentu menjadi jawaban dan menjamin kualitas rasanya. Berikut ini ada beberapa kesalahan yang perlu kamu perhatikan ketika memasak ikan salmon agar kamu tetap dapat menikmati ikan salmon dengan nikmat.

1. Mengabaikan tulangnya

Ketika mengonsumsi ikan salmon, masalah utama yang sering terjadia adalah masih adanya pin bones yang tertinggal. Pin bones adalah tulang belulang yang panjang ditemukan di tengah fillet ikan seperti fillet salmon. Kalau kamu mencabutnya begitu saja, permukaan daging salmon bisa sobek dan tidak enak dipandang lagi. Gunakan penjepit tulang ikan dan tarik secara hati-hati searah dengan tulang dalam daging ikan.

2. Melepaskan kulit ikan

photo credit: pixabay.com

Kulit ikan salmon memberikan rasa enak ketika mengonsumsinya. Apalagi kalau kamu mengolahnya dengan cara dipanggang maka kulitnya akan menjadi krispi. Lain cerita kalau kamu ikan merebus ikan salmon, kamu merebus fillet ikan salmon.

3. Merebus ikan dalam air mendidih

photo credit: pixabay.com

Kesalahan lainnya yang cukup sering terjadi adalah merebus ikan salmon di air rebusan tanpa dibumbui. Kamu akan melewatkan kesempatan untuk menambahkan rasa pada ikan tersebut. Setidaknya kamu menambahkan perasan air lemon dan bawang putih. Untuk cita rasa yang lebih baik lagi, kamu bisa merebus salmon di dry white wine.

4. Membeli salmon yang kualitasnya kurang

photo credit: pixabay.com

Untuk mengecek ikan salmon yang baik adalah melalui warna, tekstur, dan aromanya. Warna daging ikan salmon segar berkualitas baik adalah yang berwarna merah mudah cerah dan tidak pucat. Potongan dagingnya terlihat garis-garis putih. Tekstur dagingnya haruslah lunak tetapi tidak hancur ketika dipegang. Untuk membedakannya, kamu bisa menyentuh dan menekan bagian dagingnya. Jika salmon keras, berarti salmon sudah tidak berkualitas baik. Kalau dari segi aroma, aroma ikan salmon tidak terlalu amis. Kalau sudah amis berarti ikan salmon itu sudah tidak bagus.

Semoga bermanfaat, RulaWoman.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jarang Diketahui! Inilah 4 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Memasak Ikan Salmon". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jane Melissa | @janemelissa

Interested with food, traveling, design, comedy-romance, and my "Y"

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar