775
Sesekali sah-sah saja melakukan terapi belanja. Tapi jika terus-menerus dilakukan tentu akan membuat kantong kamu jauh dari aman.
photo credit:Digital Brainiac

Terapi belanja merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh banyak orang, terutama kaum perempuan. Seolah jadi obat kilat saat tertekan atau stres, belanja dianggap mampu mengubah suasana hati menjadi lebih baik dalam sekejap. Masalahnya dalam kondisi mood yang buruk , kamu punya kecenderungan untuk kehilangan kontrol dalam membelanjakan uang. Kamu pun cenderung membeli barang-barang yang sebenarnya kurang penting, bukan barang yang kamu butuhkan. RulaWoman, lakukan 5 hal berikut agar kantongmu tak jebol terus-menerus.

1. Ganti bentuk terapi kamu

RulaWoman, banyak hal lain yang lebih menyenangkan, yang bisa kamu lakukan selain berbelanja, terutama saat kamu memerlukan “pelampiasan” untuk mengembalikan mood kamu yang turun drastis. Curhat ke orang yang tepat, menonton film, membaca buku, atau berolahraga juga bisa memperbaiki mood RulaWoman.

2. Blok semua situs belanja di komputer kamu

photo credit:Inside Retail Asia
ion>

Di tengah kemajuan teknologi seperti sekarang ini, kegiatan belanja tentu sangat mudah dilakukan. Hanya dengan berbekal aplikasi pada smartphone atau membuka situs belanja, barang yang kamu inginkan bisa sampai ke tanganmu dalam hitungan jam. Untuk menyiasatinya, kamu bisa memblokir semua situs belanja di komputer dan meng-uninstall aplikasi belanja online di smartphone kamu.

Mengubah kebiasaan memang tak mudah, butuh waktu.

3. Hindari belanja bersama

photo credit:How to Find Your Beautiful Clothes

Dalam kegiatan belanja bersama, kamu punya kecenderungan untuk minta “pendapat” mengenai barang yang kamu beli. Celakanya, kamu justru akan mendapatkan dukungan untuk berbelanja lebih, diluar yang direncanakan. Akibatnya anggaran lain pun terpakai untuk belanja.

4. Kenali “bentuk” terapi belanja kamu

Ketagihan belanja punya berbagai macam bentuk. Dengan memahami motivasi kamu berbelanja, maka mencari solusi pun akan jauh lebih mudah, karena akar masalah sudah diketahui. Berikut berbagai bentuk terapi belanja:

- Pembeli yang terdorong belanja karena emosional

- Trophy shopaholic yang terus-menerus memburu barang sempurna

- Pembeli yang mencari barang yang diobral

- Pembeli yang terjebak dalam siklus membeli barang baru secara terus-menerus

- Kolektor barang tertentu, yang membeli untuk mendapatkan kepuasan

5. Pahami bahwa rasa aman yang kamu dapat itu semu

photo credit:TechnologyEnd

Pahami dan tanamkan dalam benakmu jika rasa aman yang kamu dapatkan bersifat semu. Kesenangan membelanjakan uang atau mendapatkan barang baru hanya bertahan sementara. Dengan memiliki pemahaman tersebut, kamu juga bisa mengalihkan uangmu untuk membeli “pengalaman”, berlibur misalnya.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kamu Suka Terapi Belanja? Lakukan 5 Hal Berikut Agar Kantong Kamu Tak Jebol Terus-Menerus". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar