1.6K
Banyak perempuan takut berinvestasi di pasar modal. Salah alasannya adalah takut uangnya hilang. Padahal kenyatannya, berinvestasi di pasar modal itu mudah dan murah, asal kamu tahu caranya!
photo credit: dok.pribadi

Menabung menjadi pilihan yang dianggap “aman” buat sebagian besar orang. Padahal kenyataannya, menabung tidak akan membuat RulaWoman menjadi kaya, justru uang kamu akan tergerus oleh inflasi. Dan investasi merupakan cara untuk menyelamatkan uang kamu. Memang ada resiko dan ketidakpastian dalam investasi, terutama saat RulaWoman berkecimpung di pasar modal. Fioney Sofyan, seorang perencana keuangan independen di bidang wealth assets management dan Bunga Mega, founder dari komunitas Cewequat, memaparkan fakta dan mitos seputar dunia saham khusus untukmu RulaWoman.

1. [Mitos] Gaji seorang first jobber harus habis, namanya juga baru kerja, wajar saja

photo credit: US News Money

[Fakta] Seorang first jobber memang belum punya “tanggungan”, tapi bukan berarti kamu bisa menghabiskan seluruh gaji yang kamu punya. Meski merasa gaji kamu belum seberapa, kamu masih tetap bisa menyisihkan uang kamu untuk berinvestasi.

Semakin awal kamu memulai, semakin besar jumlah yang bisa kamu nikmati nantinya.

2. [Mitos] Begitu terima gaji, prioritas utama adalah bayar tagihan

photo credit: SharpHeels

[Fakta] Agar gaji kamu tak sekedar “numpang lewat”, prioritas utama saat terima gaji adalah investasi. Toh, jumlah yang kamu sisihkan tak harus besar. Kamu bisa mulai dari Rp 250.000

Sisihkan bukan sisakan.

3. [Mitos] Investasi di saham butuh dana besar

photo credit: dok.pribadi
RulaWoman, Rp 250.000 yang kamu sisihkan saat ini, dalam waktu 30 tahun bisa jadi Rp 30.000.000.000

[Fakta] Hanya dengan uang Rp 250.000 kamu bisa memiliki saham dari perusahaan ternama. Coba hitung berapa jumlah uang yang kamu habiskan untuk sekedar ngopi cantik dalam sebulan. Kamu memang tak harus menghilangkannya, hanya mengurangi dan menyisihkan uang yang kamu miliki dalam pos investasi. Memang hasilnya tak begitu terlihat saat ini, tapi akan kamu rasakan di masa depan.

4. [Mitos] Investasi di saham jauh lebih beresiko dibandingkan reksadana atau unit link

[Fakta] Investasi di saham, reksadana, dan unit link itu berbeda, baik dari segi pengelolaan, pengalokasian dana, dan juga resiko. Sebagai seorang perencana keuangan di bidang wealth assets management , Fioney Sofyan menganalogikan orang berinvestasi seperti orang membeli sayur.

Berinvestasi di unit link, kamu sama seperti membeli sayur di supermarket. Kenyamanan dan kualitas sudah terjamin, akan tetapi ada harga yang harus kamu bayar untuk “kenyamanan” tersebut. Membeli reksadana ibarat kamu membeli sayur di pasar tradisional. Kamu harus pandai memilih kualitas yang baik dan “menawar” harga. Tentu harga yang kamu dapatkan akan jauh lebih murah dibandingkan dengan di supermarket. Dan investasi di saham sama seperti kamu membeli sayur langsung dari petani. Kamu harus “jeli” memilih petani yang bisa dipercaya dan juga paham betul dengan kualitas sayur yang kamu pilih. Harga yang kamu dapatkan akan jauh lebih murah karena kamu membeli dari tangan pertama. Dan tentu keuntungan yang kamu peroleh akan jauh lebih besar.

High risk, high return. Tingginya resiko bisa diminimalisir dengan kesediaan RulaWoman untuk belajar. Di dunia ini tak ada yang gratis, bukan?

5. [Mitos] Investasi di saham itu perlu waktu, karena kamu harus melihat pergerakan harga saham setiap saat

photo credit: Markets and Money

[Fakta] Untuk investasi di saham, kamu tak harus melakukan trading. Kamu bisa menabung saham, dengan menyisihkan uang yang kamu punya secara rutin. Agar lebih aman, RulaWoman bisa memilih saham dari perusahaan yang bergerak di bidang consumer goods, karena produk tersebut merupakan akan terus dikonsumsi dan tidak terpengaruh oleh kondisi politik suatu negara.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi.

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "[Kartini Expo] Nabung Saham itu Mudah dan Murah! Berikut Mitos dan Fakta yang Perlu Kamu Tahu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar