617
Kamu sudah tahunan tidak bertemu dengannya. Dan tiba-tiba ia muncul kembali dalam hidupmu sebagai kekasih teman dekat kamu yang juga teman sekantor dengan kamu. Menyikapi situasi yang nggak nyaman ini, apakah yang harus kamu lakukan?

Kamu tahu kamu sudah move on, dan menyadari bahwa baik si Dia maupun kamu juga sudah memiliki kehidupannya masing-masing. Kamu bahkan sudah lama nggak kontak dengannya dan sama sekali tidak memikirkannya. Tapi tiba-tiba, sahabat kamu di dunia kerja mendadak mengajak kamu untuk berkenalan dengan pacar barunya, dan jeng-jeeeng..wajahnya nggak hanya kamu kenal, tapi kamu juga punya kenangan bersamanya.

Situasi seperti ini sangat jarang banget terjadi tapi mungkin banget terjadi sama kamu. Kalau hal ini sudah terjadi, apa yang bisa kamu lakukan?

1. Tenang, tersenyum dan diam

photo credit: nypost.com

Jangan pernah terpancing untuk memulai percakapan duluan. Situasi awkward dan nggak nyaman pasti akan langsung terlihat. Tapi bukan berarti kamu harus angkat suara, RulaWoman. Tunggu dulu. Diam saja dulu.

Sahabat kamu di kantor pasti akan menangkap situasi yang nggak banget ini dan barulah ia akan bertanya. Biarkan si mantan pacar kamu yang menjawab. Kamu cukup duduk manis dan bersikap elegan saja melihat situasi ini, dan lihat ke mana arah pembicaraan yang si mantan pacar.

2. Jelaskan seperlunya tanpa terlibat drama

Kalau mantan kamu berbohong, dengan mengatakan kamu hanya teman satu sekolah, atau menunjukkan bahwa ia ingin menyembunyikan fakta kalau kamu adalah mantannya, langsung ambil alih percakapannya dengan berkata jujur pada sahabat kamu di depannya kalau ia adalah mantan pacar kamu waktu SMA atau Kuliah. Selesai!

Nggak usah ada tambahan embel-embel dan berita infotainment apapun lagi. Postur dan gesture tubuh kamu sudah mampu menunjukkan kalau mantan kamu udah nggak ada artinya apa-apa lagi. Jangan lupa tebar senyum ya RulaWoman. Kalau kamu cemberut, sahabat kamu malah mikir kamu masih ada apa-apanya.

Kalau mantan langsung bilang kalau kamu mantannya, langsung samber lanjutan percakapannya denga berkata,"Iya dulu, dan kita sudah putus lama. Tapi itu kan jaman baheula dulu. Sekarang, (nama laki-laki) kan jelas pacarannya sama elu."

Dengan begini kamu menunjukkan konfirmasi kalau kamu sudah ngga ada apa-apa sama sekali dan hubungan yang penting saat ini adalah hubungan sahabat kamu dengan mantan pacar kamu. Titik!

3. Jangan terjebak menjadi intel

photo credit: LitReactor.com

Baik sahabat kamu (terutama ya) maupun mantan pacar kamu, kemudian akan menghubungi kamu untuk bertanya-tanya tentang satu sama lain di belakang mereka. Percayalah RulaWoman, kamu nggak mau terjebak dalam situasi seperti ini. Seolah kamu menjadi mata-mata antara satu sama lainnya.

Kalau kamu atas dasar nggak enak akhirnya menceritakan tentang satu sama lain walaupun dengan niat baik agar hubungan mereka membaik, kamu salah besar. Karena nanti pada saat mereka bertengkar, tebak siapa yang akan selalu dan selalunya dianggap sebagai orang ketiga perusak hubungan mereka.

4. Jangan jadi penengah, jangan juga jadi tempat curhat mereka

Karena tahu kamu pernah dekat dengan kekasihnya, sahabat kamu pasti akan sering curhat ke kamu dan berharap kamu membantunya menengahi konflik yang kemudian ada. Dan mantan kamu mungkin juga akan melakukan hal yang sama, berharap kamu jadi penengah karena kamu mengerti mereka berdua.

Jangan mau ya RulaWoman. Kamu akan terjebak dalam urusan tiada akhir, dan keduanya akan menjadikan kamu tameng mereka dan keduanya juga akan berharap kamu yang menyelesaikan masalah mereka.

Percayalah RulaWoman, masalah kamu juga sudah cukup banyak tanpa harus ditambah dengan drama kisah cinta antara sahabat kamu dengan mantan kekasih kamu. Nggak enak bukan?

5. Tunjukkan batas kamu, kamu hubungan mereka adalah milik mereka dan kamu memiliki dunia kamu sendiri

photo credit: depositphotos.com

Akan ada masanya di mana kamu akan diminta untuk menjadi bagian dalam hidup mereka. Tegaskan kalau kamu nggak mau ikut campur ya RulaWoman. Dan tunjukkan pula kalau dunia kamu adalah dunia kamu dengan sahabat kamu, tanpa dia si mantan. Dan kamu juga sebatas teman dan nggak mau keberadaan kamu dikaitkan dengan mantan.

Memang nggak enak, dan mungkin hubungan kamu malah jadi renggang dengan sahabat kamu. Tapi percayalah RulaWoman. kamu juga nggak mau terjebak dalam drama cinta yang seolah kamu adalah tokoh jahat perusak hubungan orang yang harus dibasmi. Apalagi kalau kamu statusnya masih single. Kalau sudah punya kekasih lain, malah aman.

Jadi, hati-hati ya RulaWoman, dalam menyikapi hubungan seperti ini.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ketika Ternyata Teman Dekat Kamu Pacaran Dengan Mantan Pacar Kamu, Apa Yang Harus Kamu Lakukan?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Maharani Adinata | @RaniAdinata

A genuine Scorpio with the love of music, books, chocolate cake and a cup of tea.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar