384
Jangan sampai Lebaran jadi malah 'lebar-an' ya, RulaWoman!

Tidak terasa Lebaran sudah di depan mata. Dengan berakhirnya bulan Ramadan, umat muslim di seluruh dunia merayakan hari yang penuh kemenangan yaitu Idul Fitri. Banyak kebiasaan yang dilakukan oleh umat Muslim di Indonesia ketika Lebaran, salah satunya adalah mengunjungi rumah kerabat dan teman. Selain untuk bersilahturahim, kita juga disuguhkan berbagai makanan yang biasanya tidak jauh-jauh dari opor ayam dan sambal goreng ati. Tidak lupa kue-kue keringnya seperti nastar dan kastengel. Di malam sebelum Lebaran juga banyak kebiasaan yang kita lakukan sehingga melekat menjadi budaya, seperti takbiran atau memasang kembang api. Tidak diragukan lagi, Hari Raya Idul Fitri adalah hari yang penuh perayaan dan kegembiraan. Tapi tahukah kamu, kebiasaan-kebiasaan yang biasa kamu lakukan di hari Lebaran ini buruk untuk kesehatanmu, loh! Apa saja sih? Yuk, hindari!

1. Makan Terlalu Banyak

Photo Credit: dapurresepmasakan

Tidak bisa dipungkiri lagi, semua orang pasti akan banyak menyantap hidangan yang disuguhkan oleh tuan rumah ketika sedang berkunjung. Dengan banyaknya makanan yang disediakan, kita cenderung makan lebih banyak dari yang seharusnya. Apalagi sudah 30 hari menahan lapar dan haus setiap harinya. Ternyata, kebiasaan untuk makan banyak saat Lebaran ini tidak hanya buruk untuk berat badanmu, tapi juga untuk kesehatanmu!

Pakar kesehatan benar-benar menghimbau untuk tidak kelebihan makan ketika Lebaran. Seorang konsultan diabetes dari Tawam Hospital, Dr. Mazen Askheta, mengatakan bahwa makan makanan-makanan berat ketika Idul Fitri bisa menyebabkan shock untuk sistem tubuh. Tubuh kita sudah terbiasa untuk makan dengan ringan dan sedikit ketika Ramadan, sehingga cenderung lebih ‘kosong’ dibandingkan hari-hari biasanya. Ketika kita banyak makan makanan berat seperti makanan bersantan, berlemak, pedas, atau tinggi gula, maka perut kita akan kaget dan menyebabkan berbagai gangguan seperti gastroesophageal reflux, yakni pengaliran balik dari asam lambung ke dalam esophagus, yang dapat menyebabkan sesak dan bahkan muntah-muntah ketika kita tidak memberikan waktu dan ruang bagi perut kita untuk mencerna.

Pasti nggak enak dong ya, lagi Lebaran yang harusnya bersenang-senang tapi malah sakit perut terus muntah-muntah. Maka dari itu, hati-hati ya makannya, RulaWoman!

2. Banyak Makan Makanan Manis

Photo Credit: zumi

Dengan banyaknya kue-kue enak yang disediakan membuat kita seringkali tanpa sadar ngemilin terus. Direktur dari Dubai Health Authority’s Diabetes Center, Dr. Hamed Farooqi, mengatakan bahwa banyak mengonsumsi makanan manis dalam jangka waktu sebentar bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat, yang bisa berujung pada perendahan darah yang tidak lancar dan dehidrasi. Konsumsi gula yang tinggi juga bisa menjadi penyebab penyakit jantung, terutama bagi penderita diabetes. Untuk itu, jangan berlebihan makan kuenya ya! Segala sesuatu yang berlebihan nggak baik, bukan?

3. Kurang Tidur

Photo Credit: metrouk2

Sebuah kebiasaan yang sudah menjadi budaya orang Indonesia adalah melakukan malam takbiran. Biasanya orang-orang akan keliling untuk bertakbir sampai larut malam, memasang kembang api, berpesta, hingga akhirnya tidak tidur semalaman. Nah, ini yang suka jadi kebiasaan buruk kita. Berpesta hingga larut malam dan tidak tidur padahal besok harus menjalankan shalat Ied dan berkunjung ke rumah kerabat. Hal ini dapat menyebabkan vertigo, migrain, dan bahkan diabetes. Beberapa orang juga sudah terbiasa tidur malam dan bangun siang ketika Ramadan, sehingga kebiasaan ini terbawa hingga akhir. Ini buruk untuk kesehatan dan kecantikanmu loh, RulaWoman. Mumpung masih ada beberapa hari sebelum Lebaran, yuk mulai perbaiki pola tidurmu!

4. Malas-malasan

Photo Credit: humaneeducation

Ketika bulan Ramadan, kebanyakan orang akan menghentikan kebiasaan olahraga mereka untuk sementara. Terkadang hal ini suka terbawa sampai setelah Ramadan. Orang-orang akan malas-malasan dan duduk di sofa sepanjang harian. Sudah banyak makan, malas-malasan pula. Sebaiknya kamu tetap beraktivitas dan produktif saat Lebaran dengan olahraga ringan dan jangan terlalu banyak konsumsi junkfood. Jangan sampai kebiasaan malas-malasan ini terbawa sampai masuk kerja atau kuliah nanti, RulaWoman!

5. Merokok

Photo Credit: Pexels

Sebulan penuh harus tahan tidak merokok. Pas Lebaran jadi pelampiasan deh. Banyak perokok yang 'kambuh' padahal Ramadan bisa mengendalikan. Jika kamu, atau keluargamu ada yang merokok, mending coba biasakan untuk tidak merokok di hari Lebaran. Bayangkan kamu sudah bisa berhenti merokok selama sebulan, kenapa tidak dilanjutkan? Merokok bukan hanya buruk untuk perokoknya saja, namun juga orang-orang di sekitarnya.

BACA JUGA


Mudik Saat Lebaran? Ini 5 Tips Cerdas Agar Kantong Tak Jebol Usai Lebaran

Mudik Saat Lebaran? Ini 5 Tips Cerdas Agar Kantong Tak Jebol Usai Lebaran

Sebagian besar warga ibukota berbondong-bondong meninggalkan ibukota menuju kampung halaman untuk bersilaturahmi. Fenomena yang sering ...

Read more..

Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah, melawan segala nafsu, maksiat dan kebiasaan buruk yang biasa kita lakukan. Kebiasaan baik selama bulan Ramadan seperti makan teratur dan tidak merokok, jangan ditinggalkan begitu saja ketika Lebaran! Hindarilah kebiasaan-kebiasaan buruk yang sedari dulu sering kita lakukan ketika Hari Raya, agar tubuhmu tetap sehat dan lanjutkan terus kebiasaan-kebiasaan baiknya. Jangan lupa juga terus lanjutkan kebiasaan baikmu dalam beribadah, RulaWoman! Selamat Lebaran!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Lebaran Sudah Dekat! Ayo, RulaWoman! Hindari Kebiasaan di Hari Raya yang Buruk Bagi Kesehatan!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Khansa Nadhifa | @khansanadhifa

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar