2.9K
Nggak bisa dipungkiri bahwa perkara uang atau utang bisa jadi hal yang sangat sensitif, Rulawoman. Karena uang dan utang, sebuah hubungan bisa di ambang kehancuran. Konflik yang timbul akibat uang dan utang bisa membuat hubungan yang awalnya baik menjadi renggang. Di sini kamu memang dituntut untuk berpikir lebih bijak dan dewasa.

Rulawoman, kamu pernah mengalami situasi sulit ini nggak, seorang teman atau sahabat baikmu terpaksa meminjam uang untuk kebutuhan yang sangat mendesak. Pada saat itu sudah nggak ada jalan keluar lagi kecuali meminjam uang darimu. Sebagai sahabat yang baik, wajar bila kamu meminjamkan dan memercayai akan segera dilunasi sesuai apa yang dijanjikannya. Solusinya pun nggak mudah. Salah ucap sepatah kata maka akan mengakibatkan retaknya hubungan pertemanan. Ketika kamu terjebak ke dalam situasi seperti itu, coba deh 8 strategi berikut ini, agar semua berujung pada kebaikan :

1. Ingatkan Secara Halus

Sebisa mungkin berpikirlah positif ya, Rulawoman. Mungkin dia memang sedang sibuk dengan kehidupan dan permasalahan-permasalahan baru. Kadang dengan mengingatkan dia saja sudah cukup membangkitkan komitmennya untuk melunasi utang. Coba temui dia. Jika teman atau sahabat punya selera humor yang baik, tagih dengan cara bercanda deh. Humor bisa meringankan perasaan. Pastikan untuk menjelaskan, kamu benar-benar perlu uang itu.

2. Tawarkan Bantuan Untuk Menganalisa Kondisi Keuangan

Bantulah sahabatmu untuk mengkaji keuangannya jika dia bersedia. Jika dia nggak bisa mengelola uangnya dengan baik, sarankan dia membuat anggaran atau bantu buatkan, Rulawoman. Dengan cara ini kamu sama-sama bisa melihat seberapa besar dia bisa membayar utangnya setiap bulan. Sarankan sistem anggaran amplop jika tampaknya dia sulit mematuhi anggaran.

3. Tawarkan “Sistem Barter”

Jika tampaknya dia memang nggak akan pernah punya cukup uang, pertimbangkan pendekatan ini ya, Rulawoman. Misalnya minta dia mengerjakan sejumlah pekerjaan khusus di rumahmu atau jika kamu punya bisnis atau usaha, minta dia untuk membantumu.

4. Minta Jaminan

Jika sahabatmu benar-benar ingin membayar, tapi kurang disiplin untuk melakukannya, minta jaminan saja, Rulawoman. Pilih sesuatu yang berarti untuknya misalnya TV, tablet atau barang lainnya. Kamu nggak akan mengembalikan barang itu sampai dia melunasi utangnya. Cara ini memberi dia insentif untuk bayar utang lebih cepat dan sebagai bukti niatnya yang tulus untuk menepati janjinya.

5. Usulkan Jadwal Pembayaran

Apabila teman atau sahabatmu ingin bayar tapi uangnya nggak cukup untuk melunasi utangnya secara sekaligus, usulkan jadwal pembayaran, Rulawoman. Duduk bersama, jelaskan cara dan ketentuan pembayaran. Misalnya dibayar dalam berapa kali dan jumlah per kali pembayaran. Batas waktu pembayaran yang jelas akan mempermudah sahabatmu sehingga bisa melunasi utangnya.

6. Garage Sale

Jika saabatmu belum bisa bayar juga, tanya apakah dia bisa menyumbangkan barang-barangnya untuk “Garage Sale”. Ketentuannya, misal, dari hasil penjualan kamu mendapatkan seluruh keuntungan, dan dia akan dibebaskan dari utangnya. Akan paling baik jika ada kesepakatan dulu, lalu tentukan harga dan jual barang-barang tersebut sehingga kamu nggak merasa keuanganmu terkuras.

7. Biarkan Dia Melakukan Sesuka Hati

Buat kamu yang memiliki sabar yang luar biasa, nggak ada salahnya untuk membiarkan dia melakukan apa yang dia mau. Terserah dia mau melakukan apa. Kalau dia memang punya rasa malu atau perasaan, nanti juga bakal sadar sendiri. Toh, kamu nggak ada niat jahat sama dia kan, Rulawoman.

8. Ikhlaskan Saja

Jika utang yang belum dilunasi ini nggak akan menghancurkan hidupmu, pertimbangkan untuk direlakan sebagai pemberian atau hadiah. Mungkin kamu akan merasa senang dan bisa move on. Memberi itu baik untuk jiwa dan membuatmu menjadi pengelola yang baik dari uangmu, Rulawoman.

Nggak bisa dipungkiri bahwa perkara uang atau utang bisa jadi hal yang sangat sensitif, Rulawoman. Karena uang dan utang, sebuah hubungan bisa di ambang kehancuran. Konflik yang timbul akibat uang dan utang bisa membuat hubungan yang awalnya baik menjadi renggang. Di sini kamu memang dituntut untuk berpikir lebih bijak dan dewasa. Dan menjaga komunikasi yang baik tetap jadi kunci utama untuk menjaga sebuah hubungan, terlepas dari adanya utang atau perkara yang melibatkan uang. Jangan lupa untuk mendoakannya agar dimudahkan segala urusannya dan bisa melunasi utang darimu, Sebagian orang bijak menyarankan, berikan sejumlah uang sesuai kemampuanmu. Jangan anggap itu utang, tapi pemberian atau hadiah. Share di kolom komentar jika kamu punya pengalaman yang sama.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Lelah Menagih Utang Sahabat? Ikuti 8 Strategi Ini Agar Dia Menyadarinya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Indy Sumaryo | @indysumaryo577

Writing to spread positivity I Feel free for asking and sharing to indy.sumaryo@gmail.com I Like my fan page https://www.facebook.com/indysumaryofanpage I visit my blog at https://indysumaryo.wordpress.com

Bagaimana menurutmu?