1.2K

Pernikahan merupakan hari yang dinanti-nantikan dua orang yang saling mencintai untuk mengikat sebuah janji suci dan komitmen membina rumah tangga. Namun ternyata pernikahan tidak hanya menjadi sesuatu yang indah-indah saja. Banyak lho, calon pengantin yang stress menjelang hari pernikahan mereka karena tuntutan untuk menjadi sempurna di hari pernikahan kelak. Hmm, padahal hari pernikahan tidak harus kamu hadapi sendirian, RulaWoman. Tetapi jika interaksimu dengan orang-orang di sekitarmu justru malah bikin konflik, harus bagaimana mengatasinya ya?

1. Konflik dengan pasangan

Hal ini wajar untuk berkonflik dengan pasangan menjelang hari pernikahan kalian. Kamu sebagai calon pengantin wanita tentu menginginkan pernikahan impianmu terwujud di hari bahagia kalian. Eh, ternyata calon pengantin pria tidak memahami keinginanmu itu, padahal keinginan itu sudah ada bahkan sejak sebelum bertemu dengannya.

Kalau sudah begitu, hal yang bisa kamu lakukan adalah memahami keinginannya. Mungkin saja kekasihmu juga memilki keinginan-keinginan kecil untuk terwujud di hari pernikahan kalian. Atau mungkin keinginanmu terlampau mewah, padahal kalian sudah memutuskan bahwa biaya pernikahan ditanggung berdua, sehingga kalian harus berhemat dalam menyelenggarakan pesta. Berdiskusi berdua dengannya untuk membuat rancangan pernikahan kalian yang sesuai keinginanmu namun juga sesuai dengan budget yang telah disediaan. Coba berikan pemahaman pada kekasihmu bahwa ada beberapa hal penting yang kamu inginkan di pesta itu dan mungkin akan memakan biaya, sehingga dia bisa memahami keinginanmu tersebut.

2. Konflik dengan orangtua

Sebagai orangtua tentu ingin yang terbaik untuk anaknya. Di Indonesia kebanyakan pesta pernikahan menjadi sebuah hajat besar bagi orangtua juga. Mereka akan mengundang teman dan kenalannya untuk menghadiri pesta pernikahan kalian. Hal yang mungkin terjadi adalah konsep pernikahan yang kamu inginkan berbeda dengan konsep pernikahan yang orangtuamu ingin. Apalagi kemudian orangtuamu berupaya memaksakan kehendak tentang konsep pernikahan mereka kepadamu. Hal itu membuatmu kesal, mengapa di pesta pernikahanmu sendiri kamu tidak bisa memutuskan keinginanmu? sehingga terjadi konflik antara kamu dengan orangtua.

Sebaiknya kamu lebih bersabar menghadapi mereka. Pikirkan dahulu konsep yang kamu dan pasanganmu setujui untuk kemudian membicarakannya dengan orangtuamu. Apabila mereka menolak mentah-mentah konsepmu, kemukakan alasan mengapa kamu memilih konsep tersebut. Tanyakan apa keinginan orangtuamu dan upayakan untuk bisa memasukkan bagian-bagian penting yang diinginkan orangtuamu ke dalam pernikahan kalian, sehingga semua bisa terakomodir dengan baik.

3. Konflik dengan calon mertua

Terkadang calon mertua juga punya keinginan tersendiri untuk pernikahanmu dan anak mereka. Kamu bisa senang dengan hal tersebut, karena itu artinya mertuamu juga excited dengan pernikahan kalian. Namun jika keinginanmu, orangtuamu dan mertua tidak sejalan bahkan mungkin bertabrakan, hal itu bisa menimbulkan konflik menjelang hari pernikahan.

Hal yang bisa kamu lakukan adalah menanyakan keinginan calon mertua tentang konsep pernikahan yang mereka inginkan. Apabila tidak mungkin dilakukan berbarengan, cobalah untuk memberi opsi, jika konsep pernikahan yang calon mertuamu inginkan bisa dilangsungkan saat acara ngunduh mantu yang biasa dilaksanakan setelah penyelenggaraan pernikahan di keluargamu.

Pesta pernikahan memang menjadi hal yang dinanti, tetapi jangan terlalu memaksakan diri dan menginginkan semuanya serba sempurna. Sebab yang terpenting bukanlah kemewahan sebuah pesta pernikahan, tetapi syukur bahwa pada akhirnya ikatan kamu dan kekasihmu diakui oleh negara dan agama. Selain itu yang terpenting adalah bagaimana kalian akan menghadapi kehidupan sebagai sepasang suami istri usai pesta pernikahan itu nantinya. Setuju gak RulaWoman?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mau Nikah, Malah Banyak Konflik? Yuk Bersikap Positif dengan Konflik yang Timbul Menjelang Pernikahanmu, RulaWoman". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rosemerry F | @merryfatma

dreamcatcher, booklover, selotraveler, author of #DearSister novel

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar