4.8K
Melepaskan orang yang kamu sayang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Apakah setiap buku, artikel atau saran teman-temanmu tentang melepaskan sesuatu atau lebih sering disebut dengan “move on” tidak ada yang berhasil membuatmu melupakannya? Kamu masih kecanduan melihat semua akun media sosial yang dia punya. Kamu masih menangis setiap kali menceritakannya. Kamu masih berharap dia akan datang dan memintamu kembali ke hidupnya. Semuanya masih terlalu menyakitkan dan menyesakkan untukmu. Pada kenyataannya, kamu tidak akan pernah benar-benar bisa melupakannya karena jauh di lubuk hatimu, kamu masih menganggap semua hal yang kamu lakukan dengannya terlalu berharga untuk dilupakan begitu saja. Tidak pernah ada yang mengatakan bahwa melepaskan dia yang kamu sayang itu semudah membalikkan telapak tangan. Tapi kabar baiknya adalah, kamu cukup kuat untuk melaluinya.

Ada 3 hal yang bisa membantu kamu untuk melalui setiap moment kesedihan yang kamu jalani tanpa dirinya.

1. Akuilah kelemahanmu pada dirimu sendiri.

Photo Credit: iStock

Jangan pernah merasa kuat dan bisa melalui semuanya sendirian. Kamu membutuhkan kekuatan yang lebih besar dari dirimu sendiri. Karena jika kamu merasa bisa sendiri kamu akan kelelahan dan akhirnya memilih jalan pintas yang pasti akan kamu sesali di kemudian hari. Ada satu kebohongan yang harus kamu ketahui saat kamu berjuang dalam melepaskan masa lalumu. Kamu akan merasa ada di satu titik di mana hanya pada dia saja kamu bisa bercerita. Hanya dia saja yang mengerti, tidak ada orang lain di dunia ini, hanya dia saja! Kebohongan ini terjadi ketika kamu tidak mengakui kelemahanmu. Kenyataannya adalah dia bukan Tuhan, jika dia bisa mengerti apa yang kamu alami, maka akan ada banyak manusia lain yang mengerti. Kebohongan ini akan membuatmu kembali padanya. Bagus untukmu jika dia masih mencintaimu, tapi jika tidak? Kamu hanya akan menjadi benalu di hidupnya. Akuilah kelemahanmu pada dirimu sendiri dan kamu akan tau bahwa yang kamu butuhkan sesungguhnya bukanlah dia tapi kekuatan yang jauh lebih besar dari dia.

2. Mulai rapikan ruangan kerja atau kamarmu.

Photo Credit: Rumahku

Merapikan ruangan akan membuat kamu belajar tentang barang mana yang harus kamu singkirkan dari ruanganmu, mana yang dipertahankan karena masih kamu gunakan. Akan ada banyak barang yang masih bagus tapi tidak lagi kamu gunakan malah hanya membuat ruangan menjadi sempit dan berantakan. Relakanlah barang-barang itu untuk keluar dari ruanganmu. Kamu bisa langsung membuangnya, memberikannya pada orang lain atau bahkan menjualnya. Ciptakanlah ruangan yang lebih membuatmu bersemangat menyambut hari baru tanpanya. Apalagi ketika kamu melihat hari-harimu menjadi lebih rapi, kamu akan bersyukur telah membuangnya. Sama halnya dengan pindah. Ketika kamu pindah ke suatu tempat baru, tidak mungkin kamu membawa semua barangmu dari tempat lama karena itu hanya akan menyusahkan dirimu. Kamu akan belajar bahwa melepaskan sesuatu memang awalnya tidak mudah, tapi ketika hal itu sudah tidak ada di sekitarmu, kamu akan merelakannya sedikit demi sedikit. Kamu akan menjadi lebih kuat dan bisa membantu orang lain yang mengalami hal yang serupa denganmu.

3. Perhatikan sekelilingmu

Photo Credit: Flickr

Jika kamu berfokus pada dirimu dan kesedihanmu saja, kamu hanya akan menghabiskan energimu. Kamu masih muda, RulaWoman! Masih ada hal yang bisa kamu explore. Masih ada banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan energimu. Mulai perhatikan sekelilingmu. Lihatlah ada banyak orang lain yang setiap hari masih harus berjuang demi mengenyangkan perutnya. Lihatlah ada banyak orang yang perlu dibantu. Berhenti berpikir bahwa kamu orang termenderita di dunia ini, tapi mulailah membantu banyak orang dengan apa yang kamu bisa. Kamu bisa mulai mencari kegiatan sosial yang diadakan di kotamu. Atau mulai memperhatikan sekitarmu, teman-temanmu atau keluargamu. Siapa tau mereka membutuhkan kehadiranmu lebih dari si dia yang meninggalkanmu. Mungkin selama ini kamu hanya berfokus pada satu orang sehingga tidak bisa melihat orang lain yang mencintaimu dengan setulus hati. Tidak memperdulikan keluargamu yang menginginkan kamu ada bersama mereka.

Semuanya memang membutuhkan waktu. Sekarang semuanya tergantung padamu, apakah kamu ingin melaluinya dengan waktu yang singkat atau ingin seumur hidupmu dipakai untuk belajar melepasnya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Melepaskan Dia yang Kamu Sayang Memang Tidak Pernah Mudah, 3 Hal Ini Bisa Membantu Melaluinya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Wesa Theslan Bhadrasana | @wesabhadrasana

an encourager who writes about art, children, food, friendship, love, music and women. instagram: @wesabhadrasana email: wesabhadrasana@gmail.com

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar