3.6K
Standar kecantikan tentunya berbeda di setiap negara. Tapi negara-negara ini punya standar kecantikan yang akan membuatmu kaget!

Cantik buatmu itu apa, sih? Kulit putih? Tinggi semampai? Atau mungkin kamu tidak peduli dengan penampilan luar, yang penting kecantikan dari dalam? Tentunya definisi kecantikan untuk tiap orang, bahkan tiap negara, itu berbeda-beda. Seiring berubahnya zaman pun standar ini juga berubah. Nah, di beberapa negara ini ada standar kecantikan yang bisa membuat orang-orang dari negara lain kaget! Seperti apa, sih?

1. Ohaguro (Jepang)

photo credit: Flickr

Praktik ini sudah tidak lagi dilaksanakan. Pada sekitar tahun 200an, praktik Ohaguro dilakukan para perempuan membuat gigi mereka hitam legam dengan cairan dari cuka dan pengarsipan besi. Gigi hitam dipercaya membuat wanita lebih cantik dan mencegah pembusukan pada gigi. Praktik ini dilakukan sampai abad ke-17 dan lama kelamaan memudar.

2. Kaki Lotus (Cina)

photo credit: Women Small Blog

Praktik yang bisa dibilang cukup mengerikan ini sudah dilarang sejak abad ke 20 karena berbahaya untuk kesehatan serta kurang manusiawi. Pada zaman itu kaki yang benar-benar kecil merupakan simbol kecantikan dan kebangsawanan di Cina. Ketika kecil kaki mereka akan dipatahkan kemudian di balut dengan kain rapat agar tidak bisa tumbuh dan mendapatkan kaki kecil yang dianggap cantik.

3. Tengkorak Panjang (Suku Maya, Kongo dan Peru)

photo credit: Hidden Inca Tours

Suku Maya Kuno percaya ukuran tengkorak menunjukkan status sosial mereka di masyarakat. Mereka akan meletakan kepala anak-anak mereka yang berumur kurang lebih 5 tahun di antara dua papan. Dengan begitu kepala mereka akan tumbuh dengan memanjang ke atas. Praktik ini masih dilakukan di suku-suku Kongo dan Peru.

4. Muka Pucat dan Nadi yang Terlihat (Eropa)

photo credit: Vagabomb

Para bangsawan di Eropa Kuno menganggap kalau kulit pucat merupakan simbol kecantikan dan kebangsawanan. Saking inginnya, mereka akan menggunakan cara seperti memakai lintah atau meminum arsenik agar kulitnya pucat alami. Kebanyakan melakukan praktik ini akan menyebabkan urat nadi mereka terlihat. Bahkan istilah ‘darah biru’ itu berasal dari nadi yang terlihat dari bangsawan-bangsawan ini!

5. Rambut Tipis (Inggris)

photo credit: Arttrav

Di abad ke-14 Inggris, dahi merupakan bagian tercantik dari seorang perempuan. Maka dari itu, para perempuan pada zaman itu berusaha agar dahi mereka terlihat dengan cara mencabuti rambut mereka, menyukur alis, dan lain-lain.

6. Leher Panjang (Suku Kayan, Thailand dan Myanmar)

photo credit: Wikimedia Commons

Ketika seorang perempuan Suku Kayan berumur 4-8 tahun, mereka akan melingkarkan besi di sekitar leher mereka. Mulai dari 5 besi, setiap tahun cincin di leher akan ditambah hingga dewasa. Hal ini akan membuat leher mereka memanjang, dan ini dianggap menarik juga cantik. Sebenarnya leher mereka tidak benar-benar panjang, hanya saja cincin-cincin inilah yang membuatnya terlihat demikian.

7. Yaeba (Jepang)

photo credit: Goin' Japonesque

Kalau gigi kita berantakan dan tidak rapi, lebih baik pasang behel, bukan? Berbeda dengan orang Jepang. Yaeba atau gigi taring yang mencuat ke luar dianggap cantik dan manis bagi mereka. Ini juga merupakan simbol kemudaan. Mereka bahkan tidak segan melakukan operasi untuk mendapatkan gigi seperti ini!

8. Scarification (Suku Karo, Ethiopia)

photo credit: Madivas

Ketika sudah memasuki masa pubertas, laki-laki dan perempuan di suku Karo akan menggores dan memotong permukaan kulit mereka dengan benda tajam dan melumurinya dengan arang setelah itu. Kemudian mereka akan mendapatkan bekas luka berwarna hitam. Mereka membuatnya dengan sedemikian rupa agar membentuk sebuah corak. Menurut mereka hal ini merupakan seni dan dianggap indah. Setiap tahunnya mereka akan menambah corak untuk lebih terlihat cantik dan menarik perhatian lawan jenis.

9. Bibir Melar (Suku Mursi dan Surma, Ethiopia)

photo credit: Wikimedia Commons

Para perempuan di suku ini akan menusuk bibir bagian bawah mereka ketika berumur 13 tahun. Lama kelamaan bibir bawah akan melebar, dan kemudian diganti dengan bongkahan kayu yang lebih besar. Ketika sudah semakin membesar, mereka akan meletakan piringan yang mereka berikan dekorasi sendiri. Diameter dari piringan ini bisa mencapai 30 centimeter! Selain dipercaya bisa mengusir roh jahat, bibir yang melar ini adalah simbol kecantikan dan status yang tinggi.

10. Daun Telinga Panjang (Suku Maasai, Kenya)

photo credit: Brainberries

Sama seperti bibir melar suku Mursi, suku Maasai akan membuat daun telinga mereka melar dan panjang dengan balok kayu atau pemberat. Jika daun telinga mereka sudah panjang maka akan didekorasi dengan anting-anting yang warna-warni dan menarik.

11. Obesitas (Mauritania)

photo credit: Answers Africa

Punya tubuh cantik dan langsing merupakan impian semua perempuan namun tidak di Mauritania. Menurut mereka perempuan yang cantik adalah yang memiliki perut berlipat, stretch marks, dan tubuh yang gempal. Obesitas merupakan simbol dari kekayaan dan status tinggi. Untuk mencapai ini mereka akan dipaksa makan hingga 16.000 kalori per hari dari kecil.

12. Yaping Hullo (Suku Apatani, India)

photo credit: BuzzKenya

Para perempuan suku Apatani malah bermaksud untuk membuat diri mereka tidak cantik dengan menaruh sebuah sumbat besar di hidung mereka yang disebut yaping hullo. Awalnya hal ini dilakukan karena para perempuan suku mereka dikenal sebagai yang tercantik, menyebabkan laki-laki dari suku lain tertarik. Mereka kemudian membuat diri mereka terlihat jelek di mata suku lain, namun untuk laki-laki suku sendiri mereka dianggap cantik.

13. Perban Hidung (Iran)

photo credit: Iran Unveiled

Menurut orang-orang di sana, hidung mereka tidaklah sempurna sehingga mereka harus memperbaiki itu. Operasi hidung bukanlah hal yang jarang di Iran. Bekas perban dari hasil operasi merupakan sebuah kebanggaan bagi mereka. Bahkan ada yang sampai berpura-pura memakai perban walaupun tidak operasi!

14. Otjize (Suku Himba, Namibia)

photo credit: Viaggiatorinelmondo

Definisi kecantikan untuk orang Himba adalah melumuri sekujur tubuh mereka dengan otjize, yaitu semacam campuran tanah liat dengan resin. Campuran ini akan membuat warna kulit mereka menjadi orange kemerahan, yang merupakan simbol dari darah. Menurut kepercayaan mereka darah melambangkan kehidupan. Tidak hanya untuk kecantikan, otjize juga melindungi mereka dari terik sinar matahari.

15. Tato Wajah (Orang Maori, New Zealand)

photo credit: Broadly-Vice

Laki-Laki dan perempuan Maori punya tradisi untuk mentato wajah mereka. Biasanya memang tato laki-laki lebih banyak daripada perempuan. Setiap tato punya maknanya tersendiri dan menggambarkan kekuasaan dari orang tersebut.

Walaupun kita mungkin tidak setuju dengan sebagian dari hal-hal tersebut, bukankah menarik untuk tahu bagaimana budaya dan cara berpikir orang-orang di bagian dunia lain? Kalau kamu bagaimana, RulaWoman? Apa definisi kecantikan buatmu?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menurutmu Cantik Itu Gimana Sih? 15 Negara Ini Punya Standar Kecantikan yang Unik dan Tak Biasa". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Khansa Nadhifa | @khansanadhifa

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar

Eunike Tania Barlian | @eunikeketania

It's such a great article