750
Mati-matian mengejar IPK dengan berbagai cara hingga menghalalkan cara yang negatif sangat tidak dianjurkan karena masih banyak faktor lainnya agar kamu cepat diterima kerja.

Apakah kamu termasuk orang yang mati-matian mengejar IPK tinggi? IPK tinggi memang membuat kamu dilirik oleh perusahaan, tetapi begitu berhadapan langsung dengan pihak pewawancara dan hasilnya tidak memuaskan, maka peluang kamu untuk segera diterima kerja juga menjadi kecil. Buat kamu yang tidak memiliki IPK tinggi tidak perlu sedih dan khawatir karena masih banyak faktor lainnya kok yang bisa membuat kamu cepat diterima kerja.

Pernah mendapat beasiswa

Mendapatkan beasiswa cukup bisa menandakan kalau kamu adalah seseorang yang berprestasi dan bertanggung jawab selama kuliah. Walaupun ada pula yang mendapatkan beasiswa karena keluarga yang kurang mampu namun biasanya dari pihak kampus tidak memberikan begitu saja, ada kesepakatan yang sudah diatur agar tidak sembarang mahasiswa bisa menerima beasiswa jenis ini. Jadi, penerima beasiswa tentunya mendapat nilai plus di mata HRD tempat kamu memilih kerja.

Aktif dalam organisasi

photo credit: FemmeIndonesia.com

Tidak semua orang bisa membagi waktu dengan baik antara aktif dalam berorganisasi dan kuliah. Aktif berorganisasi tanpa merusak nilai IPK akan menarik perhatian HRD karena kamu dipercaya komunikatif dan memiliki link yang cukup banyak. Jadi, sangat penting untuk mencantumkan semua kegiatan organisasi yang pernah dan sedang kamu jalankan ke dalam CV ya, RulaWoman.

Sering mengikuti kompetisi dan ada yang menang

photo credit: Duniaku.Net

Mengikuti kompetisi baik dalam skala nasional maupun internasional juga mempunyai tantangan tersendiri, karena saingannya sudah beda daerah dan negara. Kalau kamu bisa sampai memenangkan kompetisi apalagi skala internasional, akan mudah bagi kamu mengimpresi HRD.

Bersemangat terhadap pekerjaan di tempat tersebut

Tegang dan gugup harus dihindarkan selama wawancara dan tes masuk kerja lainnya. Apalagi pas sesi wawancara, seseorang yang bersemangat tentu akan jauh lebih menarik daripada kamu yang gugup dan tidak berani banyak ngomong. Bersemangat di sini bukan yang berlebihan ya RulaWoman, tetap ada boundary dalam bersikap dan menyampaikan kata-kata.

Memiliki skill yang dibutuhkan perusahaan tersebut (misal akuntansi, bahasa, desain, dll)

Semakin skill kamu sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut, semakin besar pula kemungkinan kamu diterima bekerja. Oleh karena itu sangatlah penting untuk menampilkan kemampuan dan pengalaman kamu pada CV terkait dengan apa yang dibutuhkan perusahaan itu

Punya pengalaman bekerja

photo credit: Aura.co.id

Dibandingkan kamu lulus dengan IPK tinggi tetapi terlihat gugup dan susah beradaptasi dengan tempat bekerja, maka mereka akan lebih memilih orang yang sudah punya pengalaman bekerja di bidang yang sejenis. Tetapi kamu harus perhatikan bahwa pengalaman kerjamu bukanlah hasil lompat-lompat pekerjaan dalam waktu singkat karena kamu akan terlihat tidak loyal bekerja.

Kenal dengan orang dalam

Punya relasi dengan orang yang sudah bekerja duluan di perusahaan bisa cukup membantu kamu. Apalagi kamu memang dikenal sebagai sosok yang giat bekerja dan bisa diandalkan maka orang dalam tersebut akan semakin pede dalam menjamin kamu ke atasan atau bagian penerimaan. Layaknya mempunyai golden ticket untuk masuk ke deretan bangku VVIP, peluang kamu diterima kerja jadi semakin besar dan mudah deh.

BACA JUGA


Yang perlu kamu lakukan adalah jalani hidup dengan bertanggung jawab apalagi selama kuliah, misalnya kamu suka berorganisasi, lakukan yang terbaik dan ambillah pengalamannya. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil, pasti ada banyak hal yang kamu pelajari dan akan berguna ketika kamu bekerja nanti.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Nilai IPK Sering Nggak Menjamin Seseorang Hebat di Dunia Kerja. Namun, 7 Nilai Tambah Ini Akan Membuat Kamu Lebih Cepat Diterima Kerja". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jane Melissa | @janemelissa

Interested with food, traveling, design, comedy-romance, and my "Y"

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar