2.6K
Masalah relationship memang tidak ada habisnya untuk dibicarakan. Buku Life is Too Short ini spesial dihadirkan untuk para perempuan yang terjebak dalam hubungan tidak sehat. Peluncuran buku ini juga menghadirkan Co-Authornya yang merupakan Managing Editor dari Rula.co.id, yaitu Fioney Sofyan.

Tepat pada hari Sabtu, 18 Februari 2017 di fX Sudirman Mall, CeweQuat mengadakan acara bulanannya yaitu Datang Bulan yang bertemakan "Smart is New Sexy". Dipandu oleh Iwed (Owner of Butik Dewi), acara Datang Bulan Februari ini mengundang 3 pembicara yang tidak biasa. Kalau biasanya pembicaranya adalah perempuan, khusus di hari spesial ini yang diundang adalah 3 laki-laki tampan mempesona dengan background yang berbeda-beda tentunya. Para laki-laki yang beruntung itu adalah Febrian (Travel Blogger), Aria Rajasa (Founder tees.co.id), dan Yasa Singgih (Founder Men's Republic). Mereka akan membagikan opininya seputar tema "Smart is New Sexy" dan masalah relationship yang muncul akibatnya.


sumber foto: CeweQuat

Sebelum sesi "Smart is New Sexy" dimulai, ada satu sesi yang sudah ditunggu banyak penikmat buku, khususnya perempuan, yaitu peluncuran buku dari Founder CeweQuat - Bunga Mega yang berjudul "Life is Too Short". Buku ini merupakan hasil kolaborasi dengan dua sahabat yang mewakili dari sudut pandang perempuan muda (Petty Fathia - Co-Editor Rula.co.id) dan dari sudut pandang perempuan yang sudah lebih berpengalaman dalam relationship (Fioney Sofyan - Managing Editor Rula.co.id).


Life is Too Short ini BERBEDA dari buku-buku CeweQuat sebelumnya

sumber foto: doc. pribadi

Buku Life is Too Short ini merupakan buku ke-10 Bunga Mega. Namun, apabila dibandingkan dengan CeweQuat Book Series lainnya, buku ini memiliki keistimewaannya tersendiri. Kalau buku CeweQuat isinya lebih ke lecturing dan mengarahkan untuk perempuan kuat itu seperti apa sih. Di lain sisi, buku Life is Too Short ini seperti sebuah interaction book karena mengajak pembaca untuk berdialog, lebih bermain, bercerita dan bertanya balik. Buku ini juga disertai dengan test psikologi, jadi kamu sebagai pembaca akan merasa lebih aktif, fun, dan happy setiap membuka tiap lembarnya buku ini.


Life is Too Short menjadi self reminder setiap perempuan untuk lebih mengenal diri dan tidak terjebak dalam hubungan yang salah

Bunga Mega menggaris-bawahi alasan yang tepat bagi kamu untuk membaca buku ini adalah "Lebih baik mencegah daripada mengobati". Mumpung sudah ada yang sharing pengalamannya dan dituangkan ke dalam buku dengan harga reasonable pula, tetap akan jauh lebih murah daripada kamu harus mengalami stres hingga ke psikolog akibat terjebak dalam hubungan yang salah. Belum lagi kalau menghitung habisnya waktu, tenaga dan air mata.

Setiap perempuan harus meningkatkan kualitas dirinya agar tidak lama berkutat dalam masalah karena masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk orang lain. Tentunya hal itu adalah sesuatu yang lebih besar daripada sebuah permasalahan tentang laki-laki yang belum tepat bagimu. Buku ini akan membantu kamu untuk lebih mencintai diri sendiri, mampu menetapkan aturan main dalam menjalin hubungan, dan bisa segera move on dalam 30 hari.


Pengalaman cinta masa lalu dan ketakutan seorang ibu akan anaknya yang beranjak remaja dan akan merasakan suka duka cinta menjadi alasan Petty dan Fioney Sofyan untuk berkolaborasi menulis buku Life is Too Short

Petty Fathia, Fioney Sofyan, Bunga Mega, dan Iwed (sumber foto: doc.pribadi)

Setelah gambaran umum yang diberikan oleh Bunga Mega, para Co-Author juga diundang ke atas panggung. Topik yang langsung menarik perhatian adalah alasan Petty dan Mba Onie (Fioney) untuk say Yes begitu diajak berkolaborasi dalam buku ini. Bagi Petty topik relationship sangat menarik baginya karena Petty memiliki pengalaman cinta masa lalu yang galau, baper, dan sedih dimana dia tidak ingin perempuan lain juga merasakan hal yang sama. Sehingga Petty merasa melalui buku inilah dia dapat membagikan pengalamannya dalam sajian yang unik. Perlu kamu tahu bahwa kebanyakan quotes yang ada dalam buku Life is Too Short adalah berdasarkan pengalaman pribadinya.

Dari sudut pandang yang berbeda, Mba Onie menyampaikan bahwa dia memiliki ketakutan sebagai seorang Ibu karena anak laki-lakinya sudah remaja dan sebentar lagi akan melihat anaknya jatuh cinta dan merasakan patah hati. Baginya, ketakutan kamu selama ini dalam menjalin hubungan tidak ada apa-apanya dibanding ketika melihat anakmu sendiri merasakan jatuh cinta lalu patah hati. Tapi yang namanya anak, dinasehati sampai berbusa-busa pun belum tentu mengerti dan mau mendengar, jadi lebih baik berikan buku untuk dia baca dan renungkan.


God didn't created you to be broken - Bunga Mega

Bunga Mega menyampaikan bahwa perempuan pernah gagal adalah sesuatu yang wajar, tetapi Tuhan tidak menciptakan satu manusia pun sebagai makhluk gagal. Buku Life is Too Short ditujukan untuk semua perempuan yang mau belajar tentang dirinya sendiri dan membutuhkan bantuan mengenai relationship-nya. Sebelum sesi ini berakhir, Petty menyampaikan bahwa hidup cuma satu kali. Kalau kamu merasa sudah berada dalam hubungan yang tidak baik maka tinggalkanlah pasanganmu karena seorang CeweQuat pasti selalu punya value dalam hidupnya. Tidak ketinggalan pula Mba Onie menambahkan kalau saat ini banyak perempuan yang takut jomblo sehingga menerima siapapun laki-laki yang masuk dalam hidupnya. Jadi, dengan menulis buku ini, harapannya perempuan bisa lebih smart dan solid dalam menjalin hubungan, jangan sampai mengorbankan value diri untuk orang yang tidak sepadan.

"Value yourself first and then prince charming will come along." - Fioney Sofyan


Jadi makin penasaran 'kan dengan isi buku Life is Too Short dari Bunga Mega ini? Segera dapatkan di toko buku terdekat ya, Rula Woman.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Peluncuran Buku Life is Too Short Melengkapi Kemeriahan 5th Anniversary CeweQuat Community di Acara #DatangBulan February". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jane Melissa | @janemelissa

Architects (B.Arch) - Blogger - Freelancer - Content Writer - Contributor of RULA.co.id

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar