1.9K
Kamu pasti tahu kalau kebanyakan laki-laki lebih enggan menikah dibandingkan perempuan. Padahal, katanya laki-laki mendapatkan lebih banyak keuntungan dalam pernikahan dibanding perempuan! Benarkah?

Menikah itu jadi kewajiban semua orang, apalagi di Indonesia. Kalau belum menikah di umur 20 sekian, pasti jadi bahan omongan keluarga. Setiap lebaran ditanyain kapan nikah, apalagi yang perempuan. Memang sih, menikah memang bagus untuk kesehatan fisik dan mentalmu. Tapi, beberapa laki-laki tetap enggan untuk menikah walaupun didesak oleh keluarga karena berbagai alasan. Salah satu alasan terbesarnya adalah karena mereka merasa menikah itu tidak menguntungkan bagi mereka, dan lebih menguntungkan untuk kita para perempuan. Tapi ternyata, hampir semua penelitian membuktikan sebaliknya! Dan laki-lakilah yang lebih diuntungkan dalam pernikahan! Kenapa begitu, ya?

1. Laki-Laki Malah Lebih Bebas Dibandingkan Perempuan

photo credit: Reckon Talk

Memang sih sekarang bukan abad 19 lagi di mana perempuan dibebani semua pekerjaan rumah, melayani suami, dan mengurus anak. Kebanyakan rumah tangga zaman sekarang memiliki peran suami dan istri yang bekerja, sedangkan pekerjaan rumah dibagi dua. Tapi mungkin karena pada dasarnya perempuan lebih memiliki insting untuk merawat semua orang di keluarga, secara fisik maupun mental. Terkadang perempuan tidak keberatan apabila harus merelakan hobinya demi mengurus keluarga. Sedangkan laki-laki lebih memiliki keterikatan tanggung jawab emosional yang sedikit, sehingga mereka lebih bebas melakukan apa pun.

2. Perempuan Single Tidak Semenderita Laki-Laki

photo credit: Huffington Post

Sebuah penelitian membuktikan bahwa perempuan yang tidak menikah sampai umur 40 lebih bahagia dibandingkan dengan laki-laki yang tidak menikah di umur yang sama. Mereka lebih tinggi risikonya terkena gangguan kecemasan dan kepanikan. Memang angka perempuan yang mengalami gangguan kecemasan lebih tinggi dari laki-laki, tapi perempuan yang tidak menikah lebih sedikit yang terkena gangguan tersebut dibandingkan laki-laki tidak menikah.

3. Laki-Laki Menikah Lebih Sehat Dibandingkan yang Tidak

photo credit: Chatelaine

Laki-laki di umur 30 yang sudah menikah risiko terkena diabetesnya lebih rendah dibandingkan yang tidak. Hal ini ada hubungannya dengan kebiasaan para perempuan yang mengomeli suaminya untuk hidup sehat. Ternyata, kebiasaan ini bisa berdampak baik untuk jangka panjang. Itu kenapa laki-laki yang tidak menikah umurnya lebih pendek dibandingkan dengan yang menikah. Laki-laki yang tidak menikah akan cepat melemah dibandingkan yang menikah, sedangkan janda lebih kecil kemungkinannya untuk melemah dibandingkan dengan perempuan yang masih menikah. Laki-laki yang tidak menikah 3 kali lebih rentan terhadap penyakit jantung.

4. Laki-Laki Dapat Lebih Banyak Pendapatan Ketika Sudah Menikah

photo credit: Collaborative Family Law Group of San Diego Blog

Ini sih diskriminasi banget, tapi memang terjadi di dunia nyata. Perempuan yang sudah menikah, apalagi punya anak, biasanya dibayar lebih kecil daripada perempuan yang masih single. Mereka juga biasanya sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Maka dari itu para perempuan memilih untuk menikah nanti-nanti saja jika ingin meniti karir mereka. Sebaliknya untuk laki-laki. Laki-laki yang sudah berkeluarga dan punya anak akan lebih mudah diterima kerja dan bahkan mendapatkan gaji lebih tinggi dibanding kalau dia masih lajang.

5. Tingkat Depresi Laki-Laki yang Menikah Lebih Rendah Dibanding Perempuan

photo credit: Community Times

Jika tingkat depresi perempuan yang menikah lebih tinggi dibandingkan dengan yang single, kebalikannya terjadi untuk laki-laki. Laki-laki menikah cenderung lebih rendah risiko terkena depresinya dibandingkan dengan yang tidak. Selain itu perempuan biasanya lebih terkena dampak pernikahan yang tidak bahagia. Mereka lebih bisa melihat apa-apa yang salah pada pernikahannya.

Mungkin juga hal ini terjadi karena perempuan lebih mendapatkan banyak tekanan dibandingkan laki-laki, baik itu dari keluarga, anak-anak, tempat kerja, atau bahkan dari suaminya. Kesulitan perempuan untuk meniti karir dan hobinya ketika sudah menikah juga menjadi kemungkinan terjadinya depresi. Ketidakseimbangan pembagian kerja juga menjadi penyebab.

6. Laki-Laki Pada Umumnya Sulit Menghadapi Perceraian

photo credit: Psychology Today

Sadar nggak, laki-laki pada umumnya akan menikah lagi ketika sudah bercerai sedangkan perempuan tidak. Selain karena laki-laki yang sulit hidup tanpa pernikahan, mereka juga sulit untuk menghadapi perpisahan. Perempuan mungkin akan sedih beberapa minggu ketika cerai, tapi dampak negatif ini akan berlangsung lama untuk laki-laki. Selain itu kesehatan laki-laki cenderung lebih memburuk, sedangkan perempuan malah membaik. Hal ini kemungkinan besar karena laki-laki yang cenderung bergantung pada istrinya untuk hidup sehat, dan tanpa pengaruh baik ini, hidup mereka jadi lebih berantakan.

Baik itu putus pacaran maupun cerai, lelaki lebih sulit untuk meluapkan emosinya. Ketika ditanya jika menghadapi masalah siapa yang akan mereka minta bantuan pertama kali, 71% laki-laki menjawab istri mereka. Namun hanya 39% perempuan yang menjawab akan minta bantuan ke suami mereka! Hal ini karena perempuan lebih mudah untuk curhat dan minta bantuan ke teman ataupun keluarga lain, sedangkan laki-laki tidak. Laki-laki lebih bergantung secara emosional terhadap pernikahannya dibandingkan perempuan.

Menikah memang tidak buruk, merupakan sesuatu yang membahagiakan malah! Tapi, kalau pernikahanmu tidak bahagia, ada kemungkinan perempuan lah yang banyak terkena imbasnya. Buatlah rumah tangga yang membuat kamu berdua nyaman dan senang. Buat para laki-laki, kerjakan juga pekerjaan rumah! Itu rumahmu juga! Bagi-bagilah tugas secara adil dan penuhilah kebutuhan satu sama lain.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Perempuan Lebih Diuntungkan Ketimbang Laki-Laki Dalam Pernikahan? Salah Besar! Ini 6 Alasan Kenapa Laki-Laki Lebih Mendapatkan Keuntungan Menikah Dibanding Perempuan.". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Khansa Nadhifa | @khansanadhifa

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar