1K
Kalau kamu baru memulai bisnis berupa kuliner, fashion, dan sebagainya, biasanya kamu akan ada keinginan untuk mengikuti bazaar sebagai salah satu ajang promosi brand kamu. Dibandingkan bazaar indoor, bazaar outdoor memiliki beberapa hal yang harus diperhatikan.

Berbeda dengan bazaar yang diselenggarakan dalam ruangan, bazaar yang berlokasi di luar ruangan memiliki tantangan tersendiri. Kalau dari panitia, biasanya perlengkapan bazaar outdoor diberikan seadanya. Kebanyakan penyelenggara hanya meminjamkan sebuah meja dan kursi. Padahal dalam satu area yang disewakan, kamu bisa saja berbagi dengan beberapa tenant supaya biaya sewa tidak berat ditanggung sendiri, yang penting kamunya nyaman dan kebutuhan ruang berjualan cukup. Belum lagi kamu harus siap menghadapi kondisi panas ataupun hujan. Semua yang kamu butuhkan harus disiapkan sendiri selama acara berlangsung.

Kalau kamu belum ada pengalaman menjalani bazaar di luar ruangan, berikut 8 hal yang harus kamu siapkan.

1. Siapkan kayu atau apapun yang bisa menjadi kaki untuk barangmu yang bersentuhan dengan tanah/aspal dan rawan rusak bila terkena aliran air hujan

Sebaiknya memang kamu memberi jarak antara benda yang kamu jual agar tidak langsung bersentuhan dengan tanah ataupun aspal. Walaupun air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, kalau hujan deras dan tenant hanya beratapkan tenda dan terpal, tetap saja air bisa masuk ke area berjualan kamu.


2. Cetak spanduk atau banner dengan berukuran besar. Spanduk ini berguna untuk menghalau hujan dan panas masuk ke area berjualan kamu

Pada sisi belakang yang semi terbuka, penyewa yang sudah berpengalaman akan menaruh spanduk yang besar dengan ukuran di atas 1.5 meter x 1.5 meter. Selain berguna untuk promosi, panas terik matahari dan hujan angin tidak akan masuk membasahi area berjualan kamu.


3. Terpal atau plastik berukuran besar agar benda yang kamu tinggalkan semalam di lokasi bazaar bisa terlindung dari risiko hujan

Untuk menghindari masalah hujan ketika kamu tidak beraktivitas di lokasi (tengah malam hingga pagi), kamu dapat menutup barang berukuran besar kamu dengan terpal atau plastik besar. Hal ini juga berguna untuk mengurangi risiko barang kamu jadi pusat perhatian bagi orang-orang yang berniat tidak baik.


4. Sediakan payung apabila mobilitas kamu di luar tenant cukup banyak (khususnya ketika hujan)

Payung ini berguna ketika acara berlangsung. Tidak ada yang tahu berapa lama hujan akan turun mengguyur lokasi. Kalau kamu bermobilitas tinggi, suka ke sana-kemari untuk berbagai alasan, maka tidak ada salahnya menyiapkan payung.


5. Bawa hiburan secukupnya agar tidak mati gaya saat jam sepi (handphone dengan baterai penuh atau juga bacaan)

Ketika bazaar berlangsung, ada juga yang namanya jam-jam sepi ketika calon pembeli belum merapat ke lapak. Daripada hanya sekedar bengong, kamu bisa memanfaatkannya dengan membaca buku atau bermain handphone, dengan catatan baterai handphone kamu penuh. Masalah soket listrik juga merupakan kendala tersendiri untuk peserta bazaar outdoor.


6. Kalau kamu berbagi area untuk beberapa tenant, pastikan barang kamu tidak berlebihan

Demi keadilan sosial bagi sesama pebisnis, sebaiknya kamu tidak membawa barang berlebihan. Bawalah secukupnya sesuai dengan pembagian area yang telah kamu tetapkan bersama. Ukuran meja ataupun rombong untuk berjualan harus sudah diperhitungkan ketika berbagi area tenant. Jangan sampai meja dan rombong kamu kebesaran padahal kamu berbagai dengan 3 penyewa lainnya dalam satu area tenant berukuran 4 meter x 4 meter.


7. Lighting is everything

Untuk masalah pencahayaan malam hari, penyelenggara biasanya hanya memberikan lampu sekadarnya pada satu area tenant. Kalau kamu ingin memancing perhatian pembeli, ada baiknya kamu menambahkan lampu lagi agar lebih terang atau bermain dengan lampu-lampu kecil untuk mempermanis lapak kamu. Semakin banyak listrik yang kamu butuhkan, jangan lupa untuk menyiapkan soket kabel listrik yang memadai.


8. Perlengkapan tambahan yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan: baju ganti, kipas angin, penolak nyamuk

Perlengkapan tambahan ini biasanya terlintas setelah hari pertama. Pada hari pertama kamu akan tahu situasi lokasi bazaar kamu, apakah itu panas, banyak nyamuk, atau malah rawan genangan air. Seringkali baju ganti, kipas angin, dan penolak nyamuk dibutuhkan pada bazaar outdoor.


Walaupun sering disepelekan tetapi kalau persiapan kamu lengkap, maka kamu dapat menghemat uang bensin untuk mencari perlengkapan yang kurang di rumah (apalagi kalau jarak antara rumah dan lokasi bazaar jauh). Membeli barang yang sudah ada di rumah di lokasi terdekat juga akan menambah biaya tak terduga yang sebenarnya tidak perlu kalau sudah disiapkan sebelumnya. Semoga membantu ya, RulaWoman.

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Punya Bisnis dan Mau Ikutan Bazaar Outdoor? Pastikan Kamu Sudah Siap dengan 8 Hal Berikut Ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jane Melissa | @janemelissa

Interested with food, traveling, design, comedy-romance, and my "Y"

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar