1.6K

Will you marry me?

Kalimat itu terdengar begitu sakral ketika kamu membayangkan kekasihmu berlutut di hadapnmu sembari membuka kotak beludru berisi cincin berlian. Well, meskipun lamaran ala film holywood memang jarang terjadi dalam budaya Indonesia, tetapi jika kalimat itu kamu dengar dari kekasihmu...

Perasaanmu campur aduk. di satu sisi kamu bahagia dan terkesan dengan keberaniannya, namun di sisi lain kamu masih bingung dengan dirimu sendiri: sudah siapkah aku membangun keluarga?

Kemudian karena dorongan orangtua yang memintamu memberikan menantu, undangan teman-teman yang membuatmu berpikir kapan, dan artikel maupun quote tentang pernikahan yang sering dibagikan oleh kawan-kawanmu di sosial media, lantas kamu mengiyakan ajakannya untuk menikah. Eits, tunggu dulu, RulaWoman. Apakah memang pantas setiap ajakan menikah dari kekasihmu kamu berikan jawaban "ya" ?

Sebenarnya kamu SALAH mengiyakan ajakan menikahnya kalau alasanmu adalah satu dari 9 alasan berikut:

1. Karena sudah usianya

Seiring kita lulus kuliah dan kemudian bekerja, pasti akan banyak pertanyaan "kapan dikenalin nih, calonnya?" apalagi menginjak usia 25 tahun yang menurut BKKBN merupakan usia ideal untuk menikah. Selain itu memperhitungkan jarak menikah, hingga punya anak, maka perempuan di usia 25an akan cenderung ingin sekali menikah karena merasa memang sudah usianya. Padahal usia tidak lantas menentukan kesiapan mentalmu untuk berumah tangga, RulaWoman.

2. Karena menyadari bahwa sahabat-sahabatmu sudah menikah

Mungkin kalau yang menikah itu temanmu yang enggak sering hangout bareng atau teman curhatmu, kamu bakalan biasa saja, RulaWoman. Akan tetapi, yang menikah ini adalah teman backpakermu ke luar kota bareng atau hanya sekedar menghabiskan hari Sabtu berburu kedai unik di kotamu. Berikut juga teman se-gengmu yang udah sering curhat-curhat bareng. Gimana enggak galau coba kalau satu persatu dari mereka udah nikah aja, sementara kamunya masih sendiri? Maka dari itu lamaran kekasihmu buru-buru kamu iyakan supaya kamu enggak tertinggal dari mereka. Padahal menikah atau belum, kalau memang benar-benar sahabatmu mereka akan tetap ada waktu kok untuk tetap keep in touch denganmu.

3. Karena perkataan tetangga dan keluarga besarmu yang selalu menanyakan kapan kawin, sehingga orangtuamu resah dan menyuruhmu segera menikah

Meskipun orangtuamu santai-santai saja melihat anak gadisnya masih sendiri, tetapi kadang omongan tetangga dan keluarga besar yang terlalu sering terdengar menyebabkan orangtuamu tergelitik juga. Maka di sela-sela kesempatan, Ibumu akan menyinggung tentang anak laki-laki sahabatnya semasa SMA yang lebih tua satu dua tahun darimu yang juga masih sendiri. Atau ayahmu akan menanyakan kapan pacarmu itu datang melamarmu? Kalau memang kamu benar-benar sudah siap sih, langsung katakan saja pada orangtuamu. Tetapi jika belum siap, maka alasan ini bisa membuatmu terburu-buru mengiyakan.

4. Karena adikmu sudah ingin menikah dan kamu harus menikah duluan supaya tidak 'dilangkahi'

Kamu berada di ujung 20an, sedangkan adikmu sudah ingin menikah. Berbekal mitos bahwa jika anak perempuan sampai dilangkahi adiknya menyebabkan sulit jodoh, maka kamu mengiyakan saja ajakan menikah dari kekasihmu. Padahal masih banyak yang harus kamu pertimbangkan mengenai dirinya. Namun kamu terlanjur terjebak dengan mitos tersebut.

5. Karena kalian sudah terlalu lama bersama

quotestagram.com

Lalu apa artinya kebersamaan sekian tahun ini jika tidak berujung pada pernikahan? Demikian pikirmu. Padahal jika kamu tidak merasa yakin dengannya, tidak perlu memaksakan dirimu dengan memberikan jawaban ya dengan alasan sudah lama bersamanya. Waktumu tidak terbuang percuma, girls. Kamu masih diberi kesempatan untuk belajar dari hubunganmu dengannya.

6. Karena kamu merasa berhutang budi pada kebaikannya meskipun kamu tidak yakin mencintainya

Si dia memang baik banget terhadapmu dan keluargamu. oleh karenanya kamu merasa tidak enak jika menolaknya. Padahal mengiyakan dengan alasan tidak enak itu salah, jangan sampai pernikahanmu kelak hanya dilandasi rasa tidak enak karena berhutang budi. Ini bukan lagi jaman Siti Nurbaya di mana pernikahan digunakan untuk membayar hutang budi (maupun harta).

7. Karena kamu ingin segera keluar dari rumah

lifeis2short.com

Selama ini kamu selalu bertengkar dengan orangtuamu, atau memang hubungan keluargamu tidak harmonis, sehingga rumah terasa menyiksa bagimu. Maka ketika kekasihmu melamarmu, kamu mengiyakan saja ajakannya menikah dengan harapan terbebas dari rumah. Jika pernikahan bagimu sekedar 'alat' untuk kabur dari masalahmu, kamu salah, RulaWoman. Pernikahan yang dilandasi alasan semacam itu tidak akan membuatmu bahagia.

8. Karena kamu belum merencanakan masa depanmu dengan matang dan hanya mengikuti arah nasib saja

Kamu tidak memilki impian masa depan. Kamu tidak memasang target mengenai jodoh maupun pekerjaan. Kamu menikmati untuk menjalani hidup di masa sekarang. Maka ketika kekasihmu melamarmu maka kamu mengiyakan saja karena bagimu menjalani hidup adalah seperti air yang mengalir. Sebaiknya kamu memikirkan dahulu tentang rencana hidupmu dan perasaanmu padanya.

9. Karena kalian sudah berbuat terlalu 'jauh'

Sebagai sepasang kekasih yang belum menikah, kalian melakukan hal yang seharusnya hanya dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah. Banyak perempuan yang merasa sudah tidak memilki kesempatan memilih hidupnya lagi ketika sudah tidak perawan. Meskipun pasanganmu itu sering berlaku kasar, namun kamu merasa tidak punya pilihan lagi selain menikah dengannya. Namun ingat RulaWoman, kamu masih punya pilihan untuk menjalani hidup sesuai cita-citamu. Kamu tidak harus menikah dengannya jika dia sering berlaku kasar terhadapmu. Masa depanmu masih terbentang luas, dan yang perlu kamu lakukan adalah menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Pernikahan seharusnya dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang saling mencintai. Jangan sampai pernikahan hanya menjadi pelarian terhadap sesuatu hal. Sebelum menjawab 'ya', pastikan kamu mempunyai perasaan yakin terhadap kekasihmu untuk membentuk sebuah keluarga.

So, will you marry me?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Putus Atau Menikah? Inilah 9 Alasan yang Salah Kenapa Kamu Harus Menikah Dengan Kekasih Kamu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rosemerry F | @merryfatma

dreamcatcher, booklover, selotraveler, author of #DearSister novel

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar