203
High risk, high return. Jika kamu ingin mendapatkan lebih, maka kamu harus bertindak lebih.
photo credit: Proposito Financial Planning

Menabung tidak akan membuat kamu kaya, berbeda halnya dengan investasi yang bisa membuat uang kamu beranak pinak. Meski demikian, bukan berarti investasi itu tanpa resiko. Salah satu fakta dari investasi adalah adanya ketidakpastian yang disebabkan oleh banyak faktor. Ketidakpastian inilah yang menjadi resiko dalam investasi. Dan semakin kamu bisa mengendalikan resiko yang ada dengan risk management, maka uang kamu akan bisa berkembang dengan maksimal dan “wajar” tentunya.

Berikut 7 hal yang harus kamu lakukan untuk menyelamatkan keuangan kamu, RulaWoman.

1. Perhatikan kredibilitas perusahaan tempat kamu berinvestasi

photo credit: Legal Ink Magazine

Salah satu resiko dalam investasi adalah resiko likuiditas alias resiko sulitnya aset kamu untuk dijual kembali. Untuk meminimalisir resiko tersebut, kamu bisa kroscek sejauh mana tingkat kredibilitas perusahaan tempat kamu mengembangbiakkan uang kamu, RulaWoman.

2. Selalu ingat prinsip high risk, high return

Saat kamu menginginkan hasil investasi yang tinggi, maka resiko yang kamu tanggung juga cukup besar. Hasil berbanding lurus dengan resiko cut loss. Dengan kata lain modal yang kamu siapkan juga harus lebih besar mengingat adanya kemungkinan untuk merugi.

3. Asuransi bukan investasi, jangan berharap uang kamu kembali dari asuransi

photo credit: AIChE

Salah seorang teman “meledak” karena mengetahui uang yang ia setorkan sebagai premi asuransi tidak kembali alias jumlahnya berbeda dengan jumlah yang ia bayarkan. Padahal asuransi adalah perlindungan dari kondisi darurat dan tak terduga, bukan tabungan atau investasi. Kalau kamu ingin uang berkembang, jangan menaruh uang kamu di asuransi.

4. Inflasi dari tahun ke tahun, awas nilai uang kamu menurun

Inflasi yang terjadi setiap tahun mau tak mau akan membuat nilai uang dan hasil investasi bekurang. Bahkan tidak menutup kemungkinan, bunga yang relatif “kecil” bisa menggerus uang kamu di masa depan.

5. Buat kamu yang suka main aman, simpan uang kamu dalam beberapa instrumen seperti ORI atau reksadana pasar uang

Suku bunga besarannya dipengaruhi BI rate. Dimana kenaikan suku bunga akan berpengaruh juga pada kenaikan bunga pinjaman serta bunga deposito. Jika kamu terbiasa dengan instrumen investasi yang aman, kamu bisa meletakkan uang ke beberapa jenis instrumen konvensional seperti reksadana pasar uang, ORI, dan deposito.

6. Perhatikan selalu kondisi politik, terutama bagi kamu yang berinvestasi pada saham dan foreign exchange

photo credit: pixabay

Kondisi politik memegang peranan penting terhadap kondisi pasar modal. Buat kamu yang berinvestasi pada saham atau foreign exchange, sebaiknya kamu memperhatikan gejolak politik yang terjadi.

7. Meski belum berjalan 100%, resiko perpajakan juga harus kamu perhatikan, RulaWoman

photo credit: Low Incomes Tax Reform Group

Walaupun masih dalam tahap pengembangan, resiko perpajakan juga bisa jadi bahan pertimbangan kamu dalam berinvestasi. Saat kamu menyimpan uang di salah satu perusahaan pengelola keuangan, maka perusahaan tersebut wajib melapor mengenai jumlah uang yang kamu investasikan, yang nantinya akan jadi bahan penilaian bagi berapa besar total penghasilan kamu sebenarnya.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Resiko Dalam Berinvestasi, 7 Hal yang Harus Kamu Lakukan Sebagai Risk Management Untuk Menyelamatkan Keuangan Kamu, RulaWoman". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar