2K
Bulan suci Ramadhan sebentar lagi tiba. Dan biasanya pengeluaran kamu malah membengkak. Jadi, bagaimanakah sebaiknya kamu bisa menyelamatkan THR kamu dengan cara cerdas?

Tidak bisa dipungkiri bulan suci Ramadhan akan membuat kamu bertambah aktivitasnya, dan malah memiliki pengeluaran extra. Mulai dari banyaknya ajakan buka puasa bersama, sampai pada tradisi selama bulan puasa yang ternyata malah menggerus kantong.

Nah supaya THR kamu malah nggak habis sebelum puasa berakhir, inilah 8 rahasia pengaturan keuangan yang bisa kamu lakukan.

1. Budgetkan

Mulai dari jatah makan sahur dan buka puasa, kamu budgetkan sesuai dengan kemampuan kamu. Jangan terlalu memaksakan mengikuti tradisi dan kehendak orang lain sehingga harus ada kelapa muda, kue-kue dan lain-lain yang malah membuat kamu memiliki pengeluaran extra.

Nabi berbuka puasa hanya dengan kurma dan air putih serta madu, RulaWoman. Kalau tradisi keluarga kamu malah menggerus kantong, sebaiknya kamu mengkaji ulang apa yang benar-benar wajib dan penting, dengan apa yang bisa kamu lakukan tanpa mengurangi nilai puasamu.

photo credit: futureready.com

2. Batasi acara buka puasa bersama

Atau dengan kata lain pilihlah acara buka puasa yang penting bagimu, dan mana yang tidak. Acara berbuka puasa bersama memang selalunya menyenangkan, apalagi dijadikan alasan untuk ajang silaturahmi. Namun kalau terus-terusan, jelas nggak sehat untuk kantongmu.

3. Belilah tiket pesawat atau kereta api jauh-jauh hari, sebelum bulan puasa.

Harga tiket pesawat dan kereta api yang kamu beli lebih lama akan jauh lebih murah dibandingkan kalau kamu membelinya di bulan puasa. Gunakan kesempatan promo yang mungkin ada kalau kamu membelinya di waktu-waktu tertentu. Kamu malah bisa mengkoordinir acara pulang kampung bersama dengan beberapa teman atau kenalan agar kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Lagipula dengan kamu merencanakannya sejak jauh-jauh hari, bukankah kamu malah pasti mendapatkan tempat duduk dan cutimu terjadwal?

4. Kalau memang sedang tidak mampu, jangan dipaksakan.

photo credit: howtomintmoney.com

Seringkali acara ritual buka puasa tertentu atau kewajiban tertentu malah menyulitkanmu, RulaWoman. Kalau hal ini sudah terjadi dan tetap kamu paksakan karena nggak enak hati, jangan ya. Bicarakanlah baik-baik dengan orangtuamu kalau dana kamu terbatas, sehingga kamu nggak bisa pulang kampung tahun ini misalnya.

Orangtua yang menyayangi kamu pasti akan mengerti. Keluarga kamu jelas akan membicarakan kamu, RulaWoman. Tapi jangan khawatir, 2-3 hari setelah Lebaran mereka pasti sudah lupa.

5. Kamu nggak ada kewajiban untuk membagi-bagikan angpao.

Nilai dasar dari Idul Fitri adalah untuk bersilaturahhmi, bukan bagi-bagi uang. Kamu malah akan berkontribusi untuk membangkitkan moral kapitalis dan materialistis yang nggak perlu pada keluarga kamu yang masih kecil-kecil. Kamu masih membutuhkan uang untuk diri kamu sendiri, RulaWoman. Kecuali kamu sudah sangat mapan secara finansial dan sama sekali tidak punya hutang bahkan aset kamu banyak, silahkan.

Tapi untuk kamu yang masih berjuang, nggak ada kewajiban tertulis apapun mengenai pemberian angpau. Kalaupun kamu merasa perlu, budgetkan kembali dan kalau sudah habis, jangan kamu tambahkan.

6. Baju baru itu nggak perlu seragam atau ada ketentuan 'harus'

Ada beberapa keluarga yang suka mewajibkan seragam dalam pembuatan baju seragam. Kalau hal ini memang tradisi, dan tidak memberatkan kamu, silahkan RulaWoman. Tapi kalau kamu merasa berat, negosiasikan dengan orangtuamu dan kasih pengertian kalau kamu masih berjuang.

Kamu juga bisa membeli baju baru di tempat-tempat yang murah meriah mewah jauh sebelum bulan puasa dan menyimpannya untuk acara khusus. Percayalah RulaWoman, nggak ada yang hafal dengan pakaian yang kamu kenakan kemarin atau tahun lalu.

photo credit: festivaladvices.com

7. Jangan lupa investasi dahulu, baru habiskan.

Agar kamu tidak merasa bersalah karena uang yang kamu terima sudah habis duluan karena ritual tradisi lebaran, begitu kamu mendapatkan uang gaji atau THR, langsung investasikan terlebih dahulu ke produk-produk keuangan di mana kamu nggak mudah mengambilnya seperti reksadana dan saham. Tidak mudah di sini maksudnya kamu butuh waktu khusus untuk mencairkannya dan ada proses yang nggak semudah pengambilan uang di atm.

Dengan kamu menyelamatkan terlebih dahulu sebagian THR kamu, selain menghilangkan rasa bersalah, kamu juga sudah cerdas secara finansial karena kamu tahu, uangmu akan berkembang,

8. Menabunglah sejak awal.

Kalau kamu tahu berapa pengeluaran yang akan membesar hanya untuk bulan puasa dan lebaran, menabunglah secara khusus jauh-jauh hari, kalau perlu setahun sebelumnya. Dengan kamu menabung rutin sebanyak Rp. 100.000,- misalnya, maka kamu akan memiliki tambahan uang extra sedikitnya Rp. 1 juta untuk persiapan bulan suci Ramadhan kamu.

Apapun yang kamu lakukan, bijaklah dalam hal keuangan kamu, RulaWoman. Sudah nggak jaman kamu mengutamakan tradisi namun malah menyulitkanmu. Rencanakan, sikapi dengan bijak. Lagipula, kamu nggak mau kan hasil kerja kerasmu habis begitu saja tanpa kamu merasa menikmatinya sesuai dengan keinginanmu?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "RulaWoman, Selamatkan THR-mu Dengan 8 Rahasia Pengaturan Keuangan Cerdas Ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Fioney Sofyan | @fioneysofyan

I'm the Managing Editor at Rula.co.id., a marathoner in training, forex and IDX stock market trader, a writer, a dreamer and a mother of 2 Angels.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar