839
Duh, bosan kerja kantoran, harus berangkat pagi dan kadang baru tiba di rumah ketika malam hari. Waktu habis di jalan, capek, kena macet, sumpek, polusi!

Mungkin di antara kamu ada yang pernah berpikir seperti itu, RulaWoman. Bagaimanapun, setiap rutinitas pasti membutuhkan perjuangan, terlebih jika kamu bekerja di kota besar yang setiap hari dipenuhi hiruk-pikuk dan keramaian orang. Nah, ketika kamu sudah merasa cukup menjadi pekerja pada perusahaan tertentu, masih ada beberapa pilihan kegiatan yang bisa kamu tekuni. Di antaranya menjadi freelancer atau bisa juga menjadi entrepreneur.

Namun, walau kelihatannya lebih simpel ketimbang bekerja di kantor, kedua pekerjaan ini juga memiliki persamaan dan perbedaan tertentu, RulaWoman. Sebelum menentukan ingin menjadi freelancer atau entrepreneur, yuk simak dulu hal-hal berikut ini!

Persamaan?

1. Punya waktu yang jauh lebih fleksibel

Dengan bekerja sendiri, kamu akan terbebas dari jam kerja 8 to 5 atau 9 to 6. Jam kerjamu tak lagi kaku, karena kamu bisa memilih untuk mengerjakan project-mu kapan saja, atau membuka usahamu di jam berapa pun yang kamu inginkan.

Buka kafe menjelang sore hari?

Siapa takut!

2. Penghasilan tak menentu

Tapi yang penting untuk diingat, bahwa keduanya tak punya jaminan penghasilan yang tetap seperti ketika kamu bekerja pada perusahaan. Jika di perusahaan kamu digaji dengan nominal yang tetap setiap bulannya, ketika menjadi freelancer atau entrepreneur penghasilanmu tergantung seberapa keras usahamu setiap harinya. Jadi jangan pernah malas berusaha, ya.

3. Tidak bergantung pada perusahaan tertentu

Ketika kamu tidak bekerja pada perusahaan, otomatis kamu juga tidak bergantung pada siapa-siapa. Itu berarti, kamu juga tidak memiliki jatah tunjangan-tunjangan tertentu, asuransi kesehatan, uang transport, makan, dan sebagainya. Kamu adalah bos bagi dirimu sendiri, kamu yang menentukan segalanya.


Perbedaan?

1. Effort

Effort yang kamu butuhkan untuk menjadi freelancer dan entrepreneur juga biasanya berbeda, lho, RulaWoman! Misal, sebagai freelancer kamu bisa mengerjakan pekerjaan atau project-mu dari rumah, bahkan ketika masih mengenakan piyama. Tapi jika kamu membuka usaha sendiri, kamu tetap harus bergerak untuk memasarkan produk buatanmu; mengirimkan barang-barang ke konsumen misalnya, atau bergerak untuk membuka kedai kopimu setiap harinya.

2. Jumlah Modal

Hanya dengan bermodalkan laptop atau kamera, kamu bisa menjadi seorang freelancer. Sebab biasanya freelancer menawarkan pekerjaan yang berhubungan dengan bidang digital, seperti menjadi content writer atau menjadi fotografer paruh waktu. Tapi jika kamu ingin menjadi pengusaha, kamu harus memikirkan banyak hal untuk memulai usahamu. Dan tentu ini membutuhkan modal yang tidak sedikit. Paling tidak, modal tersebut haruslah cukup untuk memulai usaha kecilmu pertama kali.

3. Tingkat penghasilan

Walaupun penghasilan freelancer serta entrepreneur itu sama-sama tidak menentu, tapi tingkat penghasilannya bisa saja berbeda. Ini tergantung seberapa tekunnya kamu berusaha dan terus berjuang untuk maju mengembangkan dirimu sendiri, RulaWoman!



Yap, itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan akan menekuni dunia freelance atau inginnya menjadi pengusaha saja. Keduanya memang sama-sama akan membebaskanmu dari jam kerja yang kaku serta kewajiban berangkat ke kantor pagi-pagi, tapi kamu tetap harus memperhatikan plus dan minus keduanya.

Jadi, sudah siap untuk menjadi bos bagi dirimu sendiri?

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Selain Kerja Kantoran, Freelancer atau Entrepreneur juga Menarik untuk Ditekuni Lho, RulaWoman". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Mput | @petronelaputri

a weird woman who love an adventure more than the flowers bouquet // sometime blogging // enjoy her random life

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar