2.3K
RulaWoman, bagi kamu yang sudah memiliki pasangan pasti pernah dong melihat pacar kalian marah. Berikut ini hal-hal yang harus kamu lakukan saat si dia sedang marah, agar tidak memicu pertengkaran.

RulaWoman, bagi kamu yang sudah memiliki pasangan, pasti pernah dong melihat pacar kamu marah. Layaknya perempuan, laki-laki juga bisa ngambek, loh RulaWoman. Kemarahan laki-laki bisa diakibatkan oleh banyak hal seperti saat kamu enggak tepat janji, suka telat karena dandan kelamaan saat ingin berkencan, cemburu akan laki-laki lain yang dekat sama kamu, kamu terlalu bawel sama dia, atau di saat kamu tidak mendengarkan nasehatnya yang sebenarnya demi kebaikan kamu.

RulaWoman, kemarahan masing-masing pasangan itu hal yang wajar kok dalam sebuah hubungan. Namun yang harus diperhatikan adalah bagimana kamu seharusnya bersikap agar kemarahan itu tidak semakin membesar dan pertengkaran-pun tidak berlangsung berlarut-larut.

Nah, ini dia beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat pacar kamu sedang marah, RulaWoman.

1. Intropeksi Diri dan Coba Pahami Pasangan Kamu

photo credit: ehowcdn.com

Nah, RulaWoman ada kalanya saat pacar kamu marah, kamu harus melakukan intropeksi terhadap diri kamu sendiri. Jangan selalu menyalahkannya akan segala hal yang terjadi. Ada kalanya kamu yang bersalah dan menyebabkan dia marah.

Cobalah juga untuk memahami pasangan kamu, pikirkan mengapa sampai ia melakukan suatu hal. Mungkin saja karena ada masalah yang sedang ia pikirkan, dan karena kamu adalah orang yang terdekat maka ia akan mencurahkannya padamu.

2. Meminta Maaf

photo credit: media.buzzle.com

Memang sih meminta maaf bukanlah hal yang mudah bagi seorang perempuan. Tapi kalau memang jelas-jelas kamu juga ada andil dalam kemarahan pacar kamu, enggak ada salahnya 'kan untuk meminta maaf ini?

Cobalah untuk bersikap dewasa dan mengerti pasangan kaamu, RulaWoman. Ada kalanya mengakui kesalahan bukanlah hal yang hanya harus dilakukan oleh laki-laki, perempuan pun harus mengakui kesalahan dan meminta maaf jika memang kamu bersalah.

3. Berikan Ia Waktu Untuk Sendiri

photo credit: manuavafertility.com

Biasanya, seorang laki-laki perlu waktu untuk sendiri saat ia memiliki masalah. Maka dari itu RulaWoman saat pasangan kamu sedang marah, jangan buru-buru mencecar mereka dengan pertanyaan ataupun memaksanya untuk menceritakan apa yang sedang terjadi. Saat ia belum bisa menjawab pertanyaan kamu dan menginginkan waktu sendiri, sebaiknya kaamu tinggalkan dia sendiri.

Jangan khawatir. Ia akan kembali mencarimu setelah ia merasa tenang. Beri ia ruang utuk berpikir dan tunjukkan kepercayaanmu padanya. Setelah itu percaya deh, RulaWoman pasangan kamu akan lebih mudah untuk diajak bicara dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

4. Dengarkan Segala Keluh Kesahnya

photo credit: selipan.com

Setelah kamu memberikannya waktu untuk sendiri, biasanya tak lama kemudian ia akan mulai bercerita tentang keluh kesahnya entah dalam hari itu juga, besok, atau pun lusa. Saat ia mulai bercerita tentang alasan mengapa ia marah, kesal, atau pun sedih, jadikanlah diri kalian sebagai pendengar yang baik yang setia mendengarkan segala unek-unek hatinya dengan penuh rasa sabar dan cinta. Teruslah berada di sampingnya di saat ia ingin bercerita seperti ini yah, RulaWoman.

5. Berikan Ia Nasehat Yang Membangun

photo credit: 2.bp.blogspot.com

Setelah ia mengeluarkan segala keluh kesahnya, cobalah utarakan pendapatmu mengenai masalahnya. Jangan memperkeruh masalah dengan mengomporinya, tapi berikanlah nasehat yang membangun. Jika pacar kamu punya masalah dengan kamu, cobalah untuk sama-sama saling intropeksi diri, saling memaafkan satu sama lain, dan berubah menjadi pasangan yang lebih baik lagi. Namun, jika si dia sedang memiliki masalah dengan orang lain, cobalah untuk menyuruhnya agar lebih bersabar dan tetap mengatasi segala permasalahan dengan kepala dingin dan dewasa serta tetap memaafkan orang yang bersalah kepadanya.

Dengan tanggapan yang dewasa dan membangun, dijamin pasangan kamu akan lebih tenang dan semakin sayang padamu. Tentunya berikan tanggapan dengan tetap bersabar dan mengerti posisinya, yah RulaWoman.

6. Buat Komitmen Untuk Berubah Agar Hal Serupa Tidak Terulang

photo credit: 2.bp.blogspot.com

Buatlah komitmen bersama-sama agar penyebab kemarahan pasanganmu tidak terulang kembali. Cobalah untuk mencari solusi bersama-sama dan berniat untuk berubah menjadi lebih baik. Saat seperti ini merupakan momen yang tepat untuk kamu dan pasangan untuk berbicara dari hati ke hati, mengutarakan apa yang kamu tidak sukai dari pasangan, dan begitupun sebaliknya.

Dengan lebih mengerti dan memulai komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang ada, djamin hubungan kamu akan semakin menjadi lebih baik ke depannya.

6. Kembalikan Mood nya

photo credit: bolde.com

Hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah kembalikan lagi keceriaannya dengan menghiburnya. Kamu bisa saja menunjukkan perhatianmu dengan menepuk pundaknya, mengajaknya bercanda, meyakinkannya kalau semuanya akan kembali normal dan baik-baik saja, atau hiburlah pasangan kamu sesuai dengan metode yang cocok untuk pasangan kamu, sesuai dengan karakternya yang sudah kamu kenal.

Yang tidak kalah penting adalah yakinkan mereka jika kamu selalu ada di samping mereka apa pun yang terjadi, memberikan support, dan selalu berjalan bersama di tengah permasalahan yang menimpanya. Dijamin deh pasangan kamu akan jauh lebih tenang dan mood-nya pun pasti akan membaik dibandingkan dengan sebelumnya.

RulaWoman, hubungan yang baik adalah di mana masing-masing dua orang yang menjalin hubungan selalu bisa menjadi tempat bersandar, memberi dukungan dan selalu ada untuk pasangannya di saat pasangannya sedang marah, kesal, atau pun sedih.

Cobalah untuk melakukan hal-hal yang menenangkan pasangan kamu di kala ia sedang resah ataupun marah karena ketahuilah pasangan kamu juga punya beban masalah yang tak bisa ia pikul sendiri. Dan sebagai kekasihnya, kamu perlu untuk mengerti pasangan kamu, selalu setia berada di sisinya, dan selalu memberikannya dukungan. Itu semua akan membantu untuk meringankan beban pasangan kamu, dan meredakan amarahnya.

Kamu punya pengalaman lain untuk meredakan amarah pasanganmu? Yuk di-share di sini.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Si Dia Lagi Marah? Inilah Cara Kamu Harusnya Bersikap Agar Pertengkaran Bisa Dihindari". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Cathrine Oktavia | @cathrineoktavia

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar