566
“Mereka mulai mengarang cerita tentangku supaya aku pergi dari kantor ini.”

Sebut saja dia Donna. Usia Donna saat ini 28 tahun dan belum pernah bekerja dengan siapapun. Waktu mudanya digunakan untuk melakukan hobi-hobinya. Jadi, di usianya yang hampir kepala tiga, sulit untuk mendapatkan pekerjaan kalau bukan dari link keluarga.

Beruntungnya Donna, dengan menggunakan link dari Pamannya, akhirnya Donna mendapatkan pekerjaan dengan posisi dan gaji yang bagus di bagian finance. Awalnya semua berjalan baik-baik saja, namun sekarang Donna mulai merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerjanya.

Hampir setiap hari Donna mendengar cerita aneh ataupun perlakuan kasar dari teman kantornya. Mulai dari cerita teman kantor yang melihat sosok mirip Donna yang sedang berjalan di koridor dengan muka pucat padahal di saat itu Donna sedang meeting di ruang rapat, hingga jawaban ataupun ucapan ketus ketika Donna bertanya mengenai apa yang dia kurang paham.

Donna mulai muak dengan segala keanehan itu dan berkata kepadaku, “Mereka mulai mengarang cerita tentangku supaya aku pergi dari kantor.” Donna merasa teman-teman kantornya iri dengan posisi dan gajinya sehingga perlakuan mereka seperti itu.

Susah juga yah RulaWoman kalau berada di posisi seperti Donna, tapi jangan khawatir, RulaWoman. Ingat bahwa setiap masalah pasti ada solusinya. Coba kita bedah sama-sama. Dari aku sendiri ada 5 jurus yang kamu harus lakukan selama berada di posisi sekarang. Coba disimak ya.

1. Walau mereka lebih ‘senior’ dari kamu, tidak ada salahnya kok untuk cross-check cerita mereka

Kalau kata mereka kantormu horor, coba deh nyari-nyari info di internet atau nanya langsung ke narasumber yang bisa kamu percaya. Ngga mungkin juga kan kantor yang dulunya anteng-anteng saja tapi kehadiranmu terus tiba-tiba muncul penampakan atau kejadian-kejadian mistis.

2. Kamu butuh pekerjaan ini. Apalagi kalau mengingat usia atau apapun yang memblocking waktumu. Please remember why you started

Temukan alasan paling emosionalmu ketika bersusah payah mencari kerja. Mungkin kamu butuh pekerjaan ini untuk menghidupi orang tua yang sudah pensiun. Atau orang tua sudah mulai sakit-sakitan dan butuh biaya berobat yang besar. Nyari kerja jaman sekarang dengan posisi dan gaji yang bagus itu tidak secepat membalik telapak tangan ya RulaWoman.

3. Bangun relasi lagi dengan mereka. Sekeras-kerasnya es batu, lama-lama juga mencair kok

Mungkin saja mereka pengen kamu lebih membaur, namun cara mereka agak berbeda. Coba bangun relasi lagi deh. Komunikasi yang baik bisa bikin mereka lama-lama suka sama kamu. Kalau kata pepatah, tak kenal maka tak sayang.

4. Semua usaha butuh waktu dan proses. Enjoy the process and just living your life

Cepat atau lamanya keadaan berubah tidak semua orang bisa memprediksinya. Selama kamu ngga ngerugiin orang lain ya sah-sah saja kalau kamu Just living your life. Lakuin apapun hal yang kamu suka supaya ngga bosan dan malah makin semangat dengan kerjaan dan lingkungan kantor.

5. Siapin back-up plan untuk jaga-jaga kalau situasi makin out of control

Orang dulu sepertinya bijak-bijak ya RulaWoman. Seperti pepatah lama mengatakan “sedia payung sebelum hujan”. Walaupun kita dilarang negative thinking ke orang lain, tapi ngga ada salahnya kalau kita ambil ancang-ancang sejak dini kalau misalnya terjadi hal yang paling buruk. Kamu bisa nyicil update CV ataupun portfoliomu biar makin keren. Nambah-nambah kenalan dan ikut komunitas positif biar dapat link yang bagus juga ya RulaWoman, karena jaman sekarang kalau ngga networking ya not working.


Gimana RulaWoman? Semoga makin pede dan terinspirasi ya dari cerita dan 5 jurus yang sudah aku bagikan. Kamu pasti bisa kok melewatinya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Anak Baru dan Susah Diterima Lingkungan Kantor? Jangan Putus Asa! Simak 5 Jurus Ampuh Berikut ". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jane Melissa | @janemelissa

Architects (B.Arch) - Blogger - Freelancer - Content Writer - Contributor of RULA.co.id

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar