702
Sudah memiliki BPJS apakah sudah “aman”? masihkah perlu memiliki asuransi swasta?
photo credit:Kompasiana

Saat ini pemerintah mewajibkan setiap perusahaan untuk mendaftarkan karyawannya untuk mengikuti program BPJS kesehatan. Bahkan ada sanksi buat perusahaan yang tak menaati aturan tersebut. Dengan adanya kebijakan pemerintah tersebut, tentu sangat membantu karyawan, yaitu ketika sakit dan memerlukan dana cepat serta terkadang jumlahnya tidak sedikit. Sudah memiliki BPJS apakah sudah “aman”? masihkah perlu memiliki asuransi swasta? Sebelum memutuskan, berikut kelebihan dan kekurangan dari BPJS serta asuransi swasta yang perlu RulaWoman ketahui.

1. Premi BPJS Kesehatan jauh lebih murah, premi asuransi swasta bisa disesuaikan dengan isi kantong

Dibandingkan dengan asuransi swasta, premi BPJS kesehatan jauh lebih murah. Untuk mendapatkan manfaat rawat inap kelas III, kamu cukup membayar Rp 25.500 setiap bulannya, kelas II Rp 51.000, serta kelas III Rp 80.000. Di asuransi swasta, premi yang kamu bayarkan bisa disesuaikan dengan kantong RulaWoman. tentu semakin besar manfaat yang kamu dapatkan, semakin besar pula premi yang harus kamu bayarkan.

2. Syarat masuk BPJS mudah, bahkan dalam keadaan “mendesak”, bisa diajukan saat sakit

photo credit:CTV Atlantic

Untuk masuk sebagai peserta asuransi swasta, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya kamu harus ada dalam kondisi sehat, terdapat perbedaan premi dari segi usia maupun dari perokok/tidak merokok, serta adanya pre-existing condition di mana penyakit bawaan tidak dicover oleh asuransi kesehatan swasta. Pada BPJS, penyakit bawaan masih bisa dicover.

3. Kamu perlu rujukan berjenjang dalam penggunaan BPJS, sementara dengan asuransi swasta, kamu bisa langsung ke rumah sakit yang dituju

Saat berobat menggunakan BPJS kesehatan, kamu tidak bisa berobat langsung ke rumah sakit yang kamu inginkan. Harus ada rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti klinik atau puskesmas. Sedangkan dengan asuransi swasta, kamu tidak memerlukan adanya surat rujukan. Berobat bisa dilakukan dengan sistem reimburse atau cashless.

4. Uang yang kamu bayarkan pada BPJS hilang, sedangkan asuransi swasta bisa kamu kombinasikan dengan investasi

photo credit:CTV Atlantic

Baik ada klaim maupun tidak, uang yang kamu bayarkan ke BPJS kesehatan tiap bulan akan hilang. Keadaan tersebut tentu berbeda dengan asuransi swasta, khususnya yang berbasis unitlink. Pada unitlink, premi yang kamu bayarkan tiap bulannya bisa dikombinasikan dengan berbagai manfaat seperti investasi serta asuransi jiwa. Tapi perlu diingat pada unitlink, fokusnya adalah pada perlindungan ya RulaWoman, bukan investasi.

5. Adanya COB antara BPJS kesehatan dan asuransi swasta

photo credit:Pasien Sehat

BPJS kesehatan bekerja sama dengan perusahaan asuransi dan menawarkan Coordination of Benefit, di mana manfaat yang tidak tercover oleh BPJS kesehatan bisa dicover oleh perusahaan asuransi, sehingga manfaat yang kamu rasakan bisa lebih optimal.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat ya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sudah Punya BPJS Kesehatan, Masihkah Perlu Punya Asuransi Swasta? Berikut Serba-Serbi Keduanya yang Perlu Kamu Tahu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar