7K
Kelamaan single atau jomblo seringkali membawa ketakutan sendiri oleh beberapa orang. Istilah 'jomblo akut' bahkan sangat mengerikan untuk disandang. Jadi apa yang harus kamu lakukan supaya kamu nggak takut kelamaan jomblo?

Untuk kamu yang kelamaan single, jujur deh, itu sebenarnya pilihan atau nasib? Apa iya dengan kamu single itu sudah menjadi nasib kamu? Apa iya dari 287 juta penduduk Indonesia nggak ada satupun yang menjadi jodoh kamu? Apa iya dari 7 milyar penduduk dunia yang terbagi dari 5 benua nggak ada satupun pasangan hidup kamu?

Dan yang lebih parah lagi, kamupun mulai menginstal aplikasi tinder dan mendaftar di situs online dating dengan harapan ada yang match dengan kamu. Tapi ternyata hasilnya sama. No match yang sesuai dengan yang kamu inginkan.

Kemudian kamu mulai berpikir, apa sebaiknya kamu menurunkan standar?

RulaWoman, stop sampai di situ! Sebelum kamu berhalusinasi dan berdelusi lebih jauh sampai kamu menurunkan standar hanya demi mendapatkan pasangan, pikirkan 7 hal ini:

1. Apakah tujuan kamu memiliki pasangan?

Sebelum kamu punya pasangan, pikirkan baik-baik. Apa sih yang sebenarnya kamu inginkan dari seorang kekasih? Kalau kamu memiliki niat jahat (ya niat jahat) yaitu: kamu ingin ia membahagiakan diri kamu, kamu ingin keluar dari situasi finansial yang tidak menyenangkan, kamu ingin diselamatkan, dan niat jahat-niat jahat yang lain sehingga kamu merasa seperti seorang Cinderella yang perlu diselamatkan, forget it. There is no such thing as a prince charming like that. Yang ada kamu hanya akan terjebak dalam relationship demi relationship yang salah. Kenapa? Karena kamu sudah memulainya dengan niat jahat yang salah.

Jadi tentukan, putuskan kalau niat baik kamu dalam memiliki pasangan itu apa? Untuk membuat kalian berdua menjadi orang yang lebih baik yang saling mengisi, dan seterusnya, maka tuliskanlah kriteria dan keinginan kamu tentang pasangan impian kamu seperti apa. Bukan mustahil sang Pangeran akan menemukan kamu.

2. Apakah kamu bahagia dengan hidup kamu?

Kalau kamu merasa tidak bahagia dengan hidup kamu, dan kamu berharap akan datang seseorang untuk membahagiakan kamu dan menjadi pasangan kamu, maka itu tidak akan terjadi.

Razi Thalib, CEO Setipe.com pernah berkata,"Pasangan yang berbahagia berasal dari 2 orang single yang bahagia." Jadi kalau kamu tidak bahagia dan tidak puas dengan hidup kamu dan berharap semua akan diselesaikan oleh pasangan impian kamu, sepertinya kamu terlalu banyak menonton sinetron, RulaWoman.

Lihatlah hidup kamu. Benahi dan perbaiki hal-hal yang menurut kamu kurang. Karena pasangan yang akan menjadi belahan hidup kamu akan menjadikan kamu setara secara tingkat intelegensi dan lain-lain, yang intinya sesuai dengan kamu.

3. Bagaimanakah tingkat kedekatan kamu dengan Tuhan?

foto sumber: shutterstock.com

RulaWoman, kalau kamu percaya dan dekat dengan Tuhan, maka kamu percaya kalau jodoh kamu tengah disiapkan olehNya. Dan kamu nggak akan bertanya-tanya kapan akan datang di jodoh kamu ini, atau sibuk mencari karena kamu tahu, Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik untuk kamu. Tapi kalau ternyata kamu masih nggak sabar untuk menanti belahan jiwa kamu, mungkin itulah sebabnya.

Kamu belum siap, karena masih ada sifat-sifat kamu yang belum sesuai dengan jodoh yang disiapkan Tuhan untuk kamu. Perbaiki diri kamu sehingga kamu layak untuk bertemu dengan si Dia.

4. Apakah PR-PR batin kamu sudah selesai?

Atau dengan kata lain, apa benar kamu sudah move on sepenuhnya? Atau masih ada sebenarnya PR kamu yang belum selesai?

Setiap relationship yang datang ke dalam hidup kamu adalah pembelajaran. Seperti anak tangga, untuk mencapai ke lantai yang di atas, kamu harus melalui beberapa anak tangga yang akan membuat kamu lebih baik dan menjadi lebih baik lagi. Dan lebih jauh lagi, kamu akan menjadi lebih tahu apa yang sebenarnya kamu inginkan dalam relationship dan diri kamu. Nah kalau PR ini belum selesai, artinya kamu belum bisa naik ke anak tangga berikutnya, atau sampai di lantai atas.

5. Apakah kamu lebih memilih karir atau pacaran?

foto sumber: livemans.com

Kesalahan terbesar seorang perempuan adalah lebih memilih pasangan dan nurut aja sehingga seringkali perempuan justru malah akan kehilangan jati dirinya yang sebenarnya dalam hubungan yang tidak sehat ini. Kalau kamu masih memilih mengutamakan pacar atau pasangan daripada karir, artinya kamu belum cukup dewasa dan matang untuk bisa ke jenjang hubungan yang serius dan benar, RulaWoman. Atau dengan kata lain, kamu masih di tangga bawah.

Seorang perempuan yang career driven adalah mereka yang tahu apa yang mereka inginkan. Otomatis laki-laki yang bisa mendukung mereka dan setara secara integensialah yang akan cocok dengan mereka. Namun bukan berarti yang datang semuanya setara ya RulaWoman. Kamu yang bisa menilai, apa yang sebenarnya kamu inginkan dan butuhkan. Nah ini 2 hal yang berbeda.

6. Apakah kamu mengetahui seberapa harga kamu?

Sering karena kelamaan jomblo, kamu jadi merendahkan standard kamu dalam hal pasangan. Kamu tahu sebenarnya dia nggak cocok atau kurang di mata kamu. Entah karena kurang setara secara intelegensia, atau semata karena menurut kamu dia 'terlalu baik' jadi kamu menjadikannya kekasih. Padahal, ada sesuatu darinya yang kamu nggak sreg, tapi kamu malah memilih untuk menerima. Dan diam.

RulaWoman, mencari pasangan itu harus melalui screening yang berlapis. Kalau dari awal hubungan kamu sudah ada 'kurang'nya, bayangkan nanti pada saat kalian menikah. Nah di sini drama baru di mulai. Apa kamu yakin ia orang yang tepat untuk mendampingi kamu?

Jadi mulailah tentukan, seberapa berharganya kamu sebagai seseorang sehingga kamu layaknya dengan orang yang seperti apa? Apakah kamu Cinderella, atau Jasmine? Bukanlah lebih seru menjadi seorang Ariel, Aurora atau Snow White? Princess yang memang bertemu dengan Prince Charming.

7. Seberapa jauhkah yang akan kamu lakukan untuk cinta?

foto sumber: mensxp.com

Tanyakan pada diri kamu sendiri, "Kalau saya jatuh cinta pada (sebut nama kamu) apakah yang akan aku lakukan untuk (sebut nama kamu)?"

Kalau kamu tidak mencintai diri kamu sendiri, bagaimana orang lain bisa mencintai kamu? Kadang dengan rutinitas pekerjaan dan hidup, kamu jadi lupa untuk mencintai hidup itu sendiri dan bersyukur atas apa yang kamu miliki dengan hati gembira. Oleh sebab itulah kamu mendamba, ada orang lain yang membahagiakan kamu.

Cinta nggak seperti itu. Kalau kamu mencintai pekerjaan kamu, hidup kamu, maka cintalah yang akan mengikuti kamu dan mempertemukan kamu dengan pasangan sejati kamu.

Jadi RulaWoman, jangan takut ya untuk jadi jomblo akut. Karena jelas kamu lebih mencintai diri kamu sendiri sehingga kamu tahu apa yang kamu butuhkan dalam cinta dan hidup itu sendiri. Kalau belum yuk perbaiki diri agar pangeran kamu tahu kamu sidah siap menerimanya dalam hidup kamu.

Kamu punya cerita tentang pertemuan indah kamu dengan belahan jiwa kamu? Yuk share di sini.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Takut Kelamaan Jomblo? Inilah 7 Hal Yang Harus Kamu Pikirkan Supaya Kamu Nggak Takut Dengan Istilah 'Jomblo Akut' Itu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Maharani Adinata | @RaniAdinata

A genuine Scorpio with the love of music, books, chocolate cake and a cup of tea.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar