2.4K
Jawaban dari kegalauan antara mau kerja atau buka sendiri bukanlah dengan mendekam di dalam kamar dan menanti pencerahan. Namun, salah satu cara untuk menemukan jawabannya adalah dengan menghadiri Local StartUp Fest 2017 di The Space - Senayan City (24-26 Februari 2017).

RulaWoman, Local StartUp Fest adalah festival bagi startup terbaik Indonesia untuk menampilkan produk mereka kepada orang-orang non-tech. Dengan harga tiket masuk perhari hanya Rp 75.000,00 acara ini merupakan tempat yang tepat bagi kamu yang sedang ingin atau sudah membuka usaha sendiri untuk mencari tahu tren terkini dan berbagai informasi lainnya seputar karir dan bisnis di dunia startup.

Saya menghadiri Local StartUp Fest 2017 pada hari kedua dan begitu memasuki ruangan berupa tenda besar yang di dalamnya ber-AC ini, ada banyak hal menarik yang saya temukan di sini. RulaWoman mau tahu apa saja hal menarik yang bisa ditemukan di acara ini? Yuk, cari tahu di bawah ini.


1. Ada 50 exhibitors keren yang akan bikin kamu penasaran dan mampir untuk mencari tahu

sumber foto: dok. pribadi

Deretan berbagai startup dengan konsep yang unik akan memancing rasa penasaran kamu untuk mencari tahu apa saja sih kelebihan dari startup itu. Bukan hanya itu saja, mereka juga berusaha mendapatkan perhatian kamu dengan berbagai cara, misalnya dengan memajang tester ataupun merchandise, menggunakan seragam yang menarik, atau memberikan program menarik yang menguntungkan kamu, RulaWoman.


2. Kamu akan dihadapkan pada dua pilihan stage yang sama-sama diisi oleh pembicara ternama dan berpengalaman di dunia startup

Ketika sedang asik bertanya dengan exhibitors yang ada, saya tergerak mendengar topik yang sepertinya menarik dari arah main stage. Saya mencari tempat duduk di dalam ruangan tersebut dan Andi S. Boediman (Managing Partner Ideoscreative) sedang menjadi pembicara. Topik yang beliau sampaikan adalah "How to Deliver a Pitch from Investors Simply Can't Turn Down". Topik ini menarik terutama bagi para founder yang sedang mendekati investor. Pak Andi menyampaikan bahwa yang menjadi penilaian pertama seorang investor untuk berinvestasi di startup adalah background pendidikan dari kampus terbaik, pengalaman kerja dan komitmen si founder. Pak Andi juga mengingatkan kalau datang ke investor, jangan hanya bermodalkan ide saja tetapi bawalah produknya dan kalau sudah ada user-nya akan lebih bagus lagi.

"Penilaian pertama seorang investor untuk berinvestasi di startup adalah background pendidikan dari kampus terbaik, pengalaman kerja dan komitmen si founder." - Andi S. Boediman.

Setelah sharing dari Andi S. Boediman, pembicara berikutnya adalah Hadi Wenas (CEO MatahariMall.com) yang menyampaikan topik "How Leadership Style & Culture Help Startups Hyper Growth". Menurut Hadi Wenas, salah satu hal yang membuat tim MatahariMall.com begitu solid karena di awal beliau menjadi CEO, hal pertama yang di-meeting-kan adalah mengenai 'culture' atau budaya. Budaya akan menjadi jiwa dari sebuah perusahaan dan budaya yang digunakan MatahariMall.com hingga saat ini adalah Bold-Fast-Fun.

Hadi Wenas mengakui bahwa memilih budaya sebaiknya yang bisa diimplementasikan dan tidak bertolak belakang dengan leader-nya sebab di sini leader memiliki peran penting sebagai role model. Dengan adanya budaya, hasilnya tentu sangat berpengaruh pada cara bekerja dan pengambilan keputusan.

"Budaya akan menjadi jiwa dari sebuah perusahaan. Dengan adanya budaya, hasilnya tentu sangat berpengaruh pada cara bekerja dan pengambilan keputusan tim." - Hadi Wenas


sumber foto: dok. pribadi

Setelah mendengar pengalaman Andy S. Boediman dan Hadi Wenas, saya menjadi begitu terinspirasi. Karena di mini stage masih ada pembicara yang menyampaikan topik berbeda, saya pun ikut masuk tapi tidak mendapatkan tempat duduk karena sudah penuh. Walaupun berdiri dan tidak mengikuti dari awal tetapi apa yang disampaikan Billy Boen (Founder Youth On Top) juga sangat menarik untuk didengar.

Pada sesi tanya jawab, beliau mendapat pertanyaan "Can Anyone Become An Entrepreneur?" Lalu dengan tegas Billy Boen mengatakan bahwa tidak semua orang bisa menjadi entrepreneur. Menjadi seorang entrepreneur butuh mental yang kuat karena setiap harinya akan menghadapi tekanan. Selain itu, seorang entreprenuer itu akan sering merasa kesepian karena masalah yang dia hadapi tidak bisa diceritakan kepada orang lain begitu saja. Kalaupun diceritakan, belum tentu orang tersebut mengerti.

"Tidak semua orang bisa menjadi entrepreneur. Menjadi seorang entrepreneur butuh mental yang kuat karena setiap harinya akan menghadapi tekanan." - Billy Boen


3. Melihat cara penyampaian ide, visi dan misi yang disampaikan startup local terbaik melalui StartUp Pitch Battle

Farkir sedang memberi pitch (Sumber foto: instagram (kiri) dan dok. pribadi (kanan))

Acara ini hanya ada di hari kedua Local StartUp Fest, di mana para penggagas startup akan akan membagikan ide, misi, dan visinya hingga terpilih satu startup saja yang paling unggul. Tujuan dari battle ini sebenarnya bukan untuk siapa yang mengalahkan siapa, tetapi lebih ke bagaimana menyampaikan ide sebuah startup sehingga mampu diterima publik dan investor. Nah, bagi RulaWoman yang memang ingin membangun startup, bagian ini harus kamu ikuti.


4. Tidak mau hanya menjadi pendengar? Kamu juga terlibat langsung melalui workshop yang tentunya related dengan dunia startup

sumber foto: dok. pribadi

Dunia startup tentunya tidak terlepas dari bagaimana membuat konten-konten yang menarik bahkan menjadi viral. hal itu bisa dilakukan melalui tulisan maupun video. Kalau hanya mendengar saja, tidak semua orang bisa segera mempraktikkan dengan baik. Apalagi kalau dilanda kebingungan, belum tentu ada yang bisa membantu. Oleh karena itu, dari Local StartUp Fest hari kedua ada kelas workshop dengan materi “Viral Content Writing”. Kelas workshop ini dimentori oleh Co-Founder & CCO Zetta Media, yaitu Ollie (Aulia Halimahtussadiah).

Melalui pengarahan yang detail, dialog, dan beberapa exercise, para peserta banyak terbantu untuk lebih kritis dalam membuat konten-konten viral. Walaupun hujan deras melanda, workshop ini berjalan lancar dan tidak mengubah antusiasme peserta hingga akhir.


5. Perkaya networking kamu di Local StartUp Fest 2017 ini

Acara ini dihadiri oleh orang-orang dengan latar belakang berbeda dan tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga pengunjung dari luar negeri. Ini saat yang terbaik bagi kamu untuk bisa mengenal mereka, atau paling tidak bisa mengenal temannya teman. Untuk mewadahi hal ini, Local StartUp Fest memberikan fasilitas ruangan khusus untuk networking bagi kamu yang ingin berbincang lebih serius sehingga tidak perlu lama berdiri. Ruangan ini berada di dekat F&B area.


6. Pulang dengan tangan kosong? Tidak mungkin

Bagi kamu yang aktif bertanya selama diskusi, kamu punya peluang untuk mendapatkan hadiah berupa voucher dan kejutan lainnya dari pihak pembicara. Kalau kurang beruntung, kamu cukup berbaur dan bertanya-tanya dengan exhibitor yang ada maka kamu akan mendapatkan berbagai promo menarik seperti diskon, voucher, tester, ataupun merchandise. Jadi, selain terinspirasi dan mendapatkan informasi, kamu bisa membawa pulang contoh produk seperti yang diberikan JJ Royal Coffee, yaitu kopi gratis.


7. Urusan kamu atau si gadget kesayangan lapar tidak akan menjadi masalah

Di Local StartUp Fest juga ada F&B area yang menawarkan menjual makanan dengan brand lokal juga supaya kamu yang masih betah berlama-lama di acara tidak perlu jauh-jauh ke mall dan ketinggalan rangkaian acara yang ada. Kalau gadget kamu yang lapar, di sini juga tersedia charging hub dengan jumlah stop kontak lumayan banyak.


Begitu banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan melalui acara ini. Semoga acara seperti ini bisa diadakan rutin untuk menginspirasi dan membantu lebih banyak orang termasuk kamu dalam dunia startup ya, RulaWoman.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Terlepas dari Mau Kerja atau Buka Usaha Sendiri, Inilah 7 Hal Menarik yang Bisa Kamu Dapatkan di Local StartUp Fest 2017 #Day2". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Jane Melissa | @janemelissa

Architects (B.Arch) - Blogger - Freelancer - Content Writer - Contributor of RULA.co.id

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar