1.1K
Ternyata kesederhanaan hidup sudah banyak dicontohkan oleh beberapa tokoh dunia lho! Yuk kita coba beberapa hal simple dari kutipan-kutipan bijak berikut ini!

1. “Berterimakasihlah pada segala yang memberi kehidupan.” –Pramoedya Ananta Toer, Sastrawan.

Mengucapkan “terima kasih” nggak melulu ketika kita ditolong atau mendapat bantuan dari orang lain. Coba deh mengucapkan “terima kasih” dimulai kepada diri sendiri yang setiap harinya sudah berkutat dengan rutinitas. Tubuh dan jiwa kita perlu “diajak ngobrol” dan dengan meluangkan waktu setiap harinya untuk berterima kasih kepada diri kita sendiri, Tuhan, orangtua kita, dan seterusnya akan melatih diri kita untuk mudah bersyukur. Praktiknya, biasakan setiap hari untuk merefleksikan apa saja yang sudah kamu lakukan sehari sebelumnya, apa yang kamu dapat dan apa yang belum kamu raih. Pertimbangkan antara keduanya dan jangan beri target-target tertentu dalam proses refleksi itu. Biarkan rasa syukurmu mendominasi pada setiap momen hidup yang sudah kamu lalui. Kalau kamu sudah terbiasa menerima dengan sikap syukur maka dijamin deh krisis pede, sikap egois dan sikap-sikap negatif lainnya akan pergi jauh-jauh dari kamu.

2.“Jangan-jangan Tuhan menyisipkan harapan bukan pada nasib dan masa depan, melainkan pada momen-momen kini dalam hidup—yang sebentar, tapi menggugah, mungkin indah.” –Goenawan Mohammad, Budayawan.

Harapan akan senantiasa hadir di dalam menit kehidupan yang kita jalani. Tinggal gimana kita sebagai perempuan cerdas, mampu untuk bersikap peka terhadap harapan tersebut dalam menikmati proses kehidupan. Kita mungkin sering beranggapan kalau menyusun rencana masa depan; karir, pendidikan, finansial, sedini mungkin adalah bentuk pengharapan yang bakal realistis. Yup, itu nggak salah, RulaWoman, hanya saja kadang kita suka lupa untuk merasakan sentuhan-sentuhan harapan yang ada dari hal-hal kecil dalam keseharian kita. Coba deh kita ingat-ingat kembali momen sederhana apa yang sekiranya mengandung harapan walaupun kecil tapi sebenarnya mampu membuat diri kita semangat menjalani hidup. Misalnya, pernah nggak sih dapet nilai jelek dari dosen sewaktu kuliah padahal udah belajar mati-matian? Atau pernah nggak RulaWoman berhadapan dengan partner kerja yang nyebelin tingkat dewa dan seakan-akan bikin hidup RulaWoman jadi nggak ceria? Nah, bahkan di momen paling nggak enak dalam hidup pun pasti ada harapan kan? Kita pasti berharap kelak mendapat nilai yang lebih baik dari sebelumnya, dan kita juga berharap kalau kelak partner kerja kita bakal merubah kepribadiannya jadi lebih baik. Meskipun itu adalah harapan-harapan kecil, RulaWoman, tapi kalau kita kontinyu untuk “melakukan pengharapan” tersebut, kamu bisa ngerasain kekuatan dari sebuah “harapan”! Ujung-ujungnya, kamu akan berpikir positif dan bertekad untuk belajar lebih giat supaya nggak dapet nilai jelek dari dosen dan kamu juga akan mencari cara untuk ngedeketin partner kerja kamu yang nyebelin itu supaya mau open minded sama kamu. Keren kan?

3.“When you do things from your soul, you feel a river moving in you, a joy.”—Maulana Jalaluddin Rumi, Penyair.

Pernah denger nggak orang bilang, “segala sesuatu yang dikerjakan dari hati pasti hasilnya bagus,” pepatah itu bersinergi dengan ungkapan dari Rumi di atas. Sesuatu yang dikerjakan sepenuh hati, dengan keikhlasan tentunya tak sekedar mencapai hasil yang maksimal tapi juga melahirkan kebahagiaan. Kenapa begitu, RulaWoman? Karena hati yang bahagia akan menghasilkan energi-energi positif di dalam tubuh dan jiwa seseorang. Kamu pasti bisa ngebedainkan ketika kamu mengerjakan suatu aktifitas secara terpaksa dengan tidak terpaksa pasti memiliki dampak berbeda? Nah, mengerjakan kegiatan apapun dengan hati yang “legawa”, ikhlas tanpa pamrih akan membuat hatimu berbunga-bunga bagaikan jatuh cinta!

4.“There are many people who can do big things, but there are very few people who will do the small things.”—Mother Teresa, Biarawati Katolik Roma.

Kalau banyak orang bercita-cita untuk melakukan hal besar, kini saatnya kamu untuk berani melakukan hal-hal kecil yang “printilan” tapi kaya manfaat. Semuanya bisa dimulai dari sesuatu yang sudah kamu kenali seperti rajin menemani adik kamu belajar, meluangkan waktu sejenak bersama orangtua dan membahas kegemaran mereka, atau juga menyempatkan diri mengunjungi anak-anak di panti asuhan. Kegiatan sederhana ini jarang sekali dilakukan orang dengan kapasitas waktu yang “berkualitas”. Biasanya orang akan ngobrol dengan keluarga mereka sambil lalu, atau bahkan nggak ada waktu sama sekali untuk bersosialisasi dengan masyarakat di sekitar rumahnya. RulaWoman bisa banget lho mencoba hal-hal kecil yang mungkin keliatan “sepele” padahal berdampak besar bagi pribadi kamu sendiri. Seperti kata pepatah Arab, “Hubbah, Hubbah, Qubbah” yang artinya dari sedikit lama-lama menjadi bukit.

5.“Be beneficial to people, you will become one of the best among them.” –Muhammad Saw, Nabi Besar dan Entrepreneur.

Yang terakhir, RulaWoman, kalau kamu udah bisa berterima kasih atas hidup ini, selalu berharap atau optimis dalam hal kecil, ikhlas dalam menjalani peran dan peka terhadap hal-hal kecil di sekitar kamu, kini waktunya kamu untuk mendedikasikan diri kamu sebagai perempuan yang bermanfaat bagi dunia! Percuma kan kalau kita sudah banyak bergaul, sudah keren dengan peran kita masing-masing tapi kita Cuma keren untuk diri kita sendiri? Nah, dengan menjadi seorang yang penuh manfaat dan kasih bagi orang lain dan semesta tentunya tak sekedar menjadi tugas kita tapi juga karena kita senang untuk bisa bermanfaat bagi orang lain.

Sudah fresh lagi kan, RulaWoman? Ternyata hidup ini bisa kita jalani dengan sederhana dan bahagia. Selamat berproses ya, perempuan cerdas!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "These 5 QUOTES Will Make Your Life Easier, RulaWoman!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


MK Wirawan | @mkwirawan

MK. Wirawan lahir di Jakarta, 25 tahun yang lalu. Seorang pembelajar di mana 'menulis dan membaca' adalah aktifitas yang paling membuatnya bahagia.

Bagaimana menurutmu?