598
Resign bukanlah keputusan yang mudah dan bisa dilakukan dengan gegabah. Banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum kamu memutuskan untuk resign dari tempat kerjamu sekarang ini.
photo credit: Admin Bandit

Dalam dunia kerja, kenyamanan memang tak selalu dirasakan 100%. Apalagi buat kamu yang sudah bertahun-tahun merasakan pahit manisnya dunia kerja. Tentu resign bukanlah keputusan yang mudah dan bisa dilakukan dengan gegabah. Banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum kamu memutuskan untuk resign dari tempat kerjamu sekarang ini. Waktumu berharga, RulaWoman. Berikut 7 tanda jika resign adalah sebuah keputusan yang tepat.

1. Jam kerja terasa sangat panjang bagimu dan weekend adalah satu-satunya penyemangat hidupmu

Jangankan untuk bekerja dengan passionate dan punya goals dalam karir, saat bangun pagi saja kamu sudah berat melangkahkan kaki bersiap berangkat kerja. Tak hanya sampai disitu saja, hari Senin merupakan petaka buatmu. Kamu pun tak sabar menunggu datangnya weekend agar kamu tidak perlu berangkat ke kantor dan melakukan pekerjaan yang tidak kamu suka.

2. Perusahaan kamu terus merugi bahkan terancam bangkrut

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan kamu terus merugi. Perlahan tapi pasti, omzet yang diperoleh pun menurun dari waktu ke waktu. Bahkan gajimu sempat ter-pending dengan berbagai alasan. Jika ini yantg terjadi, ada baiiknya kamu segera mencari tempat kerja baru, tanpa menunggu sampai di PHK dan mendapatkan pesangon.

3. Kinerjamu teramat baik, tapi sayang karirmu jalan di tempat

photo credit: Huffington Post

Demi mengejar promosi, kamu pun berusaha keras menunjukkan performa terbaikmu. Tapi tampaknya usahamu terlihat sia-sia dan tak dihargai. Bekerja rajin atau malas sama saja. Tak ada pembeda yang membuat kamu terlihat lebih baik. Waktumu berharga, RulaWoman. jangan sia-siakan untuk pihak yang tak bisa menghargai kamu.

4. Kamu jauh lebih kompeten dibandingkan dengan atasanmu

Kompeten dan dapat diandalkan memang baik, akan berdampak pada kesuksesanmu. Tapi kemampuanmu yang jauh melebihi atasan kamu, membuat atasanmu bersikap amat permisif. Kamu pun mendapat banyak kelonggaran dan fleksibilitas. RulaWoman, sesuatu yang mudah tak akan membuat kamu belajar banyak. Keluar dari zona nyaman kamu dan segera cari tantangan baru. Dan tanpa disadari, kamu pun akan bertumbuh.

5. Kenaikan gaji tak kamu dapatkan, padahal biaya hidup terus merangkak naik

Inflasi pasti terjadi setiap tahun, yang diikuti dengan naiknya biaya hidup. Mirisnya, kenaikan gaji kamu tak seberapa atau bahkan gaji kamu tetap. Tak peduli seberapa besar kontribusi yang kamu berikan pada perusahaan, tak ada penghargaan yang kamu terima. Padahal setiap orang berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, termasuk kamu. Berjuanglah mendapatkan apa yang kamu inginkan, RulaWoman. Selagi waktu dan kesempatan masih terbuka buat kamu.

6. Kamu berada dalam lingkungan toxic, tak heran kamu jadi lebih sering meratapi hidupmu

Kegiatan makan siang seharusnya bisa membuat kamu lebih fresh dan bertenaga. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya. Kamu berada di lingkungan toxic, berisi orang-orang suka mengeluh dan menyalahkan keadaan. Perlahan tapi pasti, kamu pun tanpa sadar mulai meratapi hidupmu yang kamu rasa jauh dari beruntung.

7. Rute keseharian kamu hanya sebatas rumah dan kantor, dengan kata lain kamu tak punya kehidupan

Kehidupan kamu hanya berisi pekerjaan dan pekerjaan. Bahkan kamu jadi pahlawan larut malam hampir setiap minggu. Berangkat pagi buta dan pulang dini hari. Jangankan untuk bergaul dan berjejaring, menyempatkan waktu memanjakan diri saja terasa sangat sulit. Kamu masih muda, RulaWoman.

Karir memang penting dan uang memecahkan banyak masalah. Tapi jangan lupa kalau masa muda tak akan datang kembali. Nikmati hidupmu.

Bagaimana RulaWoman? Semoga bermanfaat ya.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Waktumu Berharga, RulaWoman! Berikut 7 Tanda Jika Resign Adalah Keputusan yang Tepat Buat Kamu". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rahajeng | @rahajengkurniawati

Life is a pleasure when we share it.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar