Ini Event Pelatihan Coaching yang Pernah Diselenggarakan dan Sangat Bermanfaat

Coaching

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan perusahaan supaya dapat meningkatkan produktivitas karyawannya. Salah satunya adalah dengan mengadakan pelatihan tentang  coaching yang bisa mengembangkan sumberdaya pemimpin perusahaan, terutama dalam mengembangkan anak buahnya. Selain bermanfaat bagi perusahaan, pelatihan tentang coaching juga bermanfaat untuk setiap orang secara pribadi, dalam hal mengembangkan pengetahuan, keterampilan, maupun motivasi terkait gol pribadi yang hendak dicapai. Berikut adalah beberapa event pelatihan tentang coaching yang sangat bermanfaat:

1. Effective Coaching Skills

Pelatihan “Effective Coaching Skill” dilakukan untuk melatih dan memaksimalkan kinerja dari anggota tim.  Banyak terjadi, orang-orang yang berada dalam suatu perusahaan sebenarnya bukanlah orang-orang yang kurang cakap, melainkan mereka tidak punya kemampuan menggali sumber daya yang dimiliki. Bila Anda sebagai pemimpin mereka, entah sebagai business owner, manager, atau supervisor, tentu mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menggerakkan anggota tim supaya dapat bekerja lebih efektif dan efisien.

Membuat anggota tim untuk dapat bekerja, tidak saya terkait dengan pengetahuan maupun keterampilan mereka, tetapi juga terkait dengan motivasi dan semangat kerja mereka. Pemimpin organisasi harus mampu melihat hal ini dalam orang-orang yang dipimpinnya, dan mampu menaikkan motivasi mereka. Pemimpin harus dapat menjadi “energizer” bagi para anak buahnya. Dalam hal ini, pemimpin perlu dapat menciptakan kondisi kerja yang nyaman bagi mereka. 

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut seperti pentingnya memiliki mindset sebagai seorang coach, keterampilan yang perlu dimiliki oleh seorang coach, dan teknik atau metode dalam coaching. Kombinasi dari ketiga hal tersebut, mindset, keterampilan, dan metode, membuat coaching yang Anda jalankan sebagai seorang pemimpin akan lebih efektif. 

2. Business Coaching for UKM

Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung telah menggugurkan banyak pelaku usaha. Beruntunglah bagi mereka yang bisa bertahan apalagi masih bisa berkembang dengan baik. Business coaching for UKM bertujuan untuk membantu UKM dalam mengembangkan usahanya supaya lebih baik.

Salah satu sesi yang menarik dalam “Business Coaching for UKM” adalah sesi one-on-one coaching antara coach dengan pebisnis UKM. Dalam sesi one-on-one ini, peserta yang merupakan pebisnis UKM akan mendapatkan kesempatan untuk merasakan bagaimana mendapatkan pendampingan intens dalam waktu waktu yang telah ditentukan. Tentunya, pebisnis UKM dapat memanfaatkan sesi ini dengan baik untuk mendapatkan ide dan gagasan seputar bisnis yang dijalani. 

Sepanjang 2020 dan 2021, event telah berjalan lebih dari 50 kali, dengan pebisnis yang berasal dari berbagai industri seperti restoran, logistik, makanan, fashion, skin care, bengkel dan berbagai industri lainnya. Adanya “Business Coaching for UKM” membuat setiap pebisnis mampu mengetahui visi ke depan, melihat peluang dan cara baru untuk mengembangkan bisnisnya. 

3. Coaching Skills for Performance

Performance atau kinerja seseorang, pada akhirnya menjadi salah satu tujuan organisasi atau perusahaan. Perusahaan yang mempunyai tim yang solid dan kompak, tetapi tidak dapat menunjukkan kinerja unggul, akan dianggap tidak berjalan efektif. 

Dalam konteks tim, setiap leader juga perlu mendorong anak buahnya untuk dapat mencapai kinerja yang diharapkan, bahkan melampauinya. “Coaching Skills for Performance” akan menjelaskan kiat-kiat untuk membangun anak buah yang mampu berkinerja unggul, menggerakkan bawahan untuk dapat bekerja efektif, dan menciptakan situasi kondusif agar dapat menjaga hal tersebut. 

Untuk dapat melakukan hal ini, leader perlu mengetahui perbedaan antara proses mentoring, counselling, training, dan coaching itu sendiri. Dengan demikian, leader dapat mengoptimalkan proses coaching yang dijalankan. 

4. Sales Coaching

Sales Coaching tidak sekadar berbicara tentang bagaimana mengajarkan teknik-teknik sales untuk dapat meningkatkan penjualan, melainkan justru menggali dari para salesman atau sales people, kemampuan terbaik mereka dalam menjual produk atau jasa kepada customer.

Saat sales people menjual produk yang berbeda, atau berada di wilayah yang berbeda, atau di industri yang berbeda, tentunya mereka perlu memahami konteks-konteks customer yang berbeda juga. Baik latar belakang pendidikan customer, status sosial, kebiasaan, perilaku, dan lain sebagainya.  

Baik setiap leader di bidang sales, sales coaching tidak melulu untuk para sales people orang per orang, melainkan juga untuk tim sales yang dimiliki. Ada dua bentuk sales coaching yang dapat dijalankan. Yang pertama adalah one-on-one coaching, yaitu coaching antara leader sebagai coach dan seorang sales people sebagai coachee ( orang yang di-coach ). Yang kedua adalah team coaching, yaitu coaching antara leader dengan satu tim sales tertentu, yang terdiri dari beberapa orang. Meski secara umum ada pendekatan yang sama antara dua bentuk coaching tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar baik one-on-one coaching maupun team coaching bisa berjalan efektif. Seorang leader di dunia sales, perlu menguasai kedua bentuk coaching tersebut. 

Satu hal yang dapat digali oleh leader dalam sales coaching, adalah passion seorang sales people untuk melakukan aktivitas sales atau penjualan. Seperti yang Anda tahu, passion adalah bahan bakar yang efektif bagi seorang sales people. Hal ini mengingat mereka lebih sering bekerja sendiri di lapangan atau saat bertemu dengan customer, tanpa adanya pendampingan intens dari leadernya. Bila leader mampu membuat passion seorang sales people lebih tinggi melalui proses sales coaching, dapat dipastikan sales people tersebut mempunyai semangat yang lebih tinggi untuk mencetak rekor penjualan. 

Nah, itulah beberapa kegiatan pelatihan coaching yang pernah diselenggarakan Indra Dewanto dan tim, sebagai certified coach yang sudah mendampingi banyak perusahaan mulai dari perbankan, multi-finance, industri kesehatan, otomotif, ritel, manufaktur dan berbagai industri lainnya.