7.2K
Baru 3 hari setelah menikah, Putri Marino telah kembali bekerja dengan mempromosikan film terbarunya tgl 7 Maret lalu yang berjudul Jelita Sejuba, yang bercerita tentang hidupnya sebagai istri seorang tentara. Bagaimanakah film kedua istri Chicco Jericho ini?

Sepertinya Putri Marino memang senang dengan film yang penuh tantangan. Setelah sukses menyabet Piala Citra melalui film Posesif, Putri Marino kini kembali dengan film terbarunya, Jelita Sejuba.

Apa sih istimewanya film terbaru dari istri Chicco Jericho ini sehingga wajib menjadi film pilihan kamu? Ini loh 9 alasannya kenapa.

foto credit: Jelita Sejuba

1. Alur cerita yang tidak biasa, yaitu tentang istri seorang tentara

Selama ini kalau berbicara tentang film perang, atau film yang berhubungan tentang tentara, pasti yang disorot adalah cerita tentang kisah patriotik tentara tersebut, namun bukan pendampingnya. Film Jelita Sejuba atau yang berarti Mencintai Ksatria Negara adalah kisah tentang Sharifah, yang diperankan oleh Putri Marino, seorang istri tentara, yang hatinya selalu bergejolak setiap kali suaminya, Jaka, yang diperankan oleh Wafda Saifan Lubis, harus meninggalkannya untuk memenuhi tugas dari negara.

Bagaimana peran seorang istri yang harus merelakan suaminya bertugas, diceritakan dengan manis dalam Jelita Sejuba. Banyak sekali pengorbanan yang dilakukan seorang istri tentara, yang tidak banyak disorot. Film ini akan menceritakan sisi lain kehidupan keluarga seorang tentara, yang juga akan menunjukkan bagaimana beratnya menjadi istri seorang prajurit.

2. Berdasarkan kisah nyata

Berapa banyak film Indonesia yang dilandasi oleh kejadian nyata? Ide awal cerita Jelita Sejuba ini berasal dari buah pemikiran Ibu Krisnawati. Ibu Krisnawati ini adalah seorang perempuan yang memang hidup dalam dunia militer. Jadi memang Ibu Krisnawati melihat sendiri bagaimana prajurit-prajurit muda yang siap mempertaruhkan nyawanya untuk negara, sementara dibelakang mereka ada istri-istri yang mendukung mereka yang tidak kalah hebat.

photo credit: film Jelita Sejuba

"Jelita Sejuba adalah kisah cinta yang unik, dan tidak biasa. Banyak yang tidak tahu perjuangan istri para prajurit, ketika mereka harus berjarak dengan suami, mereka juga harus berperan sebagai kepala rumah tangga. Segala kegelisahan dan kekhawatiran harus dipendam dalam-dalam agar tidak menggoyahkan konsentrasi para suami. Perempuan-perempuan ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang turut mendarmabaktikan kehidupannya pada bangsa dan negara.”

3. Kerinduan Seorang Istri

Alur cerita film Jelita Sejuba ini juga adalah tentang kerinduan Sharifah akan Jaka membawa ingatannya kembali ke masa lalu yang indah di negeri Natuna, Sumatera. Ketika asmara pertama membuat hati belianya bergelora. Ketika galau melanda jiwanya saat dipinang sang Prajurit. Ketika si buah hati lahir, tumbuh, dan bertanya kapan Ayahnya pulang. Namun Sharifah tetap yakin akan cintanya untuk sang Kesatria Pembela Negara.

Bayangan sebagai pasangan suami-istri yang akan terus bersama menjadi berat ketika tugas memanggil dan memisahkan mereka. Apalagi ketika selama bertahun-tahun sang anak sendiri tidak tahu bagaimana rupa ayahnya, dan juga mulai bertanya dan merindukan keberadaannya. Kegundahan hati seorang istri prajurit inilah yang kemudian diangkat dan digambarkan dengan apik dalam film yang sarat makna.

photo credit: Rula.co.id part of ZettaMedia group


4. Mengambil lokasi dengan memamerkan keindahan pulau Natuna, Sumatera

Hal ini pula yang membuat sutradara Ray Nayoan merasa tergugah untuk mengangkat kisah ini sebagai film panjang pertamanya. Sebelumnya ia melihat kehidupan militer itu bagaikan robot. Namun lewat riset dan observasi langsung ke tengah kehidupan para prajurit muda di Natuna, ia melihat sisi humanis yang belum banyak terekspos ke masyarakat. Kehidupan para prajurit ini bukan hanya melulu untuk negara.

"Mereka juga jatuh cinta. Dan betapa luar biasanya perempuan-perempuan muda yang berani berkomitmen dengan mereka atas nama cinta. Rela menjadi nomor dua, karena prioritas utama para suami adalah bela negara," begitu pendapatnya.

Dan nggak hanya itu, beberapa lokasi indah pantai Natuna menjadi tempat pengambilan gambar yang akan membuat kamu ingin bertandang ke sini. Cara pengambilan gambar akan memanjakan kamu dengan indahnya pulau Natuna. Nggak lupa ada juga loh beberapa tarian daerah serta adat istiadat sederhananya yang disisipkan di sini.

Membuat kamu menjadi sadar bahwa Indonesia memang negara yang kaya, RulaWoman.

photo credit: Rula.co.id ppart of ZettaMedia group

5. Didukung oleh Dinas Pariwisata, dan merupakan film karya perdana Drelin Amagra Pictures loh!

Film Jelita Sejuba ternyata merupakan karya perdana rumah produksi DRELIN AMAGRA PICTURES yang digawangi oleh produser Marlia Nurdiyanti. Ketika pertama kali melakukan riset, keindahan alam pesisir Sejuba yang di dominasi batu-batu besar menambah unsur misterius Natuna yang ternyata menyimpan banyak rahasia di laut dan daratannnya, dengan mudah membuat siapapun jatuh cinta kepadanya.

Dan Mba Lia seperti menemukan harta karun di Natuna. Gayung bersambut, pihak Dinas Pariwisata malah turut memberikan kontribusi dengan memperkenalkan wajah Natuna lainnya mulai dari sanggar budaya hingga kuliner yang membantu memperkaya film layar lebar pertama dengan setting Natuna. Jadi jangan keran kalau kamu malah akan memiliki list wisata kuliner yang it's a must untuk kamu coba di sini, RulaWoman.

Apalagi film ini juga didukung oleh penulis skenario kawakan, Jujur Prananto, yang film-filmnya telah disaksikan jutaan penonton Indonesia antara lain Ada Apa dengan Cinta?, Petualangan Sherina, dan Laskar Pelangi, apalagi berkolaborasi dengan Ray dalam menggarap naskah kisah kekuatan cinta yang tulus ini.

photo credit: Rula.co.id part of ZettaMedia group

6. Putri Marino memerankan dua dimensi umur yang berbeda di film ini

Tantangan terbesar yang dialami oleh Putri Marino dalam film ini adalah ia harus memerankan tokok Sharifah dalam 2 dimensi umur yang berbeda, yaitu sebagai Sharifah si remaja lugu dan naif yang sedang jatuh cinta, dan sebagai Sharifah sang ibu muda yang tegar menghadapi hari-harinya sebagai istri tentara. Perempuan yang di tahun 2017 lalu berhasil memenangkan Piala Citra kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik di film Posesif karya Edwin ini awalnya khawatir tidak bisa maksimal memerankan Sharifah, apalagi harus menggunakan dialek Melayu khas Natuna. Namun di sini justru kamu akan melihat bagaimana totalitas Putri Marino kembali teruji, dan memang kepiawaiannya berakting patut diacungi jempol

7. Kembali berperan bersama Yayu Unru

Aktor senior pemenang Piala Citra kategori Aktor Pendukung Pria Terbaik untuk film Posesif, Yayu Unru kembali dipasangkan dengan Putri sebagai ayah dan anak dalam film Jelita Sejuba. Nggak hanya itu, Yayu Unru juga berperan sebagai acting coach bagi Putri Marino, sehingga Putri merasa mampu dan yakin akan kemampuannya berbahasa dan berdialek Melayu.

Kalau dalam film Posesif chemistry yang terbangun antara Yayu Unru dan Putri Marino sebagai ayah dan anak mampu terjalin dengan baik, maka kamu harus melihat bagaimanakah akting keduanya dalam film ini.

poto credit: Rula.co.id part of ZettaMedia group

8. Pemain baru dan pemain senior yang ikut memeriahkan membuat film ini penuh warna

Setelah sebelumnya dikenal sebagai vokalis dari Volume Band, bukan berarti Wafda Saifan Lubis dapat dengan mudah mendapatkan peran ini loh. Melalui proses casting yang panjangm akhirnya Wafda terpilih sebagai Jaka si tentara muda yang kharismatik. Untuk peran utama pertamanya di film layar lebar ini, Wafda menunjukkan keseriusannya sebagai aktor dengan menjalani bootcamp bersama para tentara jelang shooting. Ia bahkan belajar mengoperasikan tank, memegang dan merawat senapan, hingga ikut berkompetisi dengan tim bola kompi C di Natuna.

Film ini turut didukung oleh aktris senior Nena Rosier sebagai Ibu dan Yukio si pemain cilik sebagai Andika putra Sharifah. Aldi Maldini berperan sebagai Farhan, adik Sharifah, di film pertamanya setelah bubarnya grup musik CJR. Dua aktris remaja pendatang baru yaitu Abigail dan Mutiara Sofya yang berperan sebagai sahabat Sharifah kala remaja tampil menggemaskan lewat penampilan mereka yang menambah dinamika romansa cinta pertama. Dan ada juga Harlan Kasman, seorang aktor lokal Natuna membawa keceriaan lewat aktingnya yang jenaka.

photo credit : Rula.co.id part of ZettaMedia group

9. Kolaborasi musik dengan pemusik lokal Natuna untuk film ini, dan Anji yang khusus pergi ke Natuna untuk inspirasi

Music Director Ricky Surya Virgana, yang dikenal sebagai salah satu personel White Shoes & the Couples Company, berkolaborasi dengan pemusik lokal Natuna dalam menciptakan alunan musik Melayu yang indah.

Film Jelita Sejuba sendiri dan setting-nya yang menawan berhasil menginspirasi musisi Anji Manji yang khusus menciptakan lagu berjudul “Menunggu Kamu”, sebuah lagu cinta pertama untuk Natuna. Konon menurut Anji, dari keindahan pantai Natuna sendiri, ia bisa menciptakan lagu cinta yang indah, karena bisa merasakan cinta yang besar untuk menunggu seorang prajurit pulang, sehingga terciptalah lagu soundtrack untuk Jelita Sejuba ini yang indah.

Tidak hanya itu, musisi Ade Paloh juga turut mengisi soundtrack film ini.

photo credit: Rula.co.id part of ZettaMedia group

Seperti apa sih lagu yang diciptakan oleh Anji untuk film Jelita Sejuba ini? Klik video trailernya di bawah ini ya.

Film Jelita Sejuba ini akan serentak tayang di bioskop-bioskop kesayangan kamu pada tgl 5 April 2018 mendatang. Nah untuk kamu yang penasaran dengan film terbaru Putri Marino yang akan tayang tgl 5 April 2018 bulan depan, ini loh trailernya.


Bagaimana menurutmu, RulaWoman? Penasaran 'kan ingin nonton?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Jelita Sejuba, Film Terbaru Putri Marino Yang Bercerita Tentang Istri Tentara, Kesetiaan, Cinta dan Arti Sebuah Pengorbanan Yang Tidak Terlihat Demi Negara". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Fioney Sofyan | @fioneysofyan

I'm the Managing Editor at Rula.co.id., a marathoner in training, forex and IDX stock market trader, a writer, a dreamer and a mother of 2 Angels.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar