502
“No matter how good you are, someone is always going to be against you. But never let them be the limit of your success.” – Terry Mark

hat·er

/ˈhādər/

noun

a person who greatly dislikes a specified person or thing.

Berdasarkan pendefinian di atas, jelas bahwa haters merupakan orang-orang yang membenci satu hal atau bahkan seseorang secara khusus. Terkadang, tingkah mereka dapat menjadi sangat ekstrem. Mulai dari hanya sekadar membenci, bahkan berniat untuk mencelakai orang yang dibenci tersebut. Lalu, sebenarnya apa sih yang membuat mereka membenci sejauh itu?

RulaWoman, secara tidak kamu sadari, mungkin saja kamu juga memiliki haters. Alasan mereka membencimu pun terkadang akan sangat tidak masuk akal. Berikut merupakan 7 alasan mengapa seseorang membenci dirimu.

1. Kamu memiliki apa yang tidak mereka miliki

image credit: lecahier

Salah satu alasan paling mendasar mengapa seseorang menjadi haters adalah, munculnya rasa iri terhadap keberuntungan yang kamu miliki. Meskipun mereka menyadari bahwa hidup itu tidak adil, nyatanya mereka masih memiliki rasa ingin menyamai apa yang kamu miliki. Pada dasarnya, rasa iri ini merupakan cara bagi mereka untuk menghadapi ketidakmpuan serta inferiotas diri mereka terhadap satu keadaan tertentu.

2. Kamu dianggap tidak pantas mendapatkan apa yang kamu dapat sekarang

Berdasarkan rasa iri tadi, pada akhirnya muncul pula pemikiran bahwa apa yang kamu dapatkan bukanlah hal yang pantas kamu dapatkan. Mereka sekadar melihat apa yang kamu dapat dari permukaan saja. Mereka tidak peduli atas usaha apa yang telah kamu lakukan untuk mendapatkan apa yang kamu dapatkan. Seluruh bentuk pengorbana, kehawatiran, ketakutan, dan sakita yang kamu rasakan tidak pernah mereka lihat. Mereka hanyalah orang-orang yang superfisial terhadap apapun yang terjadi.

3. Mereka tidak ingin kalah darimu

image credit: twoology

RulaWoman, seorang haters akan melihat dunia sebagai sebuah kompetisi. Siapa yang lebih populer, lebih cantik, lebih punya banyak uang, lebih pintar, dan lainnya. Satu hal, mereka ingin bisa memenangkan segalanya. Ketika mereka kalah darimu, mereka merasa gagal dan tentunya, membencimu karena kamu berhasil lebih dari mereka. Pada akhirnya, mereka tidak akan pernah mau mendengar kalau kamu bisa lebih berhasil dari mereka.

4. Tidak dapat melupakan masa lalu

Di masa lalu, kamu pernah memiliki kenangan buruk dengannya? Dalam artian, bisa saja haters kamu sebenarnya adalah teman baik kamu. Akan tetapi, pada satu titik, kalian malah bertengkar dan akhirnya hubungan kalian merenggang. Pada dasarnya, dia membenci kamu karena dia merasa apa yang telah terjadi tidak dapat begitu saja dimanfaatkan. Dia merasa bahwa tidak seharusnya apa yang terjadi di masa lalu berlalu demikian. Maka dari itu

5. Tidak ada hal lain yang bisa mereka kerjakan

image credit: shutterstock

Pada intinya, meraka yang menghabiskan waktu untuk mengganggu kamu, dalam artian memberikan berbagai komentar buruk di media sosial kamu, dan stalking seluruh aktivitas kamu. Tentunya, hal ini sungguh sangat disayangkan. Bukankah lebih baik mereka dapat melakukan hal lain daripada mencari-cari alasan untuk membenci? Yang pasti, yang bisa kamu lakukan adalah mendoakan mereka. Terkadang mereka malah menjadikan kebencian sebagai gaya hidup.

6. Butuh Perhatian

Di satu sisi, seorang haters adalah orang yang sengaja mencari perhatian. Mereka akan puas ketika kamu tahu bahwa mereka membicarakan kamu. Sehingga, akan jauh lebih baik ketika kamu tidak membalas apa yang mereka katakan. Semakin kamu mendebat mereka, mereka akan menjadi jauh lebih bahagia. Pada dasarnya, mereka hanya membutuhkan respons atas apa yang mereka katakan dan lakukan.

7. Mereka tidak bahagia dengan apa yang mereka miliki

image credit: mnn

Ketika mereka merasa bahwa hidup tidak adil pada mereka, pada akhirnya mereka pun memilih untuk membuat orang lain merasakan hal yang sama. Mereka ingin kamu bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Pada akhirnya, mereka akan terus mengganggumu supaya kamu tidak dapat hidup tenang.

BACA JUGA


Frenemy: Teman Tapi Musuh. Yuk, Kenali Para Musuh Berkedok Teman Melalui Tanda Berikut Ini!

Frenemy: Teman Tapi Musuh. Yuk, Kenali Para Musuh Berkedok Teman Melalui Tanda Berikut Ini!

Punya teman tapi kok rasanya kayak musuh? Mungkin dia bukan teman sejatimu, melainkan seorang frenemy, RulaWoman

Read more..

Pada akhirnya, seorang haters punya lukanya sendiri. Punya kerugian sendiri. Jika kamu merasa memiliki haters, kamu pada akhirnya harus memahami bahwa mereka tidak baik-baik saja.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kamu Merasa Punya Haters, RulaWoman? Inilah 7 Alasan Mengapa Mereka Membencimu!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Puji P. Rahayu | @PujiPRahayu

The Sun and the Red Glow of the Dawn. Passionate on reading and writing. Grateful for everything that happened in my life.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar