1.5K
Bingung kenapa jodoh nggak kunjung datang? Atau kamu bahkan sudah mulai lelah karena menyandang status jomblo? Nggak usah khawatir RulaWoman. Menunggu jodoh atau malah mengejar, itu pilihan. Namun bukan berarti kamu boleh bersikap sembarangan.

Konon kabarnya memang jodoh di tangan Tuhan, namun bukan berarti kamu nggak punya pilihan. Dan jangan khawatir, ini juga bukan masalah kamu yang nggak sabar loh, RulaWoman. Kadang justru tekanan sosial yang membuat kamu merasa nggak nyaman. Apalagi seseorang yang kamu anggap sahabat tanpa sadar kata-katanya justru malah memojokkan.

Hanya karena kamu sudah jomblo kelamaan, bukan berarti kamu nggak punya pilihan. Bagaimana kamu menyikapi hubungan nantinya yang akan menjadi cermin bagaimana kamu akan bersikap kepada pasangan. Dan tentunya kamu juga nggak mau terjebak dalam hubungan yang salah.

Nah RulaWoman, sebagai seorang Kartini Millenials, kamu nggak boleh menyerah pada keadaan. Dan sebelum kamu memutuskan untuk pacaran, baik karena kamu yang mengejar atau bukan, coba kamu pikirkan dahulu 6 hal ini sebagai pertimbangan.

1. Kamu mau barang 'Sale' atau Limited Edition?

photo credit: lovepanky.com

Laki-laki ganteng itu banyak, banyak banget RulaWoman. Tapi apa kamu yakin itu bukan hanya packaging saja? Alasan yang salah untuk memiliki pasangan bisa mengusung kamu pada hubungan yang salah, dan berujung pada ketidakbahagiaan. Banyak hubungan yang malah dipaksakan akhirnya berakhir dengan perpisahan yang menyakitkan.

Seorang teman baik pernah berkata,"Elu nyari barang sale atau limited edition sih? Tujuannya pacaran atau nikah itu apa?" Lebih lanjut ia juga menjelaskan kalau hubungan dengan pasangan justru teruji setelah menikah, dan masalah bukan menghilang hanya dengan menikah. Banyak faktor lain yang akan menghadang kamu, RulaWoman. Dan kamu butuh partner yang bisa mengimbangi kamu, bukan barang sale yang mudah patah dan rusak dalam menghadapi masalah bersamamu.

2. Buatlah diri kamu sebagai Kartini Millenials dengan menambah harga kamu

photo credit: thaughtcatalog.com

Salah satu kendala yang dimiliki banyak orang adalah keterbatasan untuk berkarya dan belajar. Ibu Kartini adalah salah satu orang yang beruntung bisa menikmati jalur pendidikan tinggi di masanya, yang banyak penduduk Indonesia tidak bisa mengalami. Nggak ada salahnya dengan kemajuan jaman dan tehnologi, kamu mengejar ilmu sampai ke Korea Selatan.

Usia bukan masalah, apakah kamu di usia 20 tahun, 30 tahun atau 40 tahun sekalipun, belajar sesuatu yang baru tidak pernah akan merugikanmu. Mulai dengan mengambil kursus, atau pelatihan, mengikuti workshop, dan lain-lain, kamu punya pilihan itu sekarang, RulaWoman. Dengan bekal ilmu yang kamu punya, otomatis kamu menunjukkan nilai lebih kamu, yang berbeda dengan kebanyakan perempuan lain. Dijamin, laki-laki yang tepat akan melirikmu.

Buka wawasan, menambah ilmu dengan pelatihan dan kursus akan menambah wawasan kamu, dan juga 'harga' kamu.

3. Networking yang terencana, buatlah diri kamu hadir di acara yang kamu ingin ada jodoh kamu ada di sana.

photo credit: Youtube.com

Dengan menambah ilmu, otomatis kamu juga harus melebarkan sayapmu. Ikutilah komunitas atau group tertentu yang mendukung pelatihan yang kamu ikuti. Otomatis kamu akan bertemu dengan orang-orang yang sepaham dan mengerti apa yang ada di benak kamu. Dengan demikian, secara langsung kamu juga menambah pertemanan, yang artinya kemungkinan kamu untuk bertemu dengan jodoh kamu semakin besar.

Namun, jangan juga gegabah, RulaWoman. Tidak semua workshop dan kelas itu bagus. Kamu harus memilih, dan seperti siapakah kamu ingin menjadi?

Orang-orang yang berpikiran sama akan menarik orang yang sama juga. Oleh sebab itu, tentukan terlebih dahulu seseorang yang seperti apakah yang kamu inginkan menjadi pendamping hidup kamu, maka jadilah perempuan seperti yang akan disukai oleh seorang itu. Dan seperti kaya Justin Timberlake dalam lagu Mirror, cerminan pasanganmu seperti apa ada dalam diri kamu.

4. Membaca banyak buku tidak pernah ada salahnya

photo credit: shutterstock.com

Buku-buku yang kamu baca adalah adalah jejak yang kamu tinggalkan agar pasangan kamu mengerti kamu. Kalau pasangan kamu sama sekali tidak mengerti dan bahkan meremehkan buku-buku kamu, maka ia bukan orang yang tepat.

Jati diri kamu yang sebenarnya akan terlihat dari buku yang kamu baca.

Seorang laki-laki akan sangat menghargai perempuan yang memahami tujuan hidupnya, dan kata-kata pintar yang mungkin keluar dari mulutnya, dalam menanggapi issue global. Kamu nggak harus sepintar Amal Clooney untuk bisa mendapatkan pasangan seganteng itu. Tapi setidaknya, kamu bisa menjadi seseorang yang pasangan kamu bangga untuk memamerkan kamu. Begitupun sebaliknya.

Kartini Millenials membutuhkan equality, atau kesamaan dalam berpikir dan bertindak. Kalau kamu tidak membekali diri kamu dengan ilmu yang bisa kamu baca dari buku manapun, sementara kamu berharap seorang seperti Prince Harry mendampingimu, itu namanya mimpi buruk. Buka kesempatan agar seseorang yang tepat mendampingimu, RulaWoman. Dan ketika kamu menemukan laki-laki yang tepat di sini, adalah memang laki-laki yang pantas untukmu, secara kepandaian, kerja keras dan cinta untukmu.

5. Olah raga it's a must, karena artinya kamu suka menjaga diri kamu dahulu sebelum yang lainnya.

photo credit: freestockphoto.biz2

Olahraga adalah salah satu cara kamu menunjukkan bahwa kamu mencintai hidup dan diri kamu sendiri. Bagaimana kamu bisa mencintai orang lain kalau kamu sendiri belum bisa mencintai diri kamu sendiri? Mulailah dengan berolah raga secara teratur, makan makanan yang baik dan bernutrisi, hindari gorengan dan jajanan yang nggak perlu, karena hanya akan menyakiti jantungmu dan dompetmu.

Gelora Bung Karno di Jakarta setiap malam selalu ada aktivitas olahraga gratis untuk siapapun yang ingin berpartisipasi. Kamu bisa ikut kelas-kelas yoga juga yang bisa menyehatkan raga dan sukmamu. Ada berbagai cara agar kamu bisa mencintai diri sendiri. Dan kamu bisa memulainya dengan berolahraga. Siapa tahu jodoh kamu sedang asyik berjogging ria malam ini dan menunggu kamu untuk menemukannya di track lari.

Menunggu atau melakukan sesuatu adalah pilihan kamu, RulaWoman. Tapi setidaknya sekarang kamu tahu, bagaimana menyikapi jodoh secara elegan layaknya Kartini Millenials.

Semoga bermanfaat ya RulaWoman.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menunggu Jodoh Atau Harus Dikejar? Begini Cara Kartini Millenials Seharusnya Menyikapi Jodoh #JurnalKartini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Maharani Adinata | @RaniAdinata

A genuine Scorpio with the love of music, books, chocolate cake and a cup of tea.

Bagaimana menurutmu?

Silahkan login untuk memberi komentar